Bukan Sekedar Mitos, Ada Penjelasan Ilmiah di Balik “Jodoh Biasanya Mirip”

04 January 2019, at 01:00
0
0
Bukan Sekedar Mitos, Ada Penjelasan Ilmiah di Balik “Jodoh Biasanya Mirip”

Kamu pasti sering mendengar kalimat “kalau jodoh biasanya mirip”. Mungkin kamu sering melihat pasangan kekasih atau suami istri yang wajahnya hampir sama? Atau bahkan kamu dan pasanganmu sendiri seperti itu?

Hmm, percaya atau tidak kalau jodoh biasanya mirip? Mungkin sebagian orang menganggap bahwa hal tersebut hanya mitos belaka, sedangkan yang lain mempercayainya.

Ternyata hal tersebut bukan mitos belaka. Ada penjelasan ilmiah mengenai pasangan-pasangan yang memiliki wajah mirip, lho!

1. Laki-laki Cenderung Memilih Pasangan yang Mirip Ibunya

anak laki-laki dan ibunya
onedio.co

Menurut riset, secara tidak sadar laki-laki cenderung memilih sosok yang mirip dengan ibunya untuk menjadi pendamping hidupnya. Hal ini karena dia menganggap bahwa ibunya merupakan figur wanita yang ideal.

Hal tersebut secara tidak langsung memperngaruhi mereka dalam hal memilih pasangan.

2. Perempuan Cenderung Memilih Pasangan yang Mirip Ayahnya

perempuan dan ayahnya
psychologies.co.uk

Sama seperti laki-laki, ternyata perempuan juga cenderung memilih pasangan yang mirip dengan ayahnya. Hal ini karena dia menganggap bahwa ayahnya adalah sosok yang mengayomi, dapat diandalkan, dan membuatnya merasa nyaman serta aman.

Ternyata laki-laki dan perempuan sama-sama bercermin dari orangtua mereka dalam memilih pasangan hidup yang tepat.

3. Memilih Pasangan dari Lingkungan yang Sama

memilih pasangan dari lingkungan yang sama
pexels.com/@rawpixel

Kebanyakan orang lebih suka jika menjalin hubungan dengan orang dari lingkungan yang sama, misalnya sekolah, tempat tinggal, atau bahkan satu lingkup pekerjaan. Ini membuat mereka lebih nyaman karena memiliki banyak kesamaan.

Besarnya intensitas pertemuan membuat orang dari lingkungan yang sama memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi cocok dan berjodoh.

4. Semakin Bahagia, Semakin Mirip

semakin bahagia semakin mirip
pexels.com/@expressivestanley

Robert Zanjonc, seorang psikolog asal Amerika melakukan penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa tingkat kemiripan pasangan dipengaruhi oleh seberapa bahagia mereka. Semakin bahagia pasangan tersebut, maka akan semakin mirip keduanya.

Kerut senyum dan kerut wajah akan terbentuk serupa akibat seringnya tersenyum dan tertawa bersama.

Baca Juga: 5 Kisah Pertemuan Tak Terduga ini Membuktikan ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana’

5. Menjadikan Dirinya Sendiri Sebagai Patokan Memilih Pasangan

menjadikan diri sendiri sebagai patokan
pexels.com/@olly

Secara tidak sadar, seseorang akan menjadikan dirinya sendiri sebagai patokan untuk mencari pasangan. Mengenali diri secara detail, baik dari segi fisik maupun emosi, membuat seseorang lebih mencintai dirinya sendiri.

Seorang dosen di Universitas Stirling, Anthony Little, mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh visual exposure, yang berarti semakin sering melihat sesuatu maka akan semakin menyukainya.

6. Saling Berbagi Emosi

saling berbagi emosi
pexels.com/@luizclas-170497

Peningkatan kemiripan wajah sepasang kekasih atau suami istri dipengaruhi oleh proses saling berbagi emosi yang dilakukan selama bertahun-tahun.

Penelitian yang dilakukan oleh Robert Zajonc ini membuktikan bahwa terbentuknya sel-sel dalam otak dipengaruhi oleh ekspresi dan perasaan kemudian membentuk fisik, perilaku, dan emosional yang sama.

7. Sistem Imun yang Terbentuk

sistem imun yang terbentuk
pexels.com/@pixabay

Berbagi hidup selama bertahun-tahun membuat pasangan terbiasa dengan apa yang mereka lihat dan meniru ekspresi wajah masing-masing.

Ekspresi wajah ini dapat mengidentifikasi emosi karena otot-otot wajah juga mengatur aliran darah ke otak.

8. Kebersamaan Membuat Saling Meniru

kebersamaan yang membuat saling meniru
pexels.com/@jibarofoto

Para ahli mengatakan bahwa pasangan yang sudah lama hidup bersama secara tidak sadar akan saling meniru kebiasaan dan bahasa tubuh satu sama lain.

Hal ini akan membentuk pola guratan wajah, bahasa tubuh, perilaku, hingga kondisi emosial yang mirip.

Bagaimana, kamu sama pasanganmu mirip tidak? Mungkin kamu dan pasangan tidak akan merasa bahwa kalian mirip atau saling meniru satu sama lain, akan tetapi orang lain bisa melihat kemiripan tersebut.

Jika kamu dan pasangan mirip, berarti kalian merupakan pasangan yang bahagia dan memiliki ikatan emosi yang sangat kuat.

0 Comment