Hati-hati! 6 Kebiasaan Ini Bikin Kulit Ketiakmu Iritasi Setelah Bercukur

06 June 2019, at 15:00
1
0
Hati-hati! 6 Kebiasaan Ini Bikin Kulit Ketiakmu Iritasi Setelah Bercukur

Membersihkan area ketiak dengan mencukurnya jadi cara yang paling digemari. Karena selain ekonomis, langkahnya pun mudah, cepat, dan nggak menyakitkan.

Tapi di sisi lain, banyak juga yang mengalami iritasi setelah mencukur rambut ketiaknya. Ternyata, ini disebabkan oleh kebiasaan sepele yang mungkin nggak disadari lho.

Kamu nggak mau kan mengalaminya juga? Untuk itu, yuk simak 6 kebiasaan yang bisa membuat kulit ketiakmu iritasi berikut ini!

1. Salah memilih alat cukur

memilih alat cukur ketiak
wired.com

Pisau cukur yang paling bagus adalah yang punya empat atau lima mata pisau. Nah, kalau selama ini kamu masih membeli alat cukur dengan pisau tunggal atau single blade, mungkin itu yang menyebabkan kulit ketiakmu iritasi.

Harga alat cukur dengan pisau tunggal yang murah memang jadi daya tarik tersendiri. Tapi di saat yang sama, jenis ini sangat rentan untuk melukai kulit ketiak dan pastinya akan meninggalkan bekas luka dan berujung pada iritasi.

2. Bercukur saat kulit ketiak kering

mencukur di kulit ketiak yang kering
thefashionspot.com

Tanpa diolesi apapun, rambut ketiak memang langsung bisa dicukur. Tapi jangan pernah sekali-kali mencobanya, karena ini termasuk faktor utama yang membuat kulitmu jadi iritasi.

Supaya proses mencukur berjalan lancar, hasilnya mulus, dan terhindar dari iritasi, kamu harus melembabkan kulit ketiak terlebih dahulu. Yang paling umum dilakukan adalah dengan mengaplikasikan gel khusus yang dijual di pasaran.

3. Melembabkan ketiak dengan sabun

melembabkan ketiak dengan sabun
gillettevenus.com

Saat gel pencukur di rumah habis, beberapa orang kemudian memanfaatkan sabun sebagai penggantinya untuk melembabkan ketiak. Eits, tapi kebiasaan ini sebaiknya juga jangan dilakukan lagi.

Karena kandungan dalam sabun cenderung membuat kulit jadi sangat kering ketika selesai dicukur. Kalau mau alternatif lain, kamu bisa menggunakan kondisioner rambut atau produk dengan berbahan oil.

Baca juga: 8 Perlengkapan Kecantikan yang Pantang Dipinjamkan ke Teman, Bisa Fatal Akibatnya!

4. Melewatkan pemakaian pelembab

tidak menggunakan pelembab ketiak
timeincuk.net

Setelah proses mencukur selesai dan ketiak sudah bersih, banyak yang menganggap ritualnya usai. Eits, masih ada satu langkah terakhir yang sangat penting untuk dilakukan lho.

Kulit ketiak yang baru saja dicukur menjadi sensitif, jadi jangan pernah melewatkan penggunaan pelembab kalau nggak mau terkena iritasi akibat gesekan pisau cukur.

Selain pelembab, kamu bisa mengaplikasikan minyak esensial yang bisa menenangkan kulit, misalnya saja olive oil.

5. Langsung memakai deodoran

memakai deodoran
drweil.com

Seperti yang disinggung di poin sebelumnya, kulit ketiak yang baru saja dicukur menjadi sensitif. Mengaplikasikan deodoran setelahnya tentu akan memicu reaksi iritasi.

Mencukur ketiak yang benar baiknya dilakukan di malam hari. Supaya kulit punya waktu istirahat sebelum terkena deodoran.

6. Jarang mengganti alat cukur

mencukur ketiak
99centrazor.com

Bukan cuma nggak nyaman dan hasil mencukur yang kurang bersih, jarang mengganti alat cukur akan membuat kulit ketiak rawan terkena iritasi.

Apalagi kalau kamu menyimpannya di tempat yang lembab. Alat cukur akan mudah karatan dan sangat berbahaya untuk kulit kalau nggak diganti secara rutin.

Nah, itulah beberapa kebiasaan saat menghilangkan rambut ketiak yang membuat kulit jadi iritasi. Kamu pernah melakukan salah satunya?

0 Comment