5 Film Indonesia dengan Biaya Produksi Termahal, Kamu Pernah Nonton yang Mana?

05 October 2019, at 20:00
0
0
5 Film Indonesia dengan Biaya Produksi Termahal, Kamu Pernah Nonton yang Mana?

Industri perfilman Tanah Air terus bergejolak. Banyak film Indonesia yang bagus dan membuat para penggemarnya untuk nonton ulang.

Bahkan mungkin ada yang sampai penasaran, film sebagus itu berapa sih biaya produksinya? Padahal kadang bukan cuma karena besaran biaya saja yang bisa menentukan kualitas film. Kemampuan aktor maupun aktris, skenario, hingga proses pembuatan karya tersebut adalah faktor lainnya.

Lalu, bener nggak sih film-film Indonesia berikut ini juga laku di pasaran karena biaya produksinya? Daripada penasaran, langsung simak ulasan singkatnya saja ya!

1. Gundala (2019)

gundala
instagram.com/gundalaofficial

Film terbaru Indonesia ini digadang-gadang sebagai salah satu karya termahal. Ternyata biaya produksi "Gundala" memang mencapai miliaran rupiah, yaitu di atas Rp30 Miliar.

Jumlah fantastis itu bukan hal yang mengherankan, mengingat canggihnya efek visual yang digunakan dalam pembuatan film tersebut. Selain itu, jajaran pemain kelas atas kemungkinan adalah faktor lainnya.

"Gundala" mengisahkan tentang anak jalanan bernama Gundala yang menghadapi kehidupan keras. Ia pun bertahan hidup dan enggan peduli dengan orang lain. Sampai suatu ketika Sancaka dihadapkan dengan dua pilihan, yaitu antara tetap di zona aman atau keluar sebagai Gundala untuk membela orang-orang tertindas.

2. Foxtrot Six (2019)

foxtrot six
imdb.com

"Foxtrot Six" bisa dikategorikan sebagai film termahalnya Indonesia. Bayangkan saja, biaya produksi pembuatan karya visual ini sampai Rp70,5 Miliar, lho.

Modal yang sangat fantastis ini dikarenakan pembuatan film yang memakan waktu lama. Detail film yang dibuat pun berstandar tinggi seperti film Hollywood.

film foxtrot six
instagram.com/foxtrotsixmovie

Film fiksi ilmiah ini menceritakan mengisahkan tentang partai pembelot PIRANAS yang mengambil alih Indonesia. Serangkaian peristiwa pun terjadi.

Bahkan membawa mantan marinir bernama Angga (Oka Antara) pada masa lalunya, Sati (Julie Estelle). Kebenaran di balik penderitaan rakyat pun terungkap. Selanjutnya tugas pada pahlawan untuk menyelamatkan negara pun dimulai.

3. Gunung Emas Almayer (2014)

gunung emas almayer
twitter.com/EmasAlmayer

Film Indonesia ini biaya produksinya juga cukup fantastis, yaitu sekira Rp60 Miliar. Banyaknya modal ini ternyata karena lokasi syuting yang berada di luar indonesia.

Saking tingginya dana yang diperlukan, rumah produksi yang membuat "Gunung Emas Almayer" mengajak kerjasama perusahaan Malaysia. Sayangnya, film Indonesia ini juga kurang diminati penonton sehingga menimbulkan kerugian.

Baca juga: Sudah Tayang di Bioskop, 5 Film Indonesia Ini Malah Ditarik dari Peredaran, Kenapa ya?

4. The Raid 2: Berandal (2014)

the raid 2
forbes.com

"The Raid 2: Berandal" juga termasuk salah satu film Indonesia termahal dengan modal mencapai Rp54 miliar. Beda dari "Gunung Emas Almayer", sekuel "The Raid" ini justru mendapat sambutan positif penonton dan mendapat komentar baik dari pengamat film.

Menariknya lagi, "The Raid 2: Berandal" dengan Iko Uwais sebagai pemeran utama juga diputar di sejumlah festival film, baik nasional maupun internasional, lho.

5. Trilogi Merdeka (2009)

trilogi merdeka
imdb.com

"Trilogi Merdeka" yang sudah rilis beberapa tahun silam ini biaya produksinya mencapai Rp64 Miliar. Film Indonesia yang terdiri dari 3 seri ini mengambil latar belakang zaman penjajahan. Kisahnya tentang perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekan.

Baca juga: Biar Nggak Lupa Sejarah, 6 Film Bertema Kemerdekaan yang Penuh Makna

Film ini diperankan oleh sejumlah artis papan atas, seperti Darius Sinathrya, Lukman Sardi, dan Donny Alamsyah. Untuk membuat semakin terlihat realistis, "Trilogi Merdeka" menggunakan spesial effect yang dikerjakan oleh tim yang sebelumnya menangani film sekelas Hollywood. Sayang, "Trilogi Merdeka" kurang sukses di pasaran meski biaya produksinya mahal.

Nah, itulah deretan film Indonesia dengan biaya produksi termahal. Dari karya-karya di atas, kita bisa belajar kalau kesuksesan film bukan cuma diukur dari modalnya saja. Ada faktor-faktor lain yang mendukung. Ya, semoga saja ke depannya makin banyak film di Tanah Air yang sukses sampai ke luar negeri!

0 Comment