Awas! Rabies dan Deretan Penyakit yang Ditularkan Hewas Peliharaan Ini Bisa Mengancam Nyawamu

02 March 2019, at 09:30
0
0
Awas! Rabies dan Deretan Penyakit yang Ditularkan Hewas Peliharaan Ini Bisa Mengancam Nyawamu

Kata “rabies” atau “anjing gila” sering muncul di pemberitaan akhir-akhir ini. Pasalnya, beberapa orang sudah menjadi korban gigitan dan meninggal karena terinfeksi oleh penyakit tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, sejak tanggal 22 Januari 2019 kemarin Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenffara Barat (NTB) sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies di kabupaten tersebut.

Kondisi tersebut ditetapkan sejak ada 192 warga yang digigit anjing liar dan 6 diantaranya meninggal dunia. Selain itu, hal ini juga sudah menyebar ke wilayah lain seperti Kabupaten Bima, NTB, dengan 654 orang terinfeksi.

Baca Juga: Waspadai Penyakit yang Bisa Ditularkan Oleh Hewan Ternak
Jumlah yang besar membuat pemerintah mengambil banyak tindakan untuk kasus ini. Namun, banyaknya anjing liar yang terinfeksi membuat upaya tersebut terhambat.

Untuk itu, kamu perlu mengetahui fakta tentang rabies dan beberapa penyakit yang ditularkan hewan peliharaan kepada manusia berikut ini.

1. Rabies

penyakit yang ditularkan hewan rabies
gettyimages.com

Rabies merupakan penyakit yang ditularkan hewan peliharaan dan dapat menyebabkan kematian. Bukan hanya anjing, binatang seperti ragun, sigung, dan rubah yang terinfeksi juga bisa membuatmu terkena masalah kesehatan menakutkan tersebut.

Para ahli mengatakan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus lyssaviruses. Rabies tidak dapat ditularkan hanya dengan berdekatan saja, melainkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi.

Luka yang dijilat oleh hewan dengan rabies juga bisa membuat seseorang terinfeksi.

Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa gejala rabies sangat mirip dengan flu. Orang yang terinfeksi akan mengalami demam, hiperaktif, sakit kepala, perilaku abnormal, bahkan halusinasi. Periode ini bisa berlangsung selama 2-10 hari.

2. Kurap (Ringworm)

penyakit yang ditularkan hewan kurap
rd.com

Kurap disebabkan oleh jamur yang menimbulkan ruam merah serta kulit menjadi bersisik. Hal ini juga bisa menjadi masalah pada kulit kepala yang tidak berambut.

Biasanya, anjing atau kucing yang masih kecil rentan menularkan masalah kesehatan ini pada manusia. Sedangkan yang sudah dewasa jarang dan tidak pernah terkena kurap.

Seseorang dapat terinfeksi apabila besentuhan dengan hewan yang terkena, melalui selimut, handuk, atau bahkan tanah yang mereka pakai saat buang air.

Jika sudah terlanjur, sebaiknya gunakan anti-jamur yang mengandung miconazole. Hubungi dokter apabila terjadi kasus yang lebih serius.

3. Lyme

penyakit yang ditularkan hewan lyme
drweil.com

Lyme merupakan salah satu penyakit yang ditularkan hewan peliharaan. Masalah kesehatan ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan, meningitis, dan ensefalitis.

Kondisi ini bisanya menular melalui gigitan kutu yang hidup pada burung peliharaan, rusa, atau tikus. Hal ini menimbulkan ruam merah kecil di kulit tanpa rasa sakit. Itulah sebabnya banyak orang yang tidak menyadari gejala penyakit lyme ini.

Ruam akan berkurang setelah 1-2 minggu dan bisa saja disertai dengan nyeri sendi atau bengkak dan demam tinggi.

4. Cacing Pita

penyakit yang ditularkan hewan cacing pita
nedlands.wa.gov.au

Pada umumnya, manusia terinfeksi cacing pita melalui makanan yang dikonsumsi. Daging mentah atau setengah matang dari hewan yang memiliki masalah tersebut misalnya.

Akan tetapi, anak-anak biasanya terinfeksi dari kucing atau anjing peliharaannya yang tidak sengaja menelan kutu yang mengandung larva cacing pita.

Cacing larva dapat tumbuh sepanjang 12 kaki dan hidup selama bertahun-tahun dalam usus manusia.

Baca Juga: Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan Bagi Kesehatan

5. Tokso

penyakit yang ditularkan hewan tokso
news.nationalgeographic.com

Tokso merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh organisme protozoa. Gangguan ini adalah penyakit yang ditularkan hewan peliharaan, kucing.

Orang yang terinfeksi akan mengalami gejala seperti flu. Tokso akan menjadi berbahaya apabila dialami oleh perempuan yang sedang hamil karena bisa memengaruhi perkembangan dan penglihatan anak.

6. Cacing Gelang

penyakit yang ditularkan hewan cacing gelang
sciencebooth.com

Infeksi cacing gelang merupakan hal yang cukup serius. Hewan melata ini disebarkan oleh kotoran hewan peliharaan dalam bentuk telur (ooksita) dan dapat bertahan hidup di dalam tanah selama bertahun-tahun.

Apabila seseorang tidak sengaja makan telur atau ooksita, cacing gelang akan menetas di dalam usus dan bergerak ke seluruh tubuh.

Gejala infeksi masalah kesehatan ini adalah demam, batuk, asma, atau pneumonia. Lebih parahnya lagi, cacing pita dapat masuk melalui mata dan menyebabkan kebutaan.

7. Psittacosis

penyakit yang ditularkan hewan psittacosis
vicpethouse.blogspot.com

Psittacosis merupakan infeksi bakteri yang dapat tersebar dengan bernapas di dekat kotoran kering atau cairan saluran pernapasan dari unggas atau burung peliharaan yang terinfeksi.

Hal ini sulit dideteksi dan dicegah karena burung tidak akan menunjukkan gejala apapun. Jika terinfeksi, seseorang akan merasa demam, nyeri otot, batuk kering, dan menggigil.

8. Pes

penyakit yang ditularkan hewan pes
humanesociety.org

Pes merupakan salah satu penyakit yang ditularkan hewan kepada manusia dengan tingkat kematian yang tinggi. Masalah kesehatan ini disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis.

Pada umumnya penyakit ini ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa kucing juga bisa menularkannya melalui perantara kutu.

Orang yang terinfeksi akan menunjukkan gejala adanya kehitaman pada ujung-ujung jari.

Baca Juga: Gejala Demam Berdarah yang Sering Tidak Disadari
Itu dia 8 penyakit yang ditularkan hewan peliharaan kepada manusia. Sebaiknya, segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala-gejala di atas.

Jangan lupa juga untuk selalu memberikan vaksin dan memeriksakan hewan peliharaan agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

0 Comment