Curhatan tentang Utang-Piutang Ini Gak Ada Habisnya Tapi Banyak Benarnya

12 January 2019, pada 10:00
0
0
Curhatan tentang Utang-Piutang Ini Gak Ada Habisnya Tapi Banyak Benarnya

Urusan uang dan pinjam meminjam bisa menjadi masalah serius bagi sebagian orang. Bahkan masalah utang-piutang ini juga bisa memecahkan persahabatan, lho.

Kamu pasti pernah mengalami kondisi dimana tidak punya uang dan secara berat hati harus meminjam terlebih dahulu ke teman. Sebaliknya, sebagai sahabat kamu pasti merasa tidak tega jika tidak memberikan pinjaman pada tenan, kan?

Tetapi namanya juga manusia, terkadang menyebalkan dan tempatnya salah. Seperti curhatan-curhatan tentang utang-piutang berikut ini yang lucu tetapi juga benar sekaligus mengenaskan.

1. Amnesia

amnesia
pexels.com/@rawpixel

Kamu pernah tidak melakukan yang satu ini? Waktu punya utang sama teman dan ditagih, langsung pura-pura amnesia. Entah apa alasannya, hal ini sering terjadi.

Jika bukan kamu, pasti orang-orang disekelilingmu pernah melakukannya. Seperti utang, reaksi spontan ini pun sering juga dilakukan jika bendahara sedang menagih uang kas.

2. Setan dan Buronan

setan dan buronan
pexels.com/@rawpixel

Cuitan yang satu ini bikin lucu namun juga sesuai dengan kenyataan. Kamu pasti sering melihat atau bahkan kamu sendiri yang mengalami hal tersebut.

Pasti ada yang pernah muncul terus dimanapun kamu berada untuk meminjam uang. Sedangkan waktu kamu butuh dan ingin menagih, dia tidak pernah muncul.

3. Pengemis

pengemis
pexels.com/@rawpixel

Ini dia yang sering dirasakan orang-orang yang meminjamkan uangnya. Entah itu kepada teman atau kepada orang lain. Hmm, sebenarnya tidak ingin menangih, tetapi kalau sudah tidak ada uang mau bagaimana lagi ya kan?

Tetap kalau menagih, jadinya malah seperti pengemis yang meminta-minta uang. Menyedihkan, bukan?

4. Utang untuk Senang-Senang

utang untuk bersenang-senang
pexels.com/@rawpixel

Yang satu ini pasti sangat menjengkelkan. Ada teman yang meminjam uang dan berdalih hal tersebut demi memenuhi kehidupan. Namun pada kenyataannya uang yang dipinjam darimu digunakan utuk bersenang-senang.

Nanti kalau disuruh mengembalikan, bilangnya “nunggu gajian”. Wah menjengkelkan juga, ya!

Baca Juga: Ini Alasannya Kenapa Orang Super Kaya Malah Tak Tertarik Pamer Harta

5. Terpaksa Menghilang

terpaksa menghilang
pexels.com/@rawpixel

Kalau yang satu ini merupakan isi hati orang yang berutang. Niatnya meminjam baik-baik untuk memenuhi kebutuhan dan mengembalikan sesuai dengan kesepakatan. Apalah daya jika memang saat itu ternyata tidak ada uang. Akhirnya terpaksa menghilang, deh.

Kamu pernah tidak ada di posisi seperti ini?

6. Gajian Habis

gajian habis
pexels.com/@rawpixel

Siapa yang sering mengalami hal ini? Saking banyaknya yang diinginkan atau yang harus dipenuhi, ada orang-orang ada di kondisi ini.

Lebih besar pasak daripada tiang, alias lebih besar pengeluaran daripada pemasukan. Wah, alhasil gaji selalu terkuras untuk membayar utang, deh.

7. Galak

galak
pexels.com/@rawpixel

Fenomena yang satu ini sangat menarik. Terkadang orang yang meminta pinjaman memang lebih galak daripada orang yang meminjami.

Kok kebalik, ya? Orang seperti ini kalau tidak diutangi justru akan marah-marah kepada temannya.

8. Investasi

infestasi
pexels.com/@rawpixel

Ada juga orang-orang yang menganggap bahwa memberikan pinjaman kepada teman atau orang lain merupakan sebuah investasi.

Alhasil ketika ada dalam keadaan terdesak atau tidak punya uang, orang-orang ini akan langsung mencoba mengingat siapa saja yang memiliki utang padanya.

Lucu juga ya urusan utang-piutang ini. Masalah uang memang hal yang sensitif, jadi sebaiknya dibicarakan secara baik-baik. Jika tidak, pertemananmu bisa jadi menjadi korban masalah utang-piutang tersebut, lho.

Untuk mencegah hal-hal yang buruk, lebih baik kamu biasakan untuk tidak berutang, ya. Apalagi kalau untuk sekedar jalan-jalan dan gengsi. Biasakan untuk menata pengeluaran agar tidak lebih banyak daripada pemasukan. Tanpa utang pasti hidupmu lebih nyaman.

0 Komentar