8 Kuliner Khas Jogja Penjualnya Mbah-Mbah yang Melegenda dan Murah Meriah

09 January 2019, at 12:00
0
0
8 Kuliner Khas Jogja Penjualnya Mbah-Mbah yang Melegenda dan Murah Meriah

Walau sudah diusia yang cukup senja dan waktunya beristirahat dari kesibukan sehari-hari. Namun, lima masakan khas Jogja yang legendaris ini masih dijual oleh mbah-mbah.

Tuntutan hidup bahkan kesetiaannya terhadap kuliner Jogja masih melekat dan tertanam dalam diri masing-masing para penjual yang sudah sepuh ini. Tangan-tangan yang sudah mulai keriput itulah yang menghasilkan cita rasa khas.

Cita rasa dalam sepiring masakan yang enak dan tak terlupakan. Apalagi rasanya yang tak pernah berubah oleh waktu. Yuk, simak kuliner khas jogja yang penjualnya masih mbah-mbah.

1. Wedang Ronde Mbah Payem

Wedang Ronde Mbah Payem
instagram.com/fotohery

Wedang Ronde Mbah Payem menjadi kuliner khas Jogja yang melegenda. Bayangkan saja diusianya yang mulai senja. Mbah payem masih dengan telaten dan sabar berdiri melayani pembeli wedang ronde miliknya.

Semangkuk kuah jahe, kacang tanah, dan manisan membuat rasa pedas yang menghangatkan tenggorokan. Dulunya kuliner Jogja ini menjadi langganan mantan Presiden RI, Soeharto. Harganya juga murah sekali hanya, lima ribu rupiah saja.

Berlokasi di : Jalan Kauman, Ngupasan, Gondomanan

Buka dari : 19:30-02:00 WIB

2. Gudeg Mbah Pujo

Gudeg Mbah Pujo
travelingyuk.com

Namanya juga Jogja, pasti identik dengan yang manis-manis. Nggak heran deh, kalau Gudeg yang merupakan rasa masakan manis menjadi kuliner khas kota pelajar.

Gudeh mbah Pujo ini sudah ada sejak tahun 1988. Mbah Pujo masih setia menyajikan menu gudeg yang lezat dan manisnya pas kepada para pembelinya meski sudah berusia 76 tahun. Untuk satu piring menu Gudeg hanya dijual lima ribu rupiah saja.

Berlokasi di : Jalan Selokan Mataram, Soropadan, Condongcatur

Buka dari : 05:00-habis WIB

3. Gudeg Mbah Lindu

Gudeg Mbah Lindu
instagram.com/surabayafoodies

Masakan Jogja yang dijual oleh Mbah-Mbah selanjutnya adalah Gudeg Mbah Lindu. Masih seputar masakan Gudeg, mbah Lindu yang sudah berusian 96 tahun ini mengaku sudah berjualan masakan bahkan sebelum Jepang datang ke Indonesia.

Resepnya yang sudah turun temurun bertahan hingga hari ini, membuat menu masakan Gudeg laris manis diburu oleh para wisatawan. Harganya pun sekitar lime ribu hingga dua puluh ribu rupiah.

Berlokasi di : Jalan Sosrowijayan, Jogja

Buka dari : 05:00-10:00 WIB

4. Sate Kere Bu Suwarni

Sate Kere Bu Suwarni
instagram.com/jogjataste

Di Pasar Beringharjo, akan banyak ditemui mbah-mbah yang masih kukuh berjualan sate kere dengan racikan bumbu yang lezat. Cara untuk membakar sate kere ini masih tradisional sekali, menggunakan tangan.

Terbuat dari tempe gambus. Selain itu, juga bisa menggunakan jeroan sapi sebagai variasi sate. Yang ngakunya nggak khawatir soal kolesterol, bisa banget nih mencoba kuliner Jogja yang satu ini.

Berlokasi di : Pasar Beringharjo

Buka dari : 09:30-habis

Baca juga : 8 Restoran di Jogja yang Punya Dimsum Enak dan Cita Rasanya Khas, Bikin Lidah Bergoyang!

5. Gudeg Mbah Waginah

Gudeg Mbah Waginah
gudeg.net

Penjual gudeg berikut ini sudah setia menjajakan menu masakan enak dan khas Jogja sejak empat puluh tahun yang lalu. Walau sempat berpindah-pindah tempat, namun selama tujuh belas tahun terakhir mbah Waginah menetap berjualan di sana.

Untuk seporsi menu makan gudeg, areh, krecek, dan telur hanya dijual sebesar tujuh ribu rupiah. Untuk menu minumnya hanya menyediakan teh tawan yang disajikan gratis.

Berlokasi di : Jalan Kabupaten, Sleman

Buka dari : 06:00-10:00 WIB

6. Lupis Mbah Satinem

Lupis Mbah Satinem
instagram.com/nisasukarso

Penjual lupis yang satu ini, tentu sudah terkenal dengan rasa gula merah dan tekstur lupis. Selain itu, antriannya yang panjang juga menjadi tantangan tersendiri untuk para pembeli.

Aneka jajanan tradisional lainnya seperti cenil dan tiwul juga tersedia di sana. Tinggal pilih mau jajanan yang mana, harganya cukup murah mulai lima ribu rupiah saja untuk satu porsinya.

Berlokasi di : Pertigaan Jalan Bumijo

Buka dari : 06:00-08:30 WIB

7. Tape Mbah Sugeng

tape mah sugeng
travelingyuk.com

Ternyata di Jogja bukan hanya mbah-mbah perempuan saja yang masih menjual masakan khas Jogja saja. Ada juga mbah Sugeng yang juga menjual tape legendaris bersama sepedanya mengayuh berkeliling kota Pelajar.

Sudah menjual sejak 30 tahun yang lalu, mbah Sugeng setia dengan sepedanya yang menempel sebuah kertas bertuliskan “Jual Tape Enak”. Ada juga ketan pulen dengan harga seribu rupiah per bungkusnya.

Berlokasi di : berjualan di sekitar sleman

Buka dari : 10:00-habis

8. Es Cemoro Tunggal

es cemoro tunggal
instagram.com/riderkulineran

Mau mencoba sajian menu es buah dari tahun 1977? Ya, disini tempatnya. Ada sajian menyegarkan yang berisikan potongan buah buahan dengan parutan es batu.

Masih ada siraman krimer putih dan cokelat yang membuat manis semangkuk es buah. Harganya cuman delapan ribuan saja.

Berlokasi di : Sendowo, Jogja

Buka dari : 11:00-16:00 WIB

Nah, itulah delapan kuliner Jogja yang dijual oleh mbah-mbah hingga hari ini. Tentu cita rasanya sudah khas melegenda dan harganya yang murah meriah banget.

Jadi, kapan nih mau ke Jogja bareng?

0 Comment