Fakta Unik Pemilihan Umum di Seluruh Dunia, Ada yang Pakai Kelereng!

15 April 2019, at 10:00
0
0
Fakta Unik Pemilihan Umum di Seluruh Dunia, Ada yang Pakai Kelereng!

Indonesia sedang bersiap menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksakan besok pada hari Rabu, 17 April 2019.

Pemilu atau pemilihan umum memang merupakan hal yang sangat besar karena akan menentukan nasib negara untuk beberapa tahun ke depan.

Nggak cuma ada di Indonesia, berikut ini fakta-fakta unik tentang pemilu dari seluruh dunia yang harus kamu ketahui.

Baca Juga: Fakta Sampah Plastik yang Mengerikan, Masih Utuh Setelah Puluhan Tahun di Lautan

1. Kebanyakan Negara Memilih Hari Minggu

hari minggu
id.pinterest.com

Meskipun pemilihan umum 2019 Indonesia akan dilaksanakan pada hari Rabu, tapi kebanyakan negara di dunia memilih hari Minggu sebagai hari pemilu karena libur.

Berbeda lagi dengan beberapa negara persemakmuran Inggris yaitu Kanada yang mengadakan pemilu pada hari Senin atau Australia dan Selandia Baru yang memilih hari Sabtu.

2. Astronot di Luar Angkasa Bisa Memilih

astronot bisa ikut pemilu
en.wikipedia.org

Nggak cuma yang sedang berada di luar negeri, bahkan astronot yang di luar angkasa pun bisa mengikuti pemilihan umum.

Sejak tahun 1997, anggota parlemen Texas membuat ketentuan yang memungkinkan para astronot untuk tetap mengikuti pemilihan umum dengan surat suara berbentuk PDF.

Dokumen yang berbentuk sandi tersebut akan dikembalikan ke bumi dan dicetak, kemudian diikutkan dalam perhitungan suara.

3. Pemilu Indonesia Merupakan yang Terbesar Nomor 2 di Dunia

pemilu indonesia yang terbesar ke dua di dunia
liputan6.com

Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada hari Rabu besok memiliki 187 juta orang pemilih. Hal ini membuat Indonesia berada di urutan kedua dunia sebagai negara dengan pemilihan umum terbesar setelah India.

4. Di Belgia, Hak Pilih Bisa Diwakilkan

hak pilih bisa diwakilkan di belgia
geotimes.co.id

Pada umunya, hak pilih nggak bisa diwakilkan oleh siapapun. Hal ini juga merupakan salah satu peraturan yang diterapkan di Indonesia.

Tapi nggak demikian dengan Belgia yang hak pilihnya dapat diwakilkan. Meskipun begitu, terdapat regulasi dan peraturan ketat yang harus ditaati.

Baca Juga: Fakta-Fakta Tentang Peringatan Hari Perempuan Sedunia

5. Di Gambia, Pemilu Menggunakan Kelereng

pemilu menggunakan kelereng di gambia
liputan6.com

Bebeda dari Indonesia yang menyediakan surat suara yang harus dicoblos menggunakan paku, Gambia menggunakan kelereng sebagai alat pemilunya.

Para pemilih memasukkan kelereng pada salah satu drum yang masing-masing telah ditempel foto kandidat. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan karena suara kelereng yang masuk ke drum akan berbunyi keras.

6. Irlandia Memperbolehkan Masyarakatnya Memilih Beberapa Kandidat

bisa pilih lebih dari satu di irlandia
qerja.com

Irlandia membuat masyarakatnya dapat memilih lebih dari satu kandidat. Tapi, semua tetap harus diurutkan berdasarkan prioritas pilihan.

Hmm, bagaimana yang cara menghitung suaranya?

7. Beberapa Negara Ini Menerapkan E-Voting

menerapkan e-voting
actu.epfl.ch

Beberapa negara seperti Australia, Belgium, Brazil, Estonia, Jerman, India, Italia, Belanda dan sebagainya sudah menerapkan sistem e-voting yang membuat proses pemilu lebih efektif dan mudah.

Jadi nggak harus menghitung secara manual karena mesin dan program sudah bisa mencetak hasil perhitungan secara tepat.

8. Ratu Inggris Boleh Memilih

ratu inggris boleh memilih
mytimesnow.com

Setiap anggota kerajaan Inggris nggak diperbolehkan untuk mengikuti pemilu, namun hal tersebut nggak berlaku untuk Ratu.

Meskipun nggak ada larangan, tapi Ratu biasanya lebih memilih untuk nggak memilih demi menghindari ketidakobjektifan.

Gimana Sobat Qupas, ternyata unik-unik ya pemilu di berbagai dunia. Kamu sudah menentukan pilihan belum? Apapun pilihannya, semoga bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik, ya!

0 Comment