Bocah Laki-laki Ini Dipulangkan Pihak Sekolah Karena Bajunya Kurang Pink, Kenapa Ya?

26 May 2019, at 10:00
0
0
Bocah Laki-laki Ini Dipulangkan Pihak Sekolah Karena Bajunya Kurang Pink, Kenapa Ya?

Di sebuah sekolah yang ada di New Zealand, saat itu sedang dirayakannya hari istimewa setiap tahun. Banyak siswa di sekolah dasar yang mengikuti pelajaran kelas dengan menggunakan baju pink.

Wah, kenapa pink ya? Itu karena ada perayaan tahunan bernama Pink Shirt Day yang bertujuan sebagai gerakan anti bullying, mengenalkan hubungan sosial yang memiliki dampak positif, dan menyebarkan rasa kasih sayang kepada sesama.

Namun, di hari yang spesial itu ada sebuah insiden dimana seorang pelajar sekolah dasar harus dipulangkan oleh gurunya.

kaus pink
euniform.com.my

Seperti yang dilansir oleh Newsweek, hal itu terjadi karena kaos yang digunakan oleh si pelajar warnanya kurang pink. Pihak sekolah memulangkan sang anak tersebut karena dianggap tidak sesuai dengan peraturan sekolah.

Lantas ibu dari anak itu yang diketahui bernama Claire Lealiifano mengatakan bahwa anak laki-lakinya tersebut memang tidak memiliki kaus dengan warna merah muda.

pink shit day
commons.bcit.ca

Ia pun menyakini bahwa banyak anak laki-laki di luar sana yang juga tidak banyak memiliki kaus berwarna pink.

Baca juga : Bercita-cita Jadi Polisi, Anak Ini Rela Belajar di Bawah Penerangan Jalan. Alasannya Bikin Sedih!

Menurutnya apa yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk memulangkan anaknya ini adalah tindakan diskriminatif. Tidak terima menerima perlakuan seperti itu, ia pun membagikan cerita ini di laman media sosialnya.

baju pink
bcmom.ca

Lealiifano pun juga ingin mencari tahu lebih lanjut. Akhirnya ia pun menemui banyak anak yang tidak mengenakan baju pink.

Pihak pemerintah setempat sedang menyelidiki lebih lanjut seputar permasalahan ini. Tentunya juga mengajak berdiskusi pihak sekolah terkait hal tersebut.

Semoga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali ya. Lebih baiknya, pihak sekolah melakukan pendekatan terlebih dahulu sebelum bertindak yang mungkin saja nantinya bisa berdampak pada mental sang anak.

Ngomong-ngomong, sobat Qupas yang laki-laki punya kaus pink di rumah tidak ya?

0 Comment