5 Fakta Menarik Gunung Lawu yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mendaki

16 September 2018, at 05:00
0
0
5 Fakta Menarik Gunung Lawu yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mendaki

Kebakaran baru saja melanda kawasan Gunung Lawu. Tepatnya pada 8 September 2018 lalu, kurang lebih 30 hektar lahan perhutani habis dilalap api. Jalur pendakian pun sempat ditutup karena hal ini.

Namun, kini jalur pendakian Gunung Lawu kembali dibuka pada Kamis, 13 September 2018. Dilansir dari Liputan 6, surat terkait pembukaan jalur pendakian ini sudah ditandatangani Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto. Salah satu isinya tentang pos V di kawasan Cetho, Jenawi, dimana api sudah padam serta kepulan asap sudah berkurang.

Untuk para pendaki, tentu saja hal ini adalah kabar bahagia. Terlebih lagi bagi mereka yang baru ingin mencoba naik ke gunung yang terletak di perbatasan antara Jawa Timur dan Tengah ini. Namun, tahukah kamu kalau ada beberapa fakta menarik dari Gunung Lawu yang perlu kamu ketahui sebelum mendaki? Supaya tetap aman dan nyaman, yuk simak tips sebelum mendaki versi Qupas berikut ini!

Baca juga: 5 Gunung di Pulau Jawa dengan Ketinggian Sedang, Cocok untuk Pemula

1. Gunung Lawu Masih Aktif

kawah gunung lawu
instagram.com/aguzt_pocil

Gunung yang tingginya mencapai 3.264 mdpl ini memang sudah tak pernah meletus lagi sampai hari ini. Meski begitu, Gunung Lawu masih tergolong aktif. Jadi, kamu harus tetap waspada saat memutuskan untuk mendaki ke sini.

gunung lawu masih aktif
instagram.com/agoeng.prasetyo.ap

Diketahui pula jika gunung ini ternyata pernah meletus pada 28 November 1885 lalu. Bahkan, konon Gunung Lawu ini juga sempat meletus pada 1 Mei 1752. Sayangnya, kabar ini masih belum dipastikan kebenarannya dengan data-data referensi yang kuat.

2. Kurang Cocok Untuk Pemula

track gunung lawu
instagram.com/rafiilham87

Fakta kedua, ternyata gunung ini kurang cocok didaki oleh para pemula. Bukan hanya karena ketinggiannya, track pendakian ini memang tak ramah dan akan membuatmu kurang nyaman. Terlebih lagi di jalur Cemoro Sewu yang didominasi oleh bebatuan.

jalur pendakian gunung lawu
instagram.com/nguribumi

Selain Cemoro Sewu, ada juga beberapa pilihan jalur pendakian, mulai dari Cemoro Kandang, Candi Cetho hingga Jogorogo. Tentu saja track yang akan kamu lalui bervariasi. Jadi, sebaiknya pilih gunung yang cocok untuk pemula sebelum mendaki ke sini supaya lebih aman.

3. Suhu Lebih Dingin Dibandingkan dengan Gunung Lain

suhu di gunung lawu
instagram.com/noval_aryadi

Setiap dataran tinggi memang punya suhu dingin. Tak terkecuali Gunung Lawu. Namun, ternyata gunung di Pulau Jawa ini terkenal dengan suhunya yang sangat dingin serta melebihi pegunungan di Pulau Jawa. Bahkan, tak jarang pula suhu udara mendekati 0 derajat, misalnya saat musim kemarau.

hawa di gunung lawu
instagram.com/asiangggg

Hawa dingin di Gunung Lawu ini pun sudah terasa saat berada di Cemoro Kandang dan Sewu. Jadi, sebaiknya perhatikan kondisi tubuhmu saat memutuskan untuk mendaki ke sini. Jangan memaksakan diri jika memang badanmu kurang fit. Jangan lupa, persiapkan juga beberapa peralatan penting untuk mendaki.

Baca juga: Sedang Di Gunung dan Terjadi Gempa? Lakukan ini Agar Selamat

4. Punya Beberapa Mitos

mitos gunung lawu
instagram.com/indra_wigya_quatama

Gunung Lawu memang tak jauh berbeda dengan pegunungan lain di Indonesia, yakni memiliki mitos. Salah satunya terkait dengan Nyi Roro Kidul, tokoh yang dipercaya sebagai penguasa Pantai Selatan. Bahkan, saat berada di basecamp Cemoro Kandang, ada anjuran jika pendaki sebaiknya tak mengenakan pakaian berwarna hijau pupus.

fakta misteri gunung lawu
instagram.com/kanianr

Bukan tanpa alasan, hal ini karena Ratu Kidul dipercaya menyukai warna ini. Konon, Nyi Roro Kidul akan menculik siapa saja yang melanggarnya. Bahkan, ada pula mitos yang menyebut jika terjadi hujan selama berhari-hari, hal ini dipercaya sebagai pertanda bahwa ada pendaki yang hilang.

5. Jalur Cetho dengan Jarak Tempuh Terpanjang

jalur candi cetho
instagram.com/evahan12

Seperti diketahui, ada 4 jalur pendakian di Gunung Lawu, dimana salah satunya adalah Candi Cetho. Jalur ini pun cukup terkenal lantaran paling panjang. Butuh waktu minimal 10 jam dari titik awal pendakian sebelum mencapai puncak.

panorama candi cetho
instagram.com/ais_201197

Meski melelahkan, namun jalur ini memiliki banyak pemandangan indah. Jadi, kemungkinan rasa lelah akan terganti dengan kekaguman. Terlebih lagi ada spot foto dengan nuansa mirip Tanjakan Cinta di Gunung Semeru, kecuali Ranu Kumbolo.

Nah, itu dia beberapa fakta tentang Gunung Lawu yang perlu kamu ketahui sebelum mendaki supaya perjalanan lebih aman dan nyaman. Persiapkan pula segala keperluan pendakianmu. Jangan lupa juga untuk selalu menepati segala peraturan yang ada di wilayah pegunungan di Indonesia ini. Jadi, siap untuk mendaki ke Gunung Lawu?

0 Comment