7 Manfaat Permainan Tradisional Bagi Perkembangan Anak, Nggak Cuma Seru dan Menyenangkan!

07 November 2019, at 17:00
0
0
7 Manfaat Permainan Tradisional Bagi Perkembangan Anak, Nggak Cuma Seru dan Menyenangkan!

Saat ini, permainan tradisional mungkin sudah banyak ditinggalkan dan digantikan oleh permainan elektronik di komputer atau gadget.

Selain karena perkembangan zaman, hal tersebut juga terjadi karena sebagian besar anak-anak saat ini nggak dikenalkan dengan permainan tradisional tersebut.

Padahal, permainan tradisional sangat menyenangkan dan memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak lho! Apa saja ya?

1. Melatih Fisik

permainan tradisional
pinterest.com/ervanernanda14

Tahu nggak sih, hampir semua permainan tradisional dilakukan dengan menggunakan gerakan fisik. Hal tersebut secara nggak langsung dapat membuat anak bergerak lebih banyak dan menjadi lebih sehat.

Permainan seperti petak umpet yang mengharuskan anak-anak untuk berlari dan mencari atau lompat tali misalnya, akan memberikan dampak yang sama seperti telah berolahraga.

2. Mengasah Kreativitas

mainan tradisional
paud.id

Nggak seperti permainan modern di komputer atau smartphone yang memiliki pola berulang, permainan tradisional cenderung selalu memberikan tantangan yang berbeda. Sehingga secara nggak langsung, dapat membantu mengasah kreatifitas si kecil.

Pada permainan tradisional seperti masak-masakan misalnya, buah hati dituntut untuk berimajinasi atau mencari sesuatu yang mirip dengan sayuran asli. Atau membuat pistol-pistolan, mobil-mobilan, dan lain sebagainya dari pelepah pisang.

3. Mengembangkan Kemampuan Sosial

bermain dengan anak
gastroimg.pw

Sebagian besar permainan tradisional dilakukan secara berkelompok. Hal tersebut secara nggak langsung dapat meningkatkan perkembangan emosi dan kemampuan sosial anak.

Memainkan permainan tradisional akan membantu anak menekan perasaan egois, bertoleransi, dan berempati terhadap teman-temannya.

Baca Juga: 6 Jenis Permainan yang Penting untuk Perkembangan Balita, Apa Saja Ya Bunda?

4. Mengasah Intuisi

manfaat permainan tradisional
medium.com

Selain kemampuan sosial dan empati, permainan tradisional ternyata juga dapat mengasah intuisi buah hati.

Saat bermain petak umpet misalnya, nggak hanya taktik yang dibutuhkan, namun si kecil juga perlu insting untuk menemukan di mana teman-temannya bersembunyi.

5. Stimulasi Motorik Halus

perkembangan anak
steemkr.com

Tahu nggak sih, beberapa permainan tradisional juga membantu stimulasi motorik halus si kecil lho! Permainan bola bekel yang mengharuskan untuk membolak-balik posisi biji bekel merupakan salah satu contohnya.

Sama seperti bermain congklak, dibutuhkan konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan motorik halus untuk melakukan permainan tersebut.

6. Belajar Bermain Adil dan Jujur

permainan pengaruhi perkembangan
permainan.pengertiandancontoh.com

Manfaat permainan tradisional bagi perkembangan anak selanjutnya adalah membantu si kecil bermain adil dan jujur.

Berbeda dari permainan elektronik, anak yang berbuat curang saat melakukan permainan tradisional bersama-sama akan mendapatkan sanksi sosial. Seperti dimarahi atau diprotes oleh teman-temannya sehingga membuat buah hati terbiasa untuk jujur.

7. Menyatu dengan Alam

permainan anak
reviensmedia.com

Selain itu, permainan tradisional juga membuat anak-anak menjadi lebih dekat dan menyatu dengan alam.

Secara nggak langsung, mereka akan belajar mengenal alam melalui permainan-permainan tradisional yang dilakukan di luar ruangan dan membutuhkan unsur alam.

Nah, itu dia Sobat Qupas, beberapa manfaat permainan tradisional untuk perkembangan anak. Coba deh sesekali ajak buah hati untuk melakukannya supaya nggak main gadget melulu!

0 Comment