Qupas Food

Cakue Ko Atek, Jajanan Legendaris di 'Gang Sempitnya' Jakarta

25 January 2020, at 02:00
Cakue Ko Atek, Jajanan Legendaris di 'Gang Sempitnya' Jakarta

Kuliner Jakarta, baik yang kekinian maupun tradisional selalu punya daya tarik tersendiri bagi para foodies. Seperti Cakue Ko Atek yang eksistensinya nggak lekang oleh waktu.

Berada di Gang Kelinci, kawasan Pasar Baru, Cakue Ko Atek selalu diburu foodies maupun wisatawan. Selain cakwe, di kios ini juga dijual kue bantal.

Nah, buat kamu yang penasaran sama jajanan legendaris khas Ko Atek, simak deh ulasan Qupas berikut!

1. Kios jajanan legendaris di Jakarta

Cakue Ko Atek (Foto: instagram.com/kulinerjabodetabek)
instagram.com/kulinerjabodetabek

Saat menyusuri Pasar Baru, nggak ada salahnya untuk mampir ke toko kecil yang menjual cakwe dan kue bantal paling populer di sini. Namanya Cakue Ko Atek.

Kios jajanan di Jakarta ini ternyata sangat legendaris dan sudah buka sejak tahun 1971. Dari dulu sampai sekarang, Cakue Ko Atek nggak pernah pindah dan selalu ada di Jalan Belakang Kongsi Nomor 31.

Ciri khas kios Ko Atek ini bernuansa hijau terang dan hanya berupa bilik kecil. Dindingnya terbuat dari triplek dan kamu bisa melihat beragam tempelan, seperti foto Ko Atek bersama istri, potretnya saat masih muda, hingga berbagai ulasan media dalam bingkai.

2. Kios makanan di Jakarta bertema open kitchen

Cakue Ko Atek Gang Kelinci (Foto: instagram.com/anni3_sinsin2018)
instagram.com/anni3_sinsin2018

Wajan besar penuh minyak diletakkan di bagian depan kios. Di sampingnya, tampak meja kayu tempat Ko Atek menyiapkan adonan cakwe.

Sambil menunggu pesanan, kita bisa melihat Ko Atek yang sedang menguleni dan menarik adonan hingga mulur seperti sedang nonton acara memasak. Kemudian gumpalan tepung itu dipotong-potong dan ditekan bagian tengahnya menggunakan lidi.

3. Rahasia di balik kerenyahan Cakue Ko Atek

Cakue Ko Atek Pasar Baru (Foto: instagram.com/yohanes.advent)
instagram.com/yohanes.advent

Cakue Ko Atek Jakarta terkenal akan kenikmatan dan kerenyahannya. Bahkan pelanggan menyebut cakwe dan kue bantal buatan ko Atek tetap terasa renyah meski sudah beberapa jam digoreng.

Ternyata hal ini karena Ko Atek lebih memilih menggunakan minyak kelapa murni daripada kelapa sawit. Dilansir dari Kompas, pria baya ini mengatakan dengan menggunakan bahan penggoreng dari kelapa, hasilnya renyah dan nggak berminyak.

Baca juga: Bakmi Gang Kelinci, Kenikmatan Kuliner Legendaris Jakarta yang Nggak Boleh Terlewat

4. Puluhan kilogram adonan siap menjadi jajanan enak

Cakue Ko Atek Jakarta (Foto: instagram.com/candaa)
instagram.com/candaa

Sebelum menjual cakwe keesokan harinya, setiap hari Ko Atek membuat adonan di malam hari. Estimasi waktu pembuatan bisanya selama 1 jam.

Diketahui, ternyata Ko Atek selalu menyiapkan sekitar 20 kilogram adonan cakwe. Sementara kue bantal lebih sedikit, yaitu sekitar 7 kilogram saja.

5. Kuliner murah Jakarta yang wajib dikunjungi

Kios Cakue Ko Atek (Foto: instagram.com/robbianto23)
instagram.com/robbianto23

Gimana, tertarik mampir ke kios Cakue Ko Atek? Setiap hari kecuali Senin, tempat yang menjual kuliner legendaris di Jakarta ini buka dari pukul 10.00 WIB sampai adonan habis. Jadi mending datang pagi biar nggak kehabisan kuenya ya!

Untuk harganya, setiap satuan cakwe dan kue bantal di kios milik Ko Atek dijual seharga Rp5 ribu. Murah, kan?

Cakue Ko Atek memang wajib jadi salah satu destinasi pilihanmu saat ke Jakarta. Apalagi di kios ini ada jajanan khas Tiongkok yang menggugah selera. Cus langsung ke Gang Kelinci di Pasar Baru!