Badan Sering Terasa Melayang? Ini Tandanya Kamu Alami Tekanan Darah Rendah

27 June 2018, at 01:00
2
0
Badan Sering Terasa Melayang? Ini Tandanya Kamu Alami Tekanan Darah Rendah

Jangan merasa senang dahulu saat mengetahui tekanan darahmu tergolong rendah. Sama dengan tekanan darah tinggi, kecenderungan memiliki tekanan darah yang rendah tidak bisa dianggap aman bagi tubuh. Bisa jadi itu merupakan sinyal dari suatu masalah organ vital yang harus segera ditangani. Jadi, seperti apakah ciri-ciri tekanan darah rendah, dan bagaimana pengobatannya? Simak pembahasannya berikut ini.

 

Tekanan darah rendah biasanya ditandai dengan munculnya rasa pusing dan lelah, bahkan bagi beberapa orang tekanan darah yang terlalu rendah atau di bawah 90 mmHg ini dapat menyebabkan pingsan. Tekanan darah rendah bisa saja terjadi karena beberapa faktor misalnya kehamilan, alergi, faktor psikologi, atau masalah pada jantung.

 

pixabay.com

 

Tekanan darah rendah dapat atau yang kerapkali disebut dengan hipotensi dapat diartikan sebagai tanda tidak cukupnya suplai darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya. Meskipun tidak semua kasus tekanan darah rendah merupakan kondisi serius, tetapi tetap tidak boleh diremehkan begitu saja karena juga dapat membawa risiko kematian bagi penderitanya.

 

Umumnya tekanan darah rendah ditandai dengan munculnya gejala seperti pening atau badan terasa melayang, pingsan, penglihatan kabur, detak jantung lebih cepat dari normal, mual, lemah, merasa kedinginan, munculnya rasa haus atau dehidrasi, susah fokus atau konsentrasi. Namun, pada dasarnya setiap orang memiliki tipe tekanan darah rendah yang berbeda, yang ditunjukkan dengan ciri-ciri berikut ini:

 

Tekanan darah rendah postural

Tekanan darah rendah ini umumnya terjadi saat dalam kondisi terburu-buru berdiri dari posisi duduk atau berbaring. Tipe tekanan darah jenis ini biasanya dipicu oleh kondisi tertentu seperti dehidrasi, istirahat yang terlalu lama, kehamilan, masalah jantung, varises yang membesar, diabetes, kelainan saraf, dan penggunaan obat-obatan.

 

Tekanan darah rendah postprandial

Tekanan darah rendah tipe ini umumnya terjadi pada penderita tekanan darah tinggi yang sedang dalam pengobatan atau seseorang dengan sakit gangguan sistem saraf seperti penyakit Parkinson. Uniknya, tekanan darah rendah ini biasanya justru terjadi sesaat setelah makan.

 

Tekanan darah rendah karena salah sinyal otak

Tipe tekanan darah ini biasanya menyerang anak muda dan terjadi saat berdiri dalam jangka waktu yang lama. Gangguan ini terjadi saat adanya sinyal yang salah antara otak dan jantung yang menyebabkan penderitanya merasa pening, mual, dan pingsan.

 

Tekanan darah rendah akibat kerusakan sistem saraf

Tekanan darah rendah akibat kerusakan sistem saraf  atau yang dikenal dengan shy-drager merupakan kelainan langka yang terjadi karena kerusakan progresif pada sistem saraf otonom. Hal ini terjadi karena seseorang mengalami tekanan darah rendah postural yang parah dengan kombinasi tekanan darah tinggi saat ia berbaring.

 

 

Penderita tekanan darah rendah sebaiknya membatasi minuman keras dan kafein terutama di malam hari. Selain itu, dianjurkan untuk lebih sering mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi sering, dibandingkan sekali makan dalam porsi yang jarang dan tentu saja dengan meningkatkan asupan garam di dalamnya. Selain itu, saat mengalami berbagai gejala tekanan darah rendah, sebaiknya hentikan segala aktivitas, segeralah duduk atau berbaring dan minumlah air putih untuk menenangkan tubuh.

Topics:

0 Comment