8 Gejala Menopause yang Harus Perempuan Ketahui Sejak Dini

16 March 2019, at 14:00
0
0
8 Gejala Menopause yang Harus Perempuan Ketahui Sejak Dini

Menopause adalah kondisi di mana seorang perempuan sudah tidak lagi subur dan menstruasi. Menurut para ilmuan dari Universitas of Queensland, usia rata-rata gejala tersebut dialami adalah 48 tahun.

Meskipun demikian, bukan berarti hal tersebut tidak bisa terjadi lebih awal. Selama waktu tersebut perempuan mungkin akan mengalami berbagai gejala yang tidak menyanangkan karena perubahan hormon dalam tubuh.

Berikut ini 8 gejala menopause yang harus diketahui oleh perempuan agar bisa melewatinya dengan lebih mudah.

Baca Juga: Darah Keluar Sedikit Saat Haid? Mungkin Kamu Mengalami Ini

1. Perubahan Siklus Menstruasi

perubahan siklus menstruasi
kabarhariankini.com

Memasuki masa manopause akan membuat seorang wanita mengalami perubahan siklus menstruasi. Darah yang keluar mungkin saja lebih banyak, sedikit, atau bahkan hanya sekadar flek atau spotting. Begitu juga dengan durasi haid yang dialami.

Apabila kamu tidak menstruasi ketika sudah saatnya, pastikan bahkan hal tersebut bukan karena kehamilan. Jika muncul flek setelah berhenti menstruasi selama 12 bulan, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengatasi kemungkinan kondisi yang lebih serius.

2. Perubahan Kulit dan Rambut

perubahan kulit dan rambut
pexels.com/@bourbonvanilla

Memasuki usia lanjut, tubuh akan mengalami penurunan jaringan lemak yang dapat membuat kulit menjadi kering dan tipis.

Selain itu, berkurangnya estrogen juga membuat rambut lebih rapuh dan kering. Oleh sebab itu sebaiknya hindari produk perawatan yang bahan kimianya terlalu keras karena justru akan memperparah kerusakan.

3. Hot Flashes

hot flashes
galwaynow.com

Hot flashes merupakan kondisi yang wajar dialami oleh perempuan di masa menopause ataupan pramenopause. Kamu mungkin akan merasakan panas entah dibagian tertentu atau seluruh tubuh yang akan membuatmu berkeringat.

Intensitas dan durasi hot flashes bervariasi, mulai dari yang ringan hingga parah serta bisa berlangsung selama 30 detik hingga 10 menit.

Untuk mengatasinya kamu bisa mengurangi konsumsi rempah-rempah serta herbal, alkohol, dan berhenti merokok.

4. Gangguan Suasaha Hati

gangguan suasana hati
pexels.com/@pixabay

Perubahan produksi hormon yang terjadi pada perempuan menopause akan berpengaruh pada suasana hatinya. Kamu mungkin akan merasa cepat marah pada hal-hal kecil.

Kondisi perubahan tersebut sangat wajar dan penting bagimu untuk mengatahuinya.

Baca Juga: Suasana Hati Buruk Saat Sedang Lapar? Begini Penjelasannya

5. Insomnia

insomnia
pexels.com/@feelartfeelant

Perempuan yang memasuki masa menopause mungkin akan mengalami masalah tidur atau insomnia. Terbangun di tengah malam dan tidak bisa memejamkan mata kembali adalah hal yang sering terjadi.

Untuk itu, cobalah untuk berolahraga agar tidur menjadi lebih nyenyak. Kamu juga bisa menghindari konsumsi makanan atau minuman berkafein.

6. Stres dan Depresi

stres dan depresi
pexels.com/@katlovessteve

Perubahan yang terjadi secara hormonal pada perempuan manopause diperkiran memiliki hubungan dengan risiko stres dan depresi. Hal tersebut diungkapkan oleh Anita Clayton M.D. salah satu dokter dari Universitas Virginia.

Untuk mengurangi gejala tersebut, tidak ada salahnya jika kamu mencoba berkonsultasi dengan dokter atau psikolog.

7. Masalah Ingatan

masalah ingatan
lens.com

Gejala-gejala manopause yang terjadi pada seseorang sebenarnya berpengaruh atau berkolerasi satu sama lain.

Apabila tanda seperti hot flashes, depresi, kesulitan untuk tidur dan lain sebagainya bisa diatasi, maka masalah ingatan tidak akan teralalu bermasalah.

8. Masalah Saluran Kemih

masalah saluran kemih
doktersehat.com

Perempuan yang memasuki masa menopause menjadi tidak dapat menahan keinginan untuk kencing, bahkan ketika kandung kemih belum penuh.

Hal ini wajar terjadi karena jaringan di Miss V dan saluran kemih kamu kehilangan elastisitasnya. Selain itu, otot-otot yang mengelilingi pelvis juga akan melemah.

Pada masa ini, perempuan akan lebih rentan terkena infeksi saluran kencing karena kadar esterogen tubuh yang menurun.

Baca Juga: Penyakit Ini Datang Karena Susah BAB

Nah, itu dia 8 tanda menopause yang harus kamu ketahui agar tidak menggangu aktivitas. Gejala-gejala tersebut sebanarnya dapat dikurangi dengan mengontrol makanan dengan benar.

Konsumsi makanan dengan kandungan kalsium yang tinggi dan kurangi penggunaan garam juga bisa membuat perempuan merasa lebih baik saat memasuki masa menopause.

0 Comment