Anak 9 Tahun Meninggal Karena Bunyi Sound System, Begini Dampak Suara Keras Bagi Kesehatan

28 February 2019, at 00:00
0
0
Anak 9 Tahun Meninggal Karena Bunyi Sound System, Begini Dampak Suara Keras Bagi Kesehatan

Beberapa waktu yang lalu, beredar berita tentang anak 9 tahun asal Blitar yang meninggal tepat di depan sound system.

Ketika hal tersebut terjadi, tetangganya tengah menggelar hajatan dan menggunakan sound system tersebut untuk memeriahkan acara.

Korban diduga meninggal karena mendengar suara yang terlalu keras dari sound system tersebut. Dari hasil visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga: Telinga Berdenging Bukan Penyakit, Ini Faktanya

Mungkin anak tersebut mengalami serangan jantung karena mendengar suara yang sangat keras. Melihat hal tersebut, berikut ini dampak mendengarkan suara keras bagi kesehatan.

1. Serangan Jantung

dietdoctor.com

Melihat kasus anak 9 tahun asal Blitar, bisakah suara keras memicu serangan jantung? Menurut penelitain terbaru di Amerika Serikat, mendengarkan suara bising terlalu lama dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Tanda awal masalah ini adalah saat telinga sudah tidak mampu mendengar suara dengan frequensi yang tinggi.

medicalnewstoday.com

Menurut Dr. Wen Qi Gan dari University of Kentucky College of Public Health di Lexingon, orang yang mengalami gejala tersebut berpotensi dua kali lipat terkena serangan jantung.

Sedangkan menurut Dr. dr. Anwar Santoso, SpJP, FIHA, PHD, kondisi tersebut biasanya tidak terjadi pada anak-anak, kecuali mereka memiliki penyakit jantung bawaan.

Oleh sebab itu, mendengarkan suara keras dari sound system membuatnya kaget dan memicu serangan jantung.

2. Gangguan Pendengaran

artria.id

Gangguan pendengaran adalah masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada orang yang sering mendengarkan musik dan lain sebagainya yang terlalu keras.

Apabila volume suara atau musik yang didengar lebih dari 90 desibel, maka gendang telinga akan mulai terganggu dan terasa tidak nyaman.

prelo.co.id

Jika dibiarkan dan terjadi secara terus-menerus, maka bisa menimbulkan penurunan kemampuan untuk mendengar. Bahkan, apabila terlalu sering kamu bhisa mengalami gangguan pendengaran secara permanen.

Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak mengatur volume terlalu keras ketika mendengarkan musik dan lain sebagainya. Apalagi jika kamu menggunakan earphone atau headset dalam waktu yang lama.

3. Masalah Saraf

hellosehat.com

Sering mendengarkan suara yang terlalu keras bisa menyebabkan masalah atau kerusakan pada saraf terlinga.

Entah suara musik atau apapun, hal tersebut dapat membuat pendengaran menjadi menurun dan rasa sakit di sekitar telinga.

hellosehat.com

Jika kerusakan sudah menyebar sampai saraf otak, maka akan ada bayak masalah kesehatan yang bisa menyerang.

Kondisi ini akan berdampak lebih luas dari pada yang kamu bayangkan. Maka dari itu, lebih baik kurangi intensitas mendengarkan suara yang terlalu keras.

Baca Juga: Ukuran Telinga dan Beberapa Organ Tubuh Lainnya Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu

4. Penurunan Konsentrasi

rotasinews.com

Tingkat konsentarsi akan menurun apabila seseorang sering mendengarkan suara atau musik yang terlalu keras.

Meskipun pada awalnya hal ini dilakukan agar menjadi lebih fokus, namun secara tidak langsung suara keras tersebut justru memecah konsentrasi.

pexels.com/@olly

Kamu akan menjadi kesulitan dalam memahami beberapa hal. Selain itu, mendengarkan suara yang terlalu keras dengan konstan dalam jangka waktu yang lama juga bisa membuatmu mengaburkan suara yang didengar.

Tidak hanya itu, keseimbangan pun juga akan terganggu karena hal ini.

5. Infeksi Telinga

mimipipi.net

Sering mendengarkan suara atau musik yang terlalu keras juga bisa memicu terjadinya infeksi telinga. Sebenarnya, hal ini lebih berhubungan dengan alat yang digunakan untuk mendengarkan suara keras.

Pada umumnya, kebanyakan orang mendengarkan suara keras berupa musik dengan menggunakan earphone atau headset.

shutterstock.com

Dua barang tersebut bisa saja kotor dan menyebabkan infeksi. Belum lagi jika kamu berbagi atau memakainya bergantian dengan orang lain. Maka bakteri atau virus akan mudah sekali berpindah ke telingamu.

Mendengarkan musik memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Akan tetapi, suara dengan volume yang terlalu keras sebaiknya dihindari agar tidak terjadi masalah kesehatan pada telinga. Yuk, jaga kesehatan organ pendengaranmu!

0 Comment