Qupas Family

Anak-anak Juga Bisa Jadi Shopaholic, Yuk Cegah Sejak Dini!

13 May 2020, at 05:00
Anak-anak Juga Bisa Jadi Shopaholic, Yuk Cegah Sejak Dini!

Belanja memang merupakan hal yang menyenangkan bagi sebagian besar orang. Kegiatan tersebut bahkan sering dimanfaatkan untuk meredakan stres karena dapat merangsang pelepasan hormon endorfin dan dopamin.

Meskipun demikian, kegiatan tersebut bisa menyebabkan masalah keuangan apabila dilakukan secara berlebihan. Orang yang sudah kecanduan belanja biasanya akan disebut sebagai shopaholic.

Nggak hanya terjadi pada orang dewasa, kecanduan belanja juga bisa dialami oleh anak-anak lho! Maka dari itu, penting untuk mencegah hal tersebut sejak dini. Nah, berikut ini beberapa tanda dan tips mencegah anak jadi shopaholic yang bisa orang tua lakukan.

Tanda Anak Shopaholic

Anak Shopaholic (Foto: 123rf.com)
123rf.com

Seperti yang telah disebutkan di atas, shopaholic seringkali menyebabkan masalah keuangan. Apabila terjadi pada anak-anak, tentu saja hal tersebut akan membuat orang tua kerepotan. Maka dari itu, kamu perlu beberapa tanda anak shopaholic berikut ini.

  • Anak berbohong untuk mendapatkan barang yang diinginkan
  • Menginginkan barang karena nggak puas dengan yang dibeli sebelumnya
  • Ingin belanja hanya untuk kesenangan
  • Menginginkan barang lebih dari yang dibutuhkan

Tips Mencegah Anak Jadi Shopaholic

1. Orang tua Menjadi Contoh

Mencegah Anak Boros (Foto: 123rf.com)
123rf.com

Bagaimana pun, orang tua dan lingkungan sekitar merupakan yang terdekat bagi buah hati. Maka dari itu, sudah selayaknya orang tua menjadi contoh yang baik untuk mencegah anak jadi shopaholic.

Kalau orang tua juga mengalami kecanduan belanja, maka pantas apabila anak menirunya. Oleh sebab itu, ada baiknya jika kamu menunjukkan kepada buah hati bahwa orang tuanya bijaksana dalam hal berbelanja.

2. Ajarkan Tentang Keuangan Sejak Dini

Mencegah Anak Jadi Shopaholic (Foto: money.com)
money.com

Selain itu, mengajarkan tentang keuangan kepada buah hati sejak dini juga merupakan hal yang penting lho!

Mulai lah dari hal kecil seperti menjelaskan nilai uang, bahwa uang harus didapatkan dengan cara bekerja, tentang menabung, dan lain sebagainya.

Baca juga: 5 Cara Menyenangkan Mengajarkan Anak Tentang Uang

3. Ajarkan Penggunaan Barang Sesuai dengan Kebutuhan

​​​​​​​Mengatasi Sifat Boros (Foto: parentsforhealth.org)
parentsforhealth.org

Mengajarkan penggunaan barang sesuai dengan kebutuhan juga perlu dilakukan. Tunjukkan kepada buah hati bahwa membeli barang nggak seharusnya terpaku pada brand loyalty saja, melainkan kegunaan dan keperluannya.

Si kecil harus belajar tentang bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan sedini mungkin sehingga bisa menjadi lebih bijak dalam berbelanja, baik sekarang maupun saat dewasa kelak.

4. Tanyakan Alasan Membeli Barang

Mengajarkan Anak Tentang Uang (Foto: stressfreemommies.com)
stressfreemommies.com

Untuk mencegah anak jadi shopaholic, orang tua juga bisa menanyakan alasan si kecil saat ingin membeli suatu barang.

Hal ini secara nggak langsung akan mendorong anak untuk memiliki alasan yang tepat, bukan sekadar karena keinginan.

5. Ajak Anak untuk Ikut Membayar Barang yang Dibeli

​​​​​​​Tips Mengajarkan Anak Tentang Uang (Foto: shutterstock.com)
shutterstock.com

Selain itu, orang tua juga bisa mengajak anak iuran untuk ikut membayar barang yang mereka beli. Misalnya, kamu bisa memotong jatah uang saku si kecil.

Secara nggak langsung, hal ini akan membuat anak lebih selektif dalam berbelanja lho!

Nah, itu dia Sobat Qupas beberapa tips untuk mencegah anak jadi shopaholic alias kecanduan belanja. Nggak cuma perlu dilakukan karena buah hati masih kecil, namun hal ini juga akan bermanfaat untuknya saat dewasa nanti.