8 Alasan yang Cukup Membuatmu Berhenti Bertanya “Kapan Menikah” pada Teman

10 March 2019, at 08:00
2
1
8 Alasan yang Cukup Membuatmu Berhenti Bertanya “Kapan Menikah” pada Teman

Basa-basi merupakan budaya yang sudah mengakar kuat di kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Sayangnya, banyak orang yang melewati batas ketika melakukan hal tersebut.

Hasilnya, beberapa orang akan tersakiti dan merasa tidak nyaman dengan basa-basi tersebut. Misalnya, dengan pertanyaan “kapan nikah?”.

Tidak jarang hal tersebut dibarengi dengan petuah atau nasehat tentang pernikahan dan hubungan rumah tangga.

Mungkin bagi orang yang melontarkan pertanyaan “kapan nikah”, hal tersebut wajar dan tidak menyakiti perasaan.

Baca Juga: Ini yang Akan Kamu Rsakan Jika Memaksa Menikah Hanya Karena Kesepian

Namun, mereka sering tidak sadar bahwa pernikahan membutuhkan proses yang panjang, bukan hanya bermodalkan keinginan belaka.

Oleh sebab itu, berikut ini merupakan alasan yang bisa membuatmu berhenti bertanya “kapan menikah” kepada teman, saudara, atau sahabat.

1. Membuatnya Sakit Hati

membuatnya sakit hati
pexels.com/@rawpixel

Mungkin kamu berpikir bahwa pertanyaan “kapan menikah” adalah candaan normal yang bisa kamu lontarkan sewaktu-waktu pada sahabat atau saudara.

Namun, bisa jadi orang yang kamu tanyai merasa sakit hati dengan hal tersebut. Ia hanya tidak menunjukkannya untuk menghargaimu.

2. Mungkin Bukan Hanya Kamu yang Bertanya

mungkin bukan hanya kamu yang bertanya
pexels.com/@fotios-photos

Jika kamu pikirkan kembali, mungkin bukan hanya satu atau dua orang saja yang melontarkan pertanyaan tersebut padanya.

Bisa kamu bayangkan bagaimana perasaan dan bagaimana ia harus menanggapi hal tersebut?

3. Membuatnya Bosan

membuatnya bosan
pexels.com/@pixabay

Bertemu dengan keluarga besar, sahabat, dan lain sebagainya membuat seseorang kenyang dengan pertanyaan “kapan nikah?”.

Banyak orang yang mungkin akan menanyakan hal tersebut dan membuatnya bosan atau jengah.

4. Mungkin Ada Hal Lain yang Ia Kejar

ada hal lain yang ia kejar
pexels.com/@olly

Dibalik statusnya yang belum menikah, kamu tidak pernah tahu apa yang sebenarnya ia perjuangkan. Mungkin saja ia sedang mengejar hal lain, seperti cita-cita, karir, dan lain sebagainya.

Atau barangkali ia sedang mempersiapkan mental karena pernikahan tidak semudah yang selalu orang bayangkan.

Baca Juga: Tanda Ini Hanya Dimiliki Oleh Sahabat yang Tulus

5. Ia Pasti Punya Rencana Sendiri

ia punya rencana lain
pexels.com/@rawpixel

Terlepas dari semua itu, sahabat atau saudaramu tersebut pasti memiliki rencananya sendiri, tanpa adanya pertanyaan “kapan nikah?” darimu.

Sehingga, sebaiknya tidak perlu bertanya terus-menerus, cukup doakan saja dan tunggu undangannya datang padamu.

6. Hargai Privasinya

hargai privasinya
pexels.com/@startup-stock-photos

Meskipun kamu adalah sahabat dekat atau saudaranya, bukan berarti ada hak untuk memasuki ranah pribadinya, lho.

Kamu tetap tidak boleh mengatur kehidupannya dan harus membiarkannya memilih jalannya sendiri.

7. Jangan Menambah Beban

jangan menambah beban
pexels.com/@wildlittlethingsphoto

Sebagai sahabat atau saudara, kamu sebaiknya mendukung ia dan bukan malah menambah beban di pundaknya.

Pertanyaan “kapan nikah” mungkin telah dilontarkan oleh banyak orang dan membuatnya mengalami banyak tekanan.

8. Membuatnya Terburu-Buru

membuatnya terburu-buru
pexels.com/@picjumbo-com-55570

Jangan membuat sahabat atau saudara menjadi terburu-buru menikah karena kamu sering bertanya tentang hal tersebut.

Pernikahan adalah hal yang sakral dan memerlukan keyakinan serta pertimbangan yang matang.

Daripada kamu terus bertanya “kapan nikah?” pada sahabat atau orang dekat, lebih baik ganti pertanyaan tersebut dengan hal-hal yang lebih berfaedah.

1 Comment
Dewa Zhaahira Purnama
10/03 - 17:46
asik