8 Tahapan Menyiksa Ini yang Tubuhmu Rasakan Jika Meninggal Tenggelam, Yuk Belajar Renang!

10 January 2019, at 09:00
0
0
8 Tahapan Menyiksa Ini yang Tubuhmu Rasakan Jika Meninggal Tenggelam, Yuk Belajar Renang!

Mungkin kamu akan sulit percaya, akan tetapi menurut WHO (World Health Organization), tenggelam merupakan penyebab kematian tidak sengaja di dunia.

Meskipun penyebab tenggelamnya berbeda-beda, namun risiko kematiannya sama besar.

Orang bisa tenggelem karena terpeleset, kecelakaan kapal, atau bahkan tsunami. Semuanya memiliki risiko kematian yang tinggi.

Meninggal karena tenggelam bukan lah hal yang instan dan akan mengalami beberapa tahapan yang menyiksa seperti berikut.

1. Kaget

kaget
enca.com

Ketika tenggelam, otak akan segera merespon bahwa kamu sedang dalam keadaan yang berbahaya. Hal ini menimbulkan rasa takut dan panik. Orang yang tenggelam akan berusaha untuk terus berada di posisi vertikal sehingga kepala bisa mencari udara.

Selain itu, tangan akan terus bergerak keatas atau secara acak sambil berusaha meraih udara. Hal ini akan membuat orang tersebut lebih cepat tenggelam karena kehabisan energi.

2. Menahan Napas

menahan napas
pexels.com/@enginakyurt

Tahap selanjutnya yaitu menahan napas. Orang yang tenggelam dan gagal meraih udara akan menahan napas selama mungkin sambil berharap mendapatkan pertolongan.

Pada kondisi ini, orang yang tenggelam hanya bisa diam karena berusaha untuk tidak bernapas.

3. Air Masuk

air masuk
pexels.com/@enginakyurt

Setelah menahan napas, air akan masuk melalui mulut dan menyebabkan epiglottis (katup napas) tertutup. Hal tersebut terjadi sebagai respon perlindungan diri dari air.

Namun kabar buruknya, hal ini akan membuat orang yang tenggelam lebih kesulitan bernapas dan tentu saja tidak bisa berteriak.

4. Hilang Kesadaran

hilang kesadaran
pexels.com/@life-of-pix

Asupan oksigen yang kurang lama-kelamaan membuat orang yang tenggelam menjadi hilang kesadaran. Pada fase ini, sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Pernapasan yang berhenti akan membuat tubuh semakin turun ke dasar air.

Cepat atau lambatnya tubuh turun ke dasar air dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk berat badan, massa otot, dan jumlah udara yang tersisa di paru-paru.

5. Kejang

kejang
pexels.com/@enginakyurt

Semakin sedikit oksigen yang mengalir ke otak, orang yang tenggelam akan mengalami kejang-kejang. Perlahan-lahan, kulit akan berubah warna menjadi kebiruan. Tidak jarang, mulut orang yang tenggelam akan mengeluarkan busa.

Baca juga: Kebanyakan Main Ponsel, Tangan Wanita ini Kejang dan Tak Bisa Digerakkan

6. Meninggal

meninggal
ideoblocks.com

Setelah serangkaian tahap yang menyiksa, meninggal merupakan ujungnya. Hal ini akan terjadi jika tubuh tidak segera mendapatkan pertolongan. Ketika oksigen tidak lagi mengaliri otak, maka metabolisme pun berenti.

Proses tubuh lainnya juga tidak akan bisa berjalan. Jantung juga tidak akan bisa berfungsi secara normal. Itu lah sebabnya orang yang tenggelam biasanya meninggal karena serangan jantung.

7. Kesempatan Hidup Kurang dari 10 Menit

kesempatan hidup
punchdrunk.org.uk

Jika orang yang tenggelam bukan merupakan seorang profesional dalam bidang renang, maka perkiraan waktu dia akan bertahan dengan bernapas adalah sekitar 30 sampai 60 detik.

Setelah itu, orang tersebut akan mulai bernapas di dalam air. Hal ini pasti sangat menyakitkan. Hanya dalam waktu kurang dari 10 menit, besar kemungkinan dia akan menemui ajal.

8. Hipotermia Memungkinkan Tingkat Keselamatan Lebih

hiptermia
istockpoto.com

Pada beberapa kasus khusus, hipotermia justru dapat meningkatkan harapan hidup orang yang tenggelam. Saat suhu tubuh menurun hingga 35 derajat celcius, maka metabolisme juga akan melambat. Hal ini juga sekaligus memperlambat kematian sel yang disebabkan oleh kurangnya oksigen.

Nah itu dia 8 tahapan yang dilewati oleh orang-orang yang meninggal dengan cara tenggelam. Membacanya saja terasa menyiksa dan menyeramkan, ya?

Untuk itu ada baiknya jika kamu belajar renang. Hal ini akan mempermudah kamu untuk mengurangi kemungkinan meninggal tenggelam.

Apalagi Indonesia merupakan negara yang dikelilingi oleh laut dan rawan bencana. Selain sebagai pertahanan diri, berenang juga bisa menjaga keseatan dan bentuk tubuh, lho!

0 Comment