Bar di Italia Menggunakan Sedotan Pasta untuk Selamatkan Lingkungan, Patut Dicontoh Nih!

12 October 2019, at 12:00
0
0
Bar di Italia Menggunakan Sedotan Pasta untuk Selamatkan Lingkungan, Patut Dicontoh Nih!

Saat ini, Italia sedang mengembangkan beragam cara untuk mencari solusi dalam menguraikan permasalahan lingkungan. Negeri Pizza ini memang menjadi salah satu negara yang giat mengurangi sampah plastik.

Salah satu caranya dengan mengganti penggunaan sedotan plastik di dalam kehidupan sehari-hari. Nantinya, alat ini akan diganti dengan sedotan pasta. Hal itu terlihat dari postingan yang diunggah oleh Gran Fabio.

penggunaan sedotan pasta
boredpanda.com

Dari unggahannya tersebut menunjukkan inisiatif dari beberapa bar di Italia yang mulai mengganti penggunaan sedotan plastik dengan sedotan yang lebih ramah lingkungan.

Menariknya lagi, sedotan yang digunakan terbuat dari pasta. Sedotan pasta hanya bisa digunakan selama sejam saja di minuman dingin ataupun hangat. Selama satu jam itu, kamu bisa menggunakannya di berbagai jenis minuman. Termasuk saat minuman bersoda atau pun hot-chocolate.

Baca juga: 5 Jenis Sedotan dari Tumbuhan yang Ramah Lingkungan, Wajib Punya Nih!

sedotan pasta
boredpanda.com

Perusahaan yang mengembangkan sedotan pasta ini bernama Stroodless. Mereka mengklaim bahwa alat ini tanpa rasa sehingga nggak akan menggangu rasa pada minuman.

Bukan hanya memiliki tujuan untuk bisnis saja. Tapi Stroodless juga menumbuhkan rasa cinta pada lingkungan sekitar lewat produknya ini.

stroodless pasta
boredpanda.com

Oh ya, Stroodless nggak memasarkan dan mengiklankan sedotan pastanya ini lho. Perusahaan ini ingin orang-orang untuk bertanya-tanya dan mencari tahu tentang produk mereka.

Nah, dengan begitu perusahaan ini akan lebih mudah untuk mengedukasi dan mengubah pola pikir masyarakat tentang penggunaan sedotan pasta yang lebih baik.

penggunaan sedotan pasta di bar
boredpanda.com

Jadi, marilah untuk sadar akan menjaga lingkungan agar senantiasa bersih dan janganlah dikotori dengan sampah plastik yang sulit terurai. Yuk, selamatkan bumi!

Topics:

0 Comment