4 Bahaya Mengajak Bayi Naik Pesawat, Akibatnya Bisa Fatal!

17 July 2018, at 06:55
2
0
4 Bahaya Mengajak Bayi Naik Pesawat, Akibatnya Bisa Fatal!

Zaman sekarang, pasangan muda banyak yang memiliki mobilitas tinggi dan hobi liburan. Hal tersebut tentu saja tidak akan terhenti karena memiliki momongan. Justru semakin seru, bisa ajak si kecil jalan-jalan mengenal indahnya dunia. Apalagi harga tiket pesawat kini juga kian terjangkau, jadi nggak ada alasan untuk diam di rumah saja kan?

Namun jika buah hati masih sangat kecil apalagi bayi di bawah 1 tahun, rupanya ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Ternyata, ada bahaya-nya lho jika kita nggak ngerti mengenai aturan dan apa saja yang harus dipersiapkan sebelum membawa bayi naik pesawat. Sebelum berakibat fatal bahkan berujung cacat dan kematian, disimak dulu ya beberapa poin berikut ini:

 

1. Usia Bayi yang Terlampau Kecil

 

pastikan bayi sudah memasuki usia yang cukup untuk diajak terbang (www.instagram.com/p/BT9LTqrBypu/?tagged=babyonplane)

Pada dasarnya, setiap maskapai punya aturan sendiri mengenai usia berapa bayi diperbolehkan terbang. Ada yang mulai usia 2 hari, ada yang 2 minggu (untuk lahir normal) dan usia seharusnya (yaitu usia dari hari perkiraan lahir normal, bukan saat lahir lebih awal) pada bayi prematur. Namun untuk amannya, sudah berusia di atas 2 minggu agar tidak rentan tertular berbagai penyakit.

Meski begitu, sebaiknya tidak diajak untuk penerbangan jarak jauh dengan durasi perjalanan yang lama. Cukup pendek-pendek saja karena sistem imun di dalam tubuh bayi belum bisa menangkal berbagai penyakit di luar sana dan tumbuh kembang organ-organnya belum sempurna. Apalagi kadar oksigen di dalam pesawat saat terbang lebih rendah 30%, berbahaya bagi organ dalam bayi jika tidak bisa menyesuaikan.

 

2. Banyak Penyakit Bertebaran

 

bassinet atau tempat khusus bayi di dalam pesawat(www.instagram.com/p/BRGbd2MgfTk/?tagged=babyonplane)

Menyambung dari poin sebelumnya, bayi apalagi yang imunisasinya belum tuntas rentan tertular penyakit. Apalagi selama penerbangan, di dalam pesawat bersama dengan banyak orang dan tidak semuanya sehat. Jika sampai tertular penyakit berbahaya, bisa fatal akibatnya.

Oleh karena itu, pastikan kondisi bayi benar-benar sehat dan diusahakan telah mendapatkan imunisasi dasar sebelum diajak terbang. Selain itu, mintalah bassinet atau tempat khusus untuk bayi yang biasanya ditempelkan di sekat pembatas di pesawat. Biasanya tempat duduk pada area ini lebih longgar jadi tidak begitu berdekatan dengan orang lain.

 

3. Menyebabkan Infeksi Telinga yang Fatal

 

beri empeng agar mulutnya tetap ada aktivitas(www.instagram.com/p/Bg4K1a9jpQK/?tagged=babyonplane)

Saat pesawat tinggal landas dan mendarat akan terjadi perubahan tekanan udara yang bisa memengaruhi tekanan di telinga tengah. Infeksi di telinga tengah dapat menimbulkan nyeri saat perubahan tekanan di udara. Banyak orangtua yang belum tahu mengenai hal ini. Jadi periksakan dulu kondisi kesehatan bayi termasuk telinganya sebelum diajak terbang ya.

Meskipun sedang tidak sakit, tetap saja hal ini bisa membawa dampak buruk. Perubahan tekanan udara di dalam pesawat dapat menyebabkan telinga menjadi nyeri. Oleh sebab itu saat proses tinggal landas dan mendarat, susui bayi atau berikan empeng agar ada aktivitas di dalam mulutnya. Jika sudah bisa makan, diberi snack ringan juga boleh. Jika mulut bergerak, maka telinga lebih aman.

 

4. Bayi Bisa Terkena Syok

 

bawakan mainan favoritnya agar tetap sibuk selama penerbangan(www.instagram.com/p/BZFIhD1hmMD/?tagged=babyonplane)

Kondisi di dalam pesawat memang sangat berbeda dan ini bisa menyebabkan bayi mengalami resiko kaget. Masalah ini bisa menyebabkan bayi  akan menangis terus menerus selama di dalam pesawat dan sulit untuk menenangkan bayi. Agar jangan sampai hal ini terjadi, pilihlah jam penerbangan yang mendekati jam si bayi tidur.

Ini membantu agar buah hati tidak terjaga selama penerbangan dan mengurangi risiko kaget apalagi menangis selama penerbangan karena merasa nggak nyaman. Bisa dipilih pagi banget atau malam setelah jam 6 petang. Bawakan mainan dan makanan favoritnya jika sudah bisa makan dan bermain untuk hiburan dan merasa familiar dengan lingkungannya sehari-hari.

Menjadi orangtua yang cerdas itu bukan hal mudah, tapi bisa dipelajari. Semoga membantu ya! Jangan takut untuk mengajak si kecil piknik, dipersiapkan dengan baik biar tetap asik.


 

0 Comment