Alami Trauma Saat Kecil, Anak Perempuan Cenderung Hamil di Luar Nikah

08 October 2019, at 19:00
0
0
Alami Trauma Saat Kecil, Anak Perempuan Cenderung Hamil di Luar Nikah

Mengalami kejadian yang menyakitkan, mengejutkan, dan nggak menyenangkan saat kecil bisa membuat anak menjadi trauma. Hal tersebut pun berpengaruh pada perkembangan psikologisnya serta terbawa hingga dewasa.

Lebih dari itu, trauma yang terjadi pada masa kecil ternyata memiliki dampak yang lebih besar pada anak perempuan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Health and Social Behavior mengungkapkan bahwa trauma yang terjadi pada perempuan di masa kecil dapat meningkatkan risiko terjadinya married by accident (MBA) di usia remaja karena kehamilan di luar.

hamil di usia muda
istockphoto.com

Dilansir dari The Health Site, penelitian tersebut menggunakan data dari Survei Pemuda Nasional tahun 1979 yang mencakup responden dengan usai antara 14 sampai 22 tahun pada masa itu.

Setiap responden diwawancara setahun sekali hingga 1994 dan dua tahun sekali setelahnya. Jumlah akhir penelitian tersebut melibatkan 3.278 perempuan yang rata-rata mengalami satu sampai enam pengalaman buruk di masa kecil sebelum menginjak usia 18.

Baca Juga: Cara Tepat Dampingi Anak yang Mengalami Trauma, Harus Sabar dan Penuh Pengertian!

Kasusnya pun bermacam-macam, mulai dari penganiayaan fisik, kekerasan mental, kematian orang tua, tekanan dari rumah, diabaikan secara emosional, dilecehkan, dan lain sebagainya.

trauma pada anak
theodysseyonline.com

Hasilnya, penelitian panjang tersebut menunjukkan bahwa setiap trauma masa kecil yang dialami oleh responden berhubungan dengan kehamilan pada usia remaja.

Nggak hanya itu, penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa perempuan yang mengalami trauma masa kecil memiliki kemungkinan 24 persen lebih tinggi untuk nggak menikah atau nggak hidup bersama dengan pasangan setelah melahirkan anak pertama.

Hal tersebut terjadi karena trauma yang dialami oleh perempuan memengaruhi perkembang psikologis serta cara memandang dunia dan mengambil keputusan.

anak perempuan trauma
liberoquotidiano.it

Kristi Williams, Profesor Sosilogi di The Ohio State University yang tergabung dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa perempuan yang mengalami trauma di awal kehidupannya cenderung kurang bisa membuat keputusan yang positif.

Jadi Sobat Qupas, sebagai orang tua kamu sebaiknya lebih peka terhadap kondisi buah hati. Pasalnya, trauma pada anak bukanlah sesuatu yang dapat disepelekan.

0 Comment