Fakta Sampah Plastik yang Mengerikan, Masih Utuh Setelah 19 Tahun di Lautan

08 April 2019, at 05:00
2
0
Fakta Sampah Plastik yang Mengerikan, Masih Utuh Setelah 19 Tahun di Lautan

Pengguna Twitter dihebohkan dengan sebuah unggahan dari @selfeeani. Pada postingannya, perempuan yang akrab disapa Fia ini menampilkan sebuah foto sampah plastik yang diduga berasal dari 19 tahun silam.

Sampah plastik yang ia temukan di Pantai Sendang Biru, Malang tersebut masih utuh dan memiliki tulisan yang bisa dibaca dengan jelas. Siapa pun bisa melihat tulisan “Indomie” dan “Dirgahayu Indonesia ke-55” pada unggahan gambar tersebut.

Baca Juga: Nggak Terpikirkan! Swalayan Ini Gantikan Plastik dengan Daun Pisang

Padahal pada bulan Agustus nanti, Indonesia sudah berusia 74 tahun. Artinya, 19 tahun sudah sampah plastik Indomie ini terombang-ambing di lautan.

sampah plastik 19 tahun
twitter.com/selfeeani

Cuitan @selfeeani ini lantas menjadi viral dan mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak juga netizen yang mengirim balasan berupa foto hewan laut yang mati dengan perut terisi sampah.

Bahkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pun juga mengunggah ulang postingan tersebut melalui akunnya @susipudjiastuti.

Hal ini kembali mengingatkan kita bahwa sampah plastik merupakan hal yang mengerikan dan dapat bertahan selama beratus-ratus tahun lamanya.

penyu dan sampah plastik
twitter.com/hanifah932

Mungkin, saat ini kita belum menyadari dan merasakan secara langsung betapa mengerikannya sampah plastik.

Berikut ini fakta-fakta sampah plastik yang harus kamu ketahui dan menyadari dampak buruknya bagi makhluk hidup dan lingkungan.

1. Jumlah Sampah Plastik Indonesia = 60 Kali Luas Lapangan Sepak Bola

jumlah sampah plastik
onegreenplanet.org

Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbanyak ke dua di dunia setelah China. Selama satu tahun, sekitar 10,95 juta lembar sampah kantong plastik dihasilkan.

Ini berarti ada sekitar 65,7 Ha kantong plastik yang jika dibandingkan besarnya akan sama dengan 60 kali luas lapangan sepakbola.

Baca Juga: Trash Tag Challenge, Tantangan Memungut Sampah yang Cocok untuk Orang Indonesia

2. Pada 2050, Jumlah Sampah Plastik di Laut Diprediksi Lebih Banyak dari Ikan

sampah plastik di laut
buletindewata.com

Iya, tahun 2050 memang belum terjadi. Tapi, jika penggunaan plastik nggak dikurangi mulai dari sekarang maka pada tahun itu jumlahnya akan melebihi ikan di laut.

Kamu mau makan sampah plastik atau ikan yang kamu konsumsi dicemari olehnya?

3. Jumlah Sampah Sedotan Indonesia = 3 Kali Keliling Bumi

sampah sedotan plastik
mldspot.com

Menurut data yang dikumpulkan oleh Divers Clean Action, perkiraan pemakaian sedotan plastik di Indonesia mencapai 93.244.847 batang.

Jumlah sebanyak itu jika direntangkan dapat mencapai 117.449 km. Atau jika dibandingkan dengan keliling bumi yang hanya 40.075, maka jumlah sampah plastik ini sekitar tiga kalinya.

4. Ada Lebih Banyak Mikroplasik di Laut dari pada Bintang di Bima Sakti

sampah plastik lebih banyak dari jumlah bintang
matakota.id

Saat memandang langit di tempat yang masih sepi seperti pegunungan, kamu akan melihat begitu banyak bintang. Galaksi Bima Sakti atau “Milky Way” diperkirakan memiliki sekitar 100-400 milyar bintang.

Sedangkan menurut Clean Seas, terdapat 51 trilliun mikroplastik di lautan dunia. Hal tersebut menandakan bahwa jumlah sampah plastik hampir 10 kali lipat bintang di langit.

Sekarang kamu sudah bisa membayangkan berapa banyak sampah plastik yang ada di lautan, kan?

Baca Juga: Menyedihkan, Foto-Foto Ini Memperlihatkan Banyak Hewan yang Hidup dengan Sampah Plastik

sampah plastik di lautan
thegolfclub.info

Fakta yang sungguh mengerikan dan bisa membuatmu tercengang. Ini baru sampah plastik di Indonesia lho, belum dunia.

Lantas bagaimana jadinya kalau kita terus-menerus konsumtif dan nggak mengurangi penggunaan plastik? Sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi, kan?

Jadi, meskipun belum menyadari dampaknya secara langsung, yuk kita kurangi penggunaan plastik. Nggak cuma membunuh biota laut, sampah plastik ini juga berbahaya bagi manusia!

0 Comment