Darah Keluar Sedikit Saat Haid? Jangan-Jangan Kamu Mengalami Hal ini

08 October 2018, at 11:50
0
0
Darah Keluar Sedikit Saat Haid? Jangan-Jangan Kamu Mengalami Hal ini

Haid atau menstruasi adalah sebuah siklus bulanan yang pasti dialami oleh setiap wanita usia produktif. Haid sendiri ditandai dengan keluarnya darah dari rahim dalam rentang waktu tertentu.

Biasanya, darah haid akan keluar antara 4 sampai 8 hari. Namun, pada kasus lain kadang bisa lebih cepat ataupun lebih lama dari waktu normal tersebut.

Walau terkesan tidak normal rentang waktunya, tapi hal itu bukanlah menjadi sesuatu yang berarti bagi kebanyakan wanita. Sebab, yang paling sering membuat khawatir adalah jumlah darah yang dikeluarkan.

haid
orami.co.id

Kadang seseorang mengeluarkan darah yang sangat sedikit. Sebagai ukuran normal, darah haid yang dikeluarkan biasanya berkisar antara 30ml sampai 50 ml dalam satu periode.

Tapi ketika jumlah itu terlampau sedikit, tentu menjadi sebuah tanda tanya besar, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Nah, berangkat dari kegelisahan dan rasa penasaran itu membuat pakar medis melakukan berbagai riset dan penelitian mendalam tentang jumlah darah yang dikeluarkan saat haid.

Dilansir dari laman Boldsky, jumlah darah yang dikeluarkan saat sedang menstruasi sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Dijelaskan ketika seseorang sedang sehat, baik fisik dan mental maka dia akan mengalami periode haid yang normal, baik waktu dan jumlah darah yang dikeluarkan.

Baca Juga : Nyeri Haid Mengganggu Aktivitas Sehari-hari? Lakukan Cara Alami Ini Untuk Mengatasinya

menstruasi
hellosehat.com

Begitu pula sebaliknya, ketika seseorang sedang tidak dalam kondisi sehat, maka akan terjadi gangguan pada siklus menstruasinya.

Seperti diketahui, saat haid wanita akan mengalami beberapa perubahan kondisi, seperti nafsu makan bertambah, mood tidak teratur, badan terasa sakit semua, dan sensitivitas meningkat.

Kalau tubuh sedang dalam keadaan sehat, maka semua kondisi tersebut tidak akan terlalu berpengaruh. Sedangkan saat tubuh sedang dalam keadaan tidak sehat, maka bisa memengaruhi organ dalam juga.

Ketika tubuh tidak bisa menerima beberapa perubahan saat haid, maka akan terjadi hypomenorrhea, yaitu gangguan saat haid.

haid
orami.co.id

Hypomenorrhea sendiri ditandai dengan jumlah darah yang dikeluarkan sangat sedikit dan siklus kacau. Bahkan, dalam beberapa kasus terjadi seseorang tidak haid sampai 3 bulan.

Lebih dari itu, kondisi ini memberikan efek yang sangat buruk, seperti nyeri berlebihan, enemia, letih, lesu, tidak bergairah, gairah seksual menurun, dan infertilitas. Lantas, apa penyebab dari hypomenorrha?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi ini diakibatkan tubuh yang tidak sehat karena pola makan yang tidak baik, pola tidu yang buruk, serta stres berlebihan.

Untuk itu, jika kamu tidak ingin mengalami gangguan haid ini, kamu harus benar-benar menjaga pola makan. Usahakan mengonsumsi makanan yang kaya serat dan nutrisi. Lalu, perbaiki kualitas serta kuantitas tidur dan kelola stres dengan baik.

0 Comment