Qupas Travel

Benteng Pendem Cilacap, Saksi Bisu Kekejaman Penjajah Belanda pada Warga Pribumi

21 March 2020, at 04:00
Benteng Pendem Cilacap, Saksi Bisu Kekejaman Penjajah Belanda pada Warga Pribumi

Cilacap mungkin bukan wilayah yang punya banyak destinasi wisata. Tapi bukan berarti kota ini nggak punya tempat liburan sama sekali.

Benteng Pendem adalah salah satu wisata di Cilacap yang pantang untuk dilewatkan. Selain memiliki bentuk bangunan yang menarik, destinasi ini juga menyimpan cerita yang membuatmu semakin mengenal sejarah Indonesia.

Penasaran kan seperti apa kisah dari tempat bersejarah satu ini? Baca sampai habis, ya!

1. Warisan Kolonial yang masih lestari

Benteng Pendem Cilacap (Foto: instagram.com/heninganissa_)
instagram.com/heninganissa_

Bangunan bersejarah ini sudah didirikan sejak abad ke-18 atau sekitar tahun 1861 oleh pemerintah Hindia Belanda. Dulu, namanya Kustbatterij op de landtong te Cilacap. Artinya benteng di atas tanah dan menjorok ke laut menyerupai lidah.

Dulu, bangunan ini sempat dijadikan sebagai kantor pemerintahan Hindia Belanda dan markas pertahanan kolonial. Kemudian pada tahun 1879, tempat ini digunakan sebagai markas sepenuhnya.

Baru sekitar tahun 1986, pengelolaan benteng di Cilacap ini diambil alih oleh pemerintah daerah. Bangunan mulai digali da dibersihkan. Dan pada akhirnya menjadi ikon wisata Cilacap serta cagar budaya.

2. Kenapa disebut 'Benteng Pendem'?

Benteng Pendem (Foto: instagram.com/ra_ayodya)
instagram.com/ra_ayodya

Bukan tanpa alasan kenapa destinasi ini disebut 'Benteng Pendem'. Ini semua karena letaknya yang berada di dalam tanah.

Dilansir dari Detik, benteng ini nggak sengaja ditemukan oleh Pertamina yang melakukan penggalian. Tapi siapa sangka bukan minyak yang ditemukan, melainkan sebuah benteng yang terpendam di dalam tanah.

3. Kisah pilu Benteng Pendem

Wisata Sejarah Cilacap (Foto: instagram.com/unyileee)
instagram.com/unyileee

Benteng Pendem yang memiliki luas lebih dari 6,5 hektar, dulu bukan hanya sekadar berfungsi sebagai pertahanan pasukan Belanda melawan serangan dari sisi selatan Cilacap.

Konon dibangun oleh pekerja rodi pribumi, benteng ini juga disebut-sebut sebagai tempat pelampiasan nafsu para tentara pada wanita Indonesia.

Lebih miris lagi, kabarnya dulu mayoritas pekerja rodi mati di penjara atau dibunuh ketika mereka sudah nggak produktif lagi. Tujuan penghilangan nyawa ini juga disebut supaya mereka nggak menceritakan tentang keberadaan benteng tersebut.

Baca juga: Sehari Jadi 'Bangsawan' di Candi Umbul, Warisan Mataram Kuno di Magelang yang Memesona

4. Konon ada lorong yang menghubungkan ke Nusakambangan

Benteng di Cilacap (Foto: instagram.com/cindyatikasarii)
instagram.com/cindyatikasarii

Berada di sini, kamu bisa melihat beberapa ruangan yang sudah diidentifikasi. Misalnya saja seperti benteng pertahanan, ruang rapat, ruang pengintai, klinik pengobatan, hingga gudang amunisi senjata.

Ada pula lorong yang katanya bisa menghubungkanmu dengan beberapa benteng serta gua di sekitar bangunan. Sayangnya, kamu belum bisa mengunjunginya karena gua-gua tersebut sudah terendam air.

Menariknya lagi, lorong panjang yang konon menjadi jalur menuju Pulau Nusakambangan juga ada lho. Biasanya jalan tersebut dicari oleh pengunjung untuk jadi area foto. Hanya saja ada satu pintu gerbang yang digembok dan nggak ada yang berani untuk melintasinya.

5. Lokasi dan tiket masuk Benteng Pendem

Sejarah Benteng Pendem (Foto: instagram.com/ranifarida_suqi)
instagram.com/ranifarida_suqi

Lokasi Benteng Pendem ada di Jalan Benteng, Cilacap Selatan. Untuk mencapai area wisata, kamu nggak perlu kesulitan lagi. Terlebih lagi sudah ada banyak petunjuk jalan yang akan mengarahkanmu ke sana.

Soal tiket masuk, kamu cuma perlu bayar sekitar Rp8 ribu saja. Eits! Harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola, ya!

Nah, itu dia ulasan singkat tentang Benteng Pendem yang mungkin bisa jadi referensi tempat liburanmu pasca wabah virus corona mereda. Kalau sekarang cukup cari beberapa rekomendasi wisata dari rumah saja, ya!