6 Jenis Permainan yang Penting untuk Perkembangan Balita, Apa Saja Ya Bunda?

06 July 2019, at 09:00
0
0
6 Jenis Permainan yang Penting untuk Perkembangan Balita, Apa Saja Ya Bunda?

Meskipun seringkali membuat berantakan, bermain ternyata memiliki peranan yang penting bagi pertumbuhan si kecil lho.

Bagi anak-anak, bermain adalah salah satu sarana belajar. Setiap hal baru yang berupa permainan akan terasa menyenangkan serta memunculkan rasa penasaran dan pengalaman yang berbeda untuknya.

Oleh sebab itu, orang tua perlu mengetahui dan memahami beberapa jenis permainan yang dapat mengasah tumbuh kembang balita seperti di bawah ini.

Baca Juga: 8 Permainan untuk Tumbuh Kembang Bayi di Bawah 6 Bulan

1. Permainan Fungsional

permainan fungsional
nypost.com

Jenis permainan pertama dan paling sederhana dalam kehidupan buah hati yang perlu diketahui oleh orang tua adalah permainan fungsional.

Permainan ini membuat anak-anak melakukan fungsi tubuh dan pengenalan terhadap objek beserta karakteristiknya.

permainan fungsional
time.com

Ditandai dengan gerakan otot berulang-ulang yang meningkatkan kekuatan fisik dan motorik anak, permainan fungsional nggak hanya meliputi kegiatan berat seperti berlari atau bermain sepeda saja namun juga hal-hal sederhana seperti memencet tombol dan menjalankan mobil-mobilan.

Berikut ini manfaat permaianan fungsional secara spesifik yang harus orang tua ketahui.

  • Meningkatkan kemampuan untuk mengenali, mengelompokkan, dan memahami fungsi serta karakteristik objek
  • Mengenal konsep sebab-akibat
  • Memperkuat koordinasi antara mata dan tangan
  • Memperkuat integrasi fungsi otot, saraf, dan otak

 2. Permainan Konstruktif

permainan konstruktif
scholastic.com

Jenis permainan lain yang penting untuk perkembangan balita adalah permainan konstruktif. Dalam hal ini, si kecil akan membangun, membentuk, atau memanipulasi objek yang ada untuk mencapai hasil tertentu.

Orang tua bisa mengajak anak untuk menyusun puzzle atau balok, membentuk pasir, atau bahkan menggambar. Meskipun demikian, hasil dari permainan konstruktif nggak selalu memiliki bentuk yang logis dan fungsional karena bisa saja nggak memiliki ide yang konkret.

mainan kontruksi
rawpixel.com

Berikut ini manfaat permaianan konstruktif secara spesifik yang harus orang tua ketahui.

  • Belajar cara membantuk, membangun, menciptakan, dan konstruksi sesuatu
  • Memperkuat kemampuan berbahasa, ide, dan konsep
  • Mendorong anak untuk belajar mencapai apa yang diinginkan

 3. Permainan Sosial

permainan sosial
rd.com

Selain permaianan yang menggunakan objek tertentu, balita juga sebaiknya dibiarkan bermain dengan anak-anak lainnya karena hal tersebut baik untuk kemampuan sosial emosionalnya.

Berikut ini manfaat permaianan sosial secara spesifik yang harus orang tua ketahui.

  • Belajar untuk berinteraksi dan bersosialisi
  • Belajar untuk mengenal dan memahami tipe dan karakteristik orang yang berbeda-beda
  • Belajar tentang moral dan aturan sosial seperti bekerjasama, berbagi, menerima dan membalas kebaikan, serta mengakui kesalahan.

Baca Juga: Nggak Nyangka, 8 Hal Ini Sudah Bisa Dilakukan Balita di Bawah 3 Tahun

4. Permainan dengan Aturan

permainan dengan aturan
mamamia.com.au

Jenis permainan dengan aturan khusus dapat dilakukan balita baik bersama orang tua maupun teman sebayanya. Orang tua dapat mengajari dan mengenalkan buah hati dengan permaian petak umpet, ular tangga, dan lain sebagainya yang memiliki peraturan khusus.

Berikut ini manfaat permaianan dengan aturan secara spesifik yang harus orang tua ketahui.

  • Membuat anak menghormati aturan yang ada
  • Belajar toleransi dan empati terhadap orang lain
  • Mengasah kemampuan untuk bertanggung jawab, persepsi, serta kecerdasan

 5. Permainan Imajinatif

permainan imajinatif
pbs.org

Orang tua harus tahu, biasanya memasuki usia 18 bulan balita sudah mulai melakukan permainan imajinatif dengan menirukan orang-orang atau objek hidup yang ada disekitarnya.

Pada usia 24 bulan, permainan akan semakin kompleks dan si kecil mungkin sudah mulai bisa bermain peran.

Berikut ini manfaat permaianan imajinatif secara spesifik yang harus orang tua ketahui.

  • Mengapresiasikan ide, mimpi, atau pengalaman
  • Mengasah imajinasi dan kemampuan berpikir abstrak
  • Bereksperimen dengan bahasa dan emosi
  • Mencoba berbagai situasi dan peran baru yang mengasah untuk berpikir fleksibel

 6. Permainan Simbolis

permainan simbolis
pixels.com

Permainan simbolis dapat meliputi menggambar, bernyanyi, mendongeng, tebak-tebakan, membaca, bermain alat musik, bahkan menghitung.

Orang tua dapat mendorong buah hati untuk melakukan permainan simbolis karena hal tersebut sangat penting untuk tumbuh kembang balita.

Secara spesifik, jenis permainan ini membantu anak untuk mengekpresikan diri serta menjelajahi ide, emosi, dan pengalamannya.

Nah, itu dia beberapa jenis permainan yang penting untuk perkembangan balita. Sobat Qupas yang merupakan orang tua muda wajib tahu!

0 Comment