Fakta dan Bahaya Vape Bagi Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

27 September 2019, at 10:00
0
0
Fakta dan Bahaya Vape Bagi Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Vape alias rokok elektrik menjadi pilihan bagi banyak orang sebagai alternatif pengganti rokok tembakau. Menghasilkan uap air, alat ini dinilai lebih aman dibandingkan dengan rokok tradisional.

Padahal, menghisap vape yang berisi cairan memiliki dampak yang nggak kalah berbahaya dan hampir sama dengan merokok tembakau.

Vape bahkan dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan serius yang mengintai tubuh. Menurut Canters of Disease Control and Prevention (CDC), alat tersebut dapat menyebabkan penyakit yang gejalanya menyerang pernapasan seperti batuk, sesak napas, dan sakit dada.

vape
klikdokter.com

Selain itu, kamu juga bisa mengalami mual, diare, muntah, kelelahan, demam, sakit perut, dan penurunan berat badan lho.

Orang yang nggak kuat mengonsumsi vape biasanya akan mengalami gejala-gejala tersebut sejak beberapa hari sampai beberapa minggu penggunaan.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena cairan yang digunakan pada rokok elektrik terbukti mengandung enam kelompok kimia yang beracun, termasuk THC, CBD, dan nikotin.

sesak napas
shutterstock.com

Apabila dihisap terus-menerus, cairan tersebut dapat mengendap dan mengeras di paru-paru sehingga menyebabkan melemahnya fungsi atau kegagalan organ.

Untuk menghindari bahaya tersebut, ada baiknya kamu mengatahui terlebih dahulu beberapa fakta tentang vape berikut ini.

1. Vape Sama Berbahayanya dengan Rokok Tembakau

vape vs rokok
busy.org

Tahukah kamu, cairan vape dibuat dari nikotin yang dipanaskan atau diekstraksi dari tembakau yang kemudian ditambahkan dengan perasa dan bahan kimian lainnya untuk membuat uap air.

Sehingga, pada dasarnya rokok elektrik maupun rokok tembakau memiliki bahaya yang sama bagi kesehatan dengan kemasan yang berbeda.

Baca Juga: Supaya Nggak Jadi Perokok Pasif, Atasi Racun Rokok dengan 5 Tanaman Ini

2. Vape Juga Bisa Bikin Kecanduan

kecanduan vape
blog.adventisthealthcare.com

Selain memiliki bahaya yang sama dengan rokok tradisional, vape ternyata juga tetap bisa membuat penggunanya kecanduan. Hal tersebut karena kebanyakan cairan vape mengandung nikotin yang sangat adiktif.

Nikotin juga mengandung berbagai zat beracun yang dapat meningkatkan tekanan darah, memacu adrenalin, dan meningkatkan denyut jantung.

3. Vape Bukan Alat untuk Berhenti Merokok

berhenti merokok
cveclinic.com

Meskipun banyak orang yang menggunakan vape dengan tujuan untuk menghentikan kecanduan terhadap rokok tembakau, nyatanya hal tersebut nggak terbukti.

Di sisi lain, berbagai penelitian justru menemukan bahwa pengguna vape yang berniat berhenti merokok tembakau jusru terus mengonsumsi keduanya.

Nah, setelah mengetahui fakta tentang vape di atas Sobat Qupas masih berpikir bahwa alat tersebut lebih baik dari rokok tembakau? Memiliki bahaya yang sama besar bagi kesehatan, sebaiknya kamu menghindari keduanya ya!

0 Comment