8 Tipe Traveler Zaman Now, Hayo Ngaku Kamu yang Mana?

09 March 2019, at 11:00
0
0
8 Tipe Traveler Zaman Now, Hayo Ngaku Kamu yang Mana?

Siapa sih yang nggak suka berlibur? Begitu pula dengan para generasi milenial. Bahkan traveling alias liburan seolah sudah menjadi gaya hidup mereka.

Terkait pembahasan ini, tahukah kamu kalau ada beberapa tipe traveler di zaman now ini. Bahkan kerap diidentikkan dengan para generasi milenial.

Mau tahu apa saja tipe para traveler ini? Yuk langsung intip ulasan Qupas yang dikutip dari Cntraveller berikut.

Baca juga: Barang-Barang Ini Nggak Terlalu Penting Untuk Dibawa Liburan

1. The Pilgrim

tipe traveler the pilgrim
pexels.com/@wildlittlethingsphoto

Tipe The Pilgrim biasanya merupakan sekelompok anak remaja yang berlibur bersama. Terkadang mereka lebih sering pergi ke tempat-tempat mainstream dan hype supaya nggak ketinggalan zaman.

Bahkan banyak dari mereka lebih suka berkunjung ke tempat yang sudah banyak orang kunjungi. Tujuannya adalah agar terlihat eksis dan disebut keren. Siapa yang seperti tipe ini?

2. The Self-improver

solo traveling
pexels.com/@nurseryart

Kebalikan dari The Pilgrim, tipe yang mungkin bisa disebut sebagai solo traveling ini senang liburan sendiri dan bertemu banyak orang di tempat travelingnya nanti.

Mereka pun biasanya cenderung untuk mencoba hal-hal ekstrem dan baru sendirian daripada harus pergi beramai-ramai.

3. The Occasional

tipe traveler the occasional
pexels.com/@picjumbo-com-55570

Para tipe Occasional akan melakukan perjalanan saat ada alasan tertentu. Misalnya saja untuk bulan madu, nonton konser di kota maupun negara lain atau menyaksikan pertandingan olahraga favorit mereka.

Tempat liburan yang akan mereka kunjungi pun biasanya sudah mainstream. Tipe ini pun hanya akan pergi dalam waktu singkat saja.

4. The Oblivious

tipe traveler the oblivious
pexels.com/@olly

Nah, kalau tipe traveler satu ini bisa dibilang paling menyedihkan. Sebab mereka nggak punya tempat tujuan terencana untuk liburan.

Satu hal yang penting, mereka akan pergi ke tempat baru. Bahkan sebagian dari mereka ini hanya akan menghabiskan banyak waktunya di kamar hotel tanpa keliling ke tempat liburannya. Hmm, siapa nih yang begini?

5. The Pioneer

tipe traveler the pioneer
pexels.com/@andreimike

Tipe ini mungkin bisa dibilang berbeda dari yang lain. Mereka akan pergi ke tempat antimainstream dan belum banyak orang tahu.

Selanjutnya si tipe The Pioneer ini akan mempublikasikannya melalui media sosial untuk memberi informasi pada orang-orang. Bisa dikatakan mereka ini merupakan trendsetter.

Kebanyakan dari mereka dengan tipe ini biasanya adalah para backpacker yang punya jiwa serta fisik kuat dan tahan banting untuk menjelajah.

6. The Escapist

tipe traveler the escapist
pexels.com/@rawpixel

The Escapist mungkin sering kamu jumpai di sekitarmu. Mereka hanya akan berlibur ketika merasa jenuh, patah hati, punya masalah atau stres dan ingin merasakan hal baru.

Tempat asing biasanya bisa menjadi area yang pas untuk mereka menenangkan diri dari lingkungan sekitar.

Baca juga: Kota di Indonesia Ini Cocok untuk Para Solo Traveler Cewek, Yuk Liburan!

7. The Thrill-seeker

tipe traveling antimainstream
pexels.com/@arun-mathew-672148

Tipe satu ini cenderung suka alam terbuka dan liburan yang menantang serta menguji adrenalin mereka.

Biasanya sih mereka lebih suka menghabiskan waktu liburannya untuk mencari daerah yang belum, bahkan nggak banyak orang tahu atau berkunjung ke sana.

8. The Collector

tipe traveler the collector
pexels.com/@kaiquestr

The Collector adalah seseorang yang suka traveling dari tempat satu ke kota, negara atau daerah lainnya. Mereka pun biasanya ingin tahu hal-hal baru dari tempat tersebut dan mengingatnya.

Baca juga: Ini Lho yang Bikin Urban Traveling Serunya Bikin Ketagihan

Entah soal letak tempat makan, penginapan hingga nama jalan di tujuan mereka. Selanjutnya, si tipe traveler ini akan menceritakan pengalamannya saat mereka pulang liburan.

Gimana, sudah tahu kamu tipe traveler yang mana? Seperti apapun tipenya, yang terpenting kamu nggak kehilangan dari esensi liburan itu sendiri. Setuju?

0 Comment