8 Cara Elegan Hadapi Teman Palsu, Supaya Nggak Sakit Hati Melulu

02 April 2019, at 01:00
0
0
8 Cara Elegan Hadapi Teman Palsu, Supaya Nggak Sakit Hati Melulu

Sahabat merupakan sosok terdekat selain keluarga yang akan selalu ada di saat suka maupun duka. Nggak cuma itu, mereka adalah orang-orang yang paling mengerti dirimu bahkan semua rahasiamu.

Memiliki teman dekat atau sahabat yang seperti itu merupakan anugerah dan kebahagiaan tersendiri bagi banyak orang.

Tapi, bagaimana jika orang yang selama ini dianggap sebagai sahabat dan dipercaya ternyata kurang tulus dan bahkan membicarakan rahasia atau keburukanmu pada orang lain?

Baca Juga: Merasakan 8 Hal Ini? Tandanya Kamu Hanya Dimanfaatkan dalam Pertemanan

Rasa sedih dan kesal pasti menyelimuti di saat seperti itu. Tapi, kamu nggak boleh terburu-buru. Berikut ini cara elegan dan tepat menghadapi teman palsu atau sahabat bermuka dua yang bisa kamu lakukan.

1. Kontrol Emosi

kontrol emosi
pexels.com/@ursula-madariaga-212978

Jangan buru-buru emosi jika kamu mendengar dari teman lain jika sahabatmu bergosip atau membicarakan hal yang nggak-nggak tentang dirimu.

Cari tahu dulu kebenarannya, siapa tahu sahabat yang bercerita kepadamu salah paham atau justru ialah yang sedang mengadu domba kalian.

2. Jangan Mudah Percaya

jangan mudah percaya
pexels.com/@apg-graphics-709181

Saat mendengar bahwa sahabat berperilaku menyebalkan dengan menggosipkan dirimu, jangan mudah percaya terhadap hal itu.

Kamu bisa mencari tahu kebenarannya dari beberapa sumber yang bisa dipercaya dan menjelaskannya dengan datail.

Hal ini harus dilakukan karena beberapa teman, apalagi perempuan, biasanya memiliki sifat drama dan suka melebih-lebihkan cerita.

3. Jangan Bergosip

jangan bergosip
pexels.com/@rawpixel

Apabila memang hal tersebut benar, jujurlah pada diri dan jangan menyangkal kenyataan itu. Meskipun demikian, jangan pernah membalas dendam dengan bergosip atau menyebarkan rahasia teman palsu kepada orang lain.

Apalagi jika hal tersebut belum terbukti kebenarannya, bisa-bisa kamu hanya salah paham dan hubunganmu dengan sahabat bisa menjadi berantakan.

4. Jangan Terlihat Bingung

jangan terlihat bingung
pexels.com/@freestocks

Jika kamu sudah memastikan bahwa salah satu sahabatmu adalah teman palsu yang membicarakan keburukanmu di depan teman-teman lainnya, jangan pernah terlihat bingung.

Jadilah dewasa dan nggak perlu merisaukannya. Tetaplah menyapanya dan berbicara seolah-olah nggak ada yang terjadi diantara kalian.

Tapi, kamu nggak perlu lagi mengutarakan hal-hal sensitif atau mempercayainya untuk mengetahui rahasiamu.

Baca Juga: Hal-Hal yang Bisa Dilakukan untuk Membantu Teman yang Terkena Masalah

5. Tunjukkan Bahwa Kamu Bahagia

tunjukkan bahwa kamu bahagia
pexels.com/@anafrancisconi

Menghadapi teman palsu yang berpura-pura baik di depan namun menyebalkan di belakang memang nggak mudah.

Daripada kamu menghabiskan emosi dengan marah-marah, lebih baik tunjukkan padanya betapa bahagia dan berprestasi dirimu.

Ini akan lebih membuat teman palsu itu tertusuk dan semakin merasa iri. Apalagi jika kamu memiliki lebih banyak teman yang tulus.

6. Jangan Stalking

jangan stalking
pexels.com/@daria

Berikan penolakan pada membuang waktu untuk stalking media sosial sahabat yang suka menyindir atau melukaimu dari belakang.

Daripada melakukan hal tersebut dan kamu semakin emosi, lebih baik gunakan waktumu yang berharga untuk mengembangkan diri dan membungkamnya.

Jika sudah keterlaluan, nggak ada salahnya jika kamu memblokir akunnya kok. Toh di luar sana masih banyak orang yang menyayangimu.

7. Temui secara Langsung

temui secara langsung
pexels.com/@deathless

Akan lebih bijaksana apabila kamu menemui sahabat secara langsung untuk berbicara empat mata. Namun kamu nggak boleh melakukannya saat emosi, ya.

Temui sahabat dengan elegan untuk membicarakan permasalahan yang terjadi dan kamu bisa meminta penjelasan darinya. Dengan menemuinya secara langsung, kamu jadi bisa melihat apa yang ia katakan sungguh-sungguh atau hanya bualan melalui gerak tubuhnya.

8. Ambil Keputusan

ambil keputusan
pexels.com/@daria

Setelah melalui berbagai cara, ada kalanya kamu harus mengambil keputusan. Jika teman memang nggak terbukti melakukan hal tersebut, kalian bisa berbaikan dan bersahabat lagi seperti sebelumnya.

Namun jika hal tersebut memang benar, nggak ada salahnya jika kamu memutuskan untuk menjaga jarak daripada tetap berdekatan namun merasa nggak nyaman.

Nah, itu dia Sobat Qupas cara menghadapi teman palsu dengan elegan tapi tetap tegas. Kamu pernah mengalami hal seperti ini nggak?

0 Comment