Awas! Plastik dan Kemasan dengan Kode-Kode Ini Tidak Boleh untuk Membungkus Makanan

03 February 2019, at 09:00
0
0
Awas! Plastik dan Kemasan dengan Kode-Kode Ini Tidak Boleh untuk Membungkus Makanan

Penggunaan wadah atau kemasan plastik pada makanan merupakan hal wajar yang dapat ditemui dalam keseharian. Namun, sudahkan kamu paham dan mengerti simbol plastik dan artinya?

Pada setiap kemasan makanan, pasti tertera kode dari bahan yang digunakan. Kamu harus tahu agar bisa terhindar dari kandungan plastik yang berbahaya. Berikut ini 7 jenis plastik yang harus kamu ketahui.

1. Polyethylene Terephthalate (PET/PETE)

jenis plastik pet/pete
shutterstock.com

Kode plastik yang satu ini pasti sering kamu temui. Memiliki simbol berangka satu dengan tulisan PETE di bawanya, ini termasuk jenis polyethylene terephthalate.

Kamu bisa menemukannya pada kemasan air mineral, kecap, saus, minyak goreng, dan lain sebagainya.

jenis plastik satu
hellosehat.com

Seharusnya, jenis plastik ini hanya boleh digunakan satu kali saja. Plastik PET/PETE bisa dikenali dengan ciri-ciri bahannya yang kuat, jernih, tahan pelarut, kedap air dan gas, dan mudah lunak pada suhu 80 derajat celcius.

Bahaya kode plastik ini apabila digunakan berkali-kali yaitu bisa menimbulkan kanker. Lapisan polimer pada jenis ini akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogen. Apalagi jika sering terkena panas.

2. High Density Polyethylene (HDPE)

kode plastik hdep
shutterstock.com

Jenis plastik HDPE memiliki kode nomor dua. Kamu bisa menemukannya pada botol deterjen, jus kemasan, minyak, dan beberapa kemasan susu cair. Ciri-ciri kode ini yaitu bahannya yang cenderung fleksibel, lembab, dan tahan bahan kimia.

Meskipun demikian, ternyata HDPE bisa berubah lunak pada suhu 75 derajat celcius. Sehingga, jenis plastik ini juga hanya direkomendasikan untuk satu kali penggunaan saja.

kode plastik dua
akurat.co

Selain itu, terdapat kandungan plastik yang berbahaya di dalamnya. Pemakaian yang terus menerus akan menyebabkan pelpasan senyawa trioksida selalu meningkat.

Hal ini bisa membuat seseorang mengalami iritasi kulit, gangguan pernapasan, gangguan menstruasi, atau bahkan keguguran.

Baca Juga: Ini Lho Bahayanya Jika Pakai Obat Nyamuk Bakar

3. Polyvinyl Chloride (PVC)

jenis plastik pvc
shutterstock.com

Mengenal jenis plastik dengan kode nomor 3 yang bernama polyvinyl cloride. Kamu mungkin mengenalnya dengan wujud pipa paralon. Namun, ternyata PVC juga sering digunakan untuk mengemas mentega, margarin, dan minyak goreng, lho.

Hal ini karena jenis plastik tersebut dinilai tahan terhadap minyak dan memiliki permeabilitas yang rendah terhadap air dan gas. Kosmetik, obat-obatan, atau perangkat keras juga terkadang dikemas dengan bahan ini.

bahaya plastik tiga
kcnwarehouse.co.id

Meskipun kuat, kode plastik ini ternyata mudah lunak pada suhu 80 derajat celcius. Jangan dianggap baik, bahaya kode plastik PVC cukup banyak.

Di dalamnya terkandung vinyl cloride monomer (VCM), ester ftalat (DEHP, DIDP), senyawa Pb, semi karbazid (SEM) dan diethylhydroxylamine (DEHA).

Sehingga lebih baik tidak digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman karena bisa merusak ginjal dan hati.

4. Low Density Polyethylene (LDPE)

kode plastik ldpe
shutterstock.com

Memiliki simbol segitiga dengan nomor 4, jenis plastik ini biasa disebut LDPE. Kamu bisa dengan mudah menemuinya pada kemasan makanan dan kantung plastik yang digunakan di supermarket.

jenis plastik empat
katadata.co.id

Bersifat kuat dan sulit dihancurkan, ternyata jenis plastik ini baik untuk menyimpan makanan. Hal ini karena LDPE memiliki perlindungan yang baik terhadap reaksi kimia.

5. Polypropylene (PP)

kode plastik pp
shutterstock.com

Kode platsik ini biasanya ditemukan pada kotak makanan atau botol obat. Polypropylene tahan terhadap bahan kimia dan minyak. Jenis plastik ini bisa menjadi lunak pada suhu 140 derajat celcius.

bahaya plastik lima
enolivier.com

Jenis plastik PP merupakan yang paling baik dan disarankan sebagai tempat makanan atau minuman.

6. Polystyrene (PS)

jenis plastik ps
shutterstock.com

Kamu pasti sebenarnya sudah familier dengan jenis plastik yang satu ini. Polystyrene (PS) biasa dikenal dengan nama styrofoam oleh masyarakat luas.

Bahan ini memiliki sifat kaku, buram, terpengaruh terhadap pelarut, mudah dibentuk dan berubah menjadi lunak pada suhu 95 derajat celcius.

bahaya plastik enam
hellosehat.com

Meskipun sring ditemukan sebagai pembungkus makanan, namun kamu sebaiknya menghindari jenis plastik ini.

Hal ini karena styrofoam akan mengeluarkan zat styrene jika dipanaskan dan bisa menyebabkan kerusakan otak, sistem reproduksi, hingga sistem saraf.

Baca Juga: Bahaya Mencium Aroma Bensin Bikin Sistem Saraf Terganggu

7. Polikarbonat (OTHER)

kode plastik other
shutterstock.com

Jenis plastik yang satu memiliki ciri-ciri tidak mudah pecah, ringan, dan jernih. Kamu akan menemuinya dengan wujud botol bayi, botol minum, atau bahkan galon air. Dengan sifat yang demikian, bahan ini dianggap aman bagi kesehatan.

jenis plastik tujuh
orami.co.id

Tetapi, hindari penggunaanya apabila sudah mengalami goresan dan menunjukkan kerusakan. Hal ini karena jenis plastik ini bisa mengeluarkan risidu bisfenol A (BPA) yang sangat tidak baik untuk tubuh.

Mulai sekarang, jangan asal menggunakan jenis plastik, ya. Kamu sudah mengenal simbol plastik dan artinya sehingga harusnya bisa lebih berhati-hati lagi dalam memilih kemasan makanan.

Usahakan untuk tidak membungkus makanan dengan jenis yang bisa berbahaya dan beracun bagi tubuh.

Untuk info kesehatan lainnya, kamu bisa mengunduh aplikasi Qupas melalui Google Play Store atau Apple App Store secara gratis.

0 Comment