Hati-hati, Pola Asuh Overprotektif Bikin Perkembangan Anak Terhambat

06 November 2019, at 17:00
0
0
Hati-hati, Pola Asuh Overprotektif Bikin Perkembangan Anak Terhambat

Secara naluriah, setiap orang tua pasti memiliki keinginan untuk melindungi buah hatinya. Akan tetapi, perlindungan yang berlebihan atau overprotektif ternyata memiliki dampak yang buruk bagi perkembangan anak lho!

Meskipun niatnya baik, akan tetapi terlalu mengatur dan mengekang si kecil menimbulkan hal-hal kurang baik di bawah ini.

1. Ketergantungan pada Orang Lain

overprotektif pada anak
factinate.com

Dilansir dari Psychentral, Lauren Feiden, seorang psikolog dari Amerika Serikat mengatakan bahwa menerapkan sikap overprotektif pada anak akan membuatnya menjadi bergantung pada orang lain dan nggak bisa menghadapi masalahnya sendiri.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena orang tua selalu ikut campur dalam setiap permasalahan atau tantangan hidup yang dihadapi oleh buah hati.

2. Stres dan Mudah Cemas

anak stres
thehoodmagazine.com

Selain itu, pola asuh overprotektif juga akan membuat anak stres dan mudah cemas. Sebuah survey yang melibatkan seratus ribu mahasiswa oleh Center for Collegiate Mental Health Pennsylvania State University telah membuktikan hal tersebut.

Dilnsir dari The Mercury News, survey tersebut menunjukkan bahwa gangguan kecemasan merupakan masalah utama yang dialami mahasiswa. 55 persen menginginkan konseling tentang gangguan kecemasan, 45 persen masalah depresi, sedangkan 43 persennya tentang stres.

Ternyata, salah satu faktor penyabab hal tersebut adalah pola asuh overprotektif yang dialami oleh mereka.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu Tentang 4 Pola Asuh dan Pengaruhnya pada Perkembangan Anak

3. Kurang Percaya Diri dan Penakut

perkembangan anak
relavate.org

Dampak langsung yang biasanya terjadi pada anak apabila orang tuanya overprotektif adalah menjadi kurang percaya diri dan mudah takut. Bagaimana nggak, buah hati pasti merasa nggak nyaman dan khawatir melakukan kesalahan apabila orang tua selalu melakukan pengawasan.

Nggak cuma berdampak saat anak masih kecil, pola asuh ini akan membentuk karakter buah hati dan terbawa sampai dewasa lho. Si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang bekecil hati, nggak berani mengambil risiko, dan nggak punya inisiatif.

4. Mudah Berbohong

anak berbohong
loireforez.fr

Selain itu, pola asuh overprotektif juga akan membentuk anak menjadi pribadi yang mudah berbohong. Mengapa demikian? Terlalu dikekang akan membuat buah hati nggak memiliki ruang sehingga seringkali mencari celah dengan berbohong agar terhindar dari kekangan tersebut.

Anak juga akan berbohong untuk menghindari hukuman atau lain, apabila hal yang sesungguhnya terjadi nggak sesuai dengan keinginan orang tua.

Nah, itu dia Sobat Qupas beberapa dampak negatif bersikap overprotektif pada anak. Bagaimana pun, selalu diawasi dan nggak memiliki ruang gerak merupakan hal yang menyebalkan kan?

0 Comment