Dianggap Penyebab Kematian Mendadak, Tummy Time pada Bayi Justru Punya Sejuta Manfaat

17 March 2019, at 03:00
0
0
Dianggap Penyebab Kematian Mendadak, Tummy Time pada Bayi Justru Punya Sejuta Manfaat

Pernah dengar soal tummy time? Yap! Istilah ini berkaitan dengan posisi bayi tengkurap. Umumnya hal ini dilakukan saat bayi sudah memasuki usia 3-4 bulan.

Tapi bagaimana ketika si kecil masih berusia 2 mingguan? Sampai saat ini, menidurkan bayi di usia dini masih pro dan kontra karena dinilai menyebabkan SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) alias kematian mendadak.

Tapi siapa sangka, tummy time pada bayi justru punya sejuta manfaat dan bukan hanya saat si kecil tidur. Apa saja itu? Langsung saja deh simak ulasan di bawah ini!

Baca juga: Jangan Sampai Salah! Ini Cara Gendong Bayi yang Benar

1. Menunjang kemampuan motorik bayi

bayi tengkurap
pexels.com/@pixabay

Ternyata tummy time pada bayi bisa menunjang kemampuan motoriknya. Kegiatan ini dapat menjaga keseimbangan tubuh, melakukan koordinasi pada paha dan mengontrol gerakan kepala.

Posisi tengkurap pada bayi juga bisa melatih tangannya untuk meraih sesuatu. Inilah yang menjadi bekal untuknya merangkak suatu saat nanti.

Hal tersebut sudah dijelaskan oleh Dr. Henry Shapiro, M.D., Kepala Departemen Tumbuh Kembang Anak di Children’s Hospital, St. Petersburg, Florida, Amerika Serikat.

2. Melatih kekuatan otot leher

tummy time
pexels.com/@pixabay

Ketika si kecil dalam posisi tengkurap, ia akan membiasakan diri untuk melihat apa yang ada di sekelilingnya dan dari sudut pandang berbeda.

Ia juga akan berlatih untuk mengangkat leher serta memutar kepala sambil menjaga dirinya sendiri tetap dalam posisi tegak.

3. Melatih kekuatan bahu dan punggung atas

manfaat bayi tengkurap
pexels.com/@silvia-trigo-545701

Selain leher, bahu dan punggung bagian atas bayi juga akan terlatih untuk tetap kuat. Hal ini penting dalam tahap perkembangan bayi selanjutnya, seperti tengkurap sendiri, duduk maupun merangkak.

4. Mengurangi risiko placiogephaly

manfaat tummy time
pexels.com/@bingotheme

Manfaat tummy time yang nggak kalah penting yaitu mengurangi risiko placiogephaly. Apa artinya?

Kondisi ini terjadi ketika kepala bayi sedikit datar di bagian belakangnya. Biasanya hal tersebut terjadi karena bayi terlalu sering berbaring dengan punggungnya.

5. Kapan tummy time dilakukan?

tummy time pada bayi
pexels.com/@victoria-borodinova-392079

Umumnya tummy time mula dikenalkan dan dibiasakan saat bayi berumur 3-4 bulan karena otot leher bayi sudah cukup kuat. Namun ketika ia baru lahir pun sebenarnya sudah bisa langsung diposisikan tengkurap.

Seperti menurut Chris Tolcher, M.D., F.A.A.P., dokter anak dari University of Southern California School of Medicine, Amerika Serikat. Menurutnya hal tersebut bisa dilakukan ketika ia melakukan inisiasi menyusui dini (IMD).

Begitu pula saat di rumah, posisi ini bisa dilakukan, misalnya sehabis mandi. Tengkurapkan si kecil sambil memijat punggungnya dengan minyak telon atau baby oil.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Bayi Pantang Dibawa Keluar Rumah Sebelum Usia 40 Hari

6. Bolehkah bayi usia 0-3 bulan melakukan tummy time?

new born baby
pexels.com/@wayne-evans-62382

Tummy time saat bayi baru lahir hingga memasuki usia 3 bulan boleh dilakukan. Tapi ingat, pastikan untuk melakukannya di kasur atau permukaan yang empuk dan lembut.

7. Bayi nggak suka tummy time? Lakukan hal ini

bayi tummy time
instagram.com/hypekids

Ada saat dimana bayi belum bisa menikmati posisi tengkurap. Sebab ia akan dituntut untuk menahan perut, leher sekaligus kepalanya sendiri.

Untuk membuatnya nyaman saat tummy time, Bunda bisa melakukan hal berikut.

  • Main pesawat terbang: Gendong ia dengan posisi telungkup sekaligus memegang bagian bawah tubuhnya. Gerakkan bayi ke kiri dan ke kanan secara perlahan dan berulang.
  • Ketika posisinya sudah 7 bulan, Bunda bisa bereksperimen dengan mengangkat si kecil naik di atas kaki yang ditekuk. Ayunkan perlahan ke atas dan ke bawah.
  • Ajak si kecil berinteraksi atau beri ia mainan seperti rattle.

8. Tips agar tummy time pada bayi tetap aman

tengkurap pada bayi
instagram.com/allihavrilla

Supaya tetap aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika bayi melakukan tummy time. Misalnya saja seperti:

  • Lakukan tummy time saat bayi terjaga. Sebab membuat si kecil tengkurap saat ia tidur akan meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak.
  • Lamanya tummy time tergantung dari reaksi bayi. Ketika ia mulai rewel dan menangis, maka nggak perlu memaksanya untuk tetap dalam posisi tengkurap.
  • Selalu awasi bayi ketika ia melakukan bayi sedang tengkurap.
  • Ragu untuk melakukan menelungkupkan bayi? Bunda bisa konsultasi pada dokter anak.

Baca juga: Ini Cara Membedong Bayi yang Benar Supaya Terhindar dari Risiko Kematian Mendadak

Setelah Bunda atau para calon orang tua tahu soal manfaat tummy time dan semua informasi di atas, siap menerapkannya pada si kecil? Yang pasti, lakukan kegiatan ini jadi rutinitas yang menyenangkan, ya!

Bunda bisa melakukannya selama kurang lebih 5 menit dalam 3 kali sehari ketika si kecil menangis setiap kali ditelungkupkan.

0 Comment