Bintang Game of Thrones, Emilia Clarke Dua Kali Hampir Mati Karena Aneurisma Otak

17 April 2019, at 00:00
0
0
Bintang Game of Thrones, Emilia Clarke Dua Kali Hampir Mati Karena Aneurisma Otak

Bintang film terkenal Emilia Clarke ternyata sempat mengalami masa-masa sulit dalam perjalanan karirnya. Hal ini ia ungkapkan baru-baru ini.

Dilansir dari The New Yorker, perempuan ini mengatakan bahwa selama membintangi Game of Thrones ia sempat mengalami dua kali aneurisma otak.

Pada musim pertama Game of Thrones tahun 2011, Emilia Clarke pingsan di kamar mandi sebuah gym dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Penyakit yang Disebabkan Karena Kurang Tidur, Awas Mati Muda!

Dokter mendiagnosa bahwa ia menderita pendarahan subarakhnoid (SAH). Penyakit ini cukup berbahaya karena satu per tiga pengidapnya meninggal dunia.

emilia clarke
instagram.com/emilia_clarke

Pemeran Daenerys Targaryen harus dioperasi dan kehilangan ingatannya untuk sementara waktu. Nggak berhenti di situ, dokter mengatakan bahwa ia menderita aneurisma otak di sisi lain otaknya dan penyakit tersebut dapat meledak kapan saja.

Bahkan, pada tahun 2013 pertumbuhan aneurisma otaknya mencapai dua kali lipat dan membuatnya harus menjalani operasi tengkorak.

Baca Juga: Ngeri, Orang Ini Menderita Penyakit Langka Karena Sering Makan Otak Tupai

Merupakan penyakit yang mematikan, berikut ini beberapa hal tentang aneurisma otak yang menyerang Emilia Clarke.

1. Apa Itu Aneurisma Otak?

apa itu aneurisma otak?
9gag.com

Aneurisma otak merupakan kondisi pembesaran pembuluh darah pada otak yang disebabkan oleh lemahnya dinding pembuluh darah.

Ketika aliaran darah menekan dinding pembuluh darah, maka pembuluh darah akan mengembang seperti balon dan dapat pecah kapan saja serta menyebabkan pendarahan subarakhnoid.

Penyakit ini merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menimbulkan kerusakan otak hingga kematian.

2. Gejala Aneurisma Otak

gejala aneurisma otak
gslab.co.id

Gejala aneurisma otak bisa bermacam-macam tergantung tingkat keparahan yang dialami oleh penderita. Pada kasus neurisma otak yang belum pecah, gejala akan nampak saat penyakit aneurima sudah besar dan menekan jaringan atau saraf.

Berikut ini gejala umum yang bisa dirasakan:

  • Pusing
  • Keseimbangan terganggu
  • Sulit Berbicara
  • Sekitar mata nyeri
  • Sering lupa
  • Penglihatan terganggu
  • Kelumpuhan pada salah satu sisi wajah
  • Kelopak mata turun

sensitif terhadap cahaya
hellosehat.com

Sedangkan berikut ini gejala yang muncul apabila aneurisma otak sudah pecah:

  • Sakit kepala parah
  • Mual dan muntah
  • Penglihatan terganggu
  • Kejang
  • Leher kaku
  • Tubuh lumpuh atau lemah sebelah
  • Sensitif pasa cahaya
  • Pingsan

3. Penyebab Aneurisma Otak

penyebab aneurisma otak
hellosehat.com

Aneurisma otak terjadi akibat dinding pembuluh darah yang melemah atau menipis. Tapi, belum dapat dipastikan apa yang menyebabkan hal ini.

Meskipun demikian, beberapa hal berikut ini dapat menjadi faktor yang memicu aneurisma otak:

  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Berjenis kelamin perempuan
  • Usia 40 tahun ke atas
  • Cedera pada kepala
  • Konsumsi alkohol dan narkoba
  • Kondisi medis bawaan (penyakit ginjal polikistik, malformasi arteri-vena, dan lain sebagainya)
  • Kondisi medis bukan bawaan (infeksi darah tertentu, pengerasan arteri, dan lain sebagainya)
  • Riwayat penyakit aneurisma otak pada keluarga

4. Cara Penanganan Aneurisma Otak

cara penanganan aneurisma otak
honestdocs.id

Penanganan aneurisma otak bertujuan untuk mencegah pecahnya aneurisma, adanya komplikasi, dan menperbaiki kondisi penderita.

Hal ini harus dilakukan dengan berbagai pertimbangan, berdasarkan usia, riwayat penyakit penderita, masalah kesehatan turunan, letak aneurisma, dan lain sebagainya.

emilia clarke aneurisma otak
nydailynews.com

Bagi penderita yang risiko aneurismanya pecah tergolong kecil, dokter akan melakukan pengamatan berkala, memberikan obat penurun tekanan darah, dan pasien harus menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga: Semakin Banyak Anak Muda Terserang Tekanan Darah Tinggi Gara-Gara Hal Ini

Sedangkan bagi penderita yang risiko aneurismanya pecah tergolong tinggi, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi karena penyakit tersebut dapat meledak sewaktu-waktu.

Seram juga ya Sobat Qupas? Oleh sebab itu, sebaiknya terapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang supaya nggak terkena aneurisma otak seperti yang dialami oleh Emilia Clarke.

0 Comment