Heboh Penemuan Rumah Patrick yang Ternyata bukan di Bikini Bottom, tapi di Wonogiri

11 December 2018, at 01:16
3
0
Heboh Penemuan Rumah Patrick yang Ternyata bukan di Bikini Bottom, tapi di Wonogiri

Bagi sobat Qupas yang juga penggemar serial kartun Spongebob Squarepants, pasti masih berduka karena kehilangan sang kreator, Stephen Hillenburg. Kabar itu tersiar langsung ke penjuru dunia pada akhir bulan lalu.

Banyak yang masih tidak menyangka dengan kepergian sang kreator pada umurnya yang masih 57 tahun. Kini tinggalkan kabar duka dan sambut hari selanjutnya dengan setiap episode Spongebob, Patrick, Squidwards dkk dalam setiap aksi mereka yang mengundang tawa.

Mungkin diantara para sobat Qupas sudah banyak yang mengenal karakter berbentu bintang laut bernama, Patrick. Si bintang laut itu tinggal dalam sebuah batu yang cukup besar.

rumah patrick di wonogiri
regional.kompas.com

Tapi tahukah kamu, telah ditemukan sebuah rumah Patrick yang ternyata bukan berada di dasar laut. Di Dusun Mujing, Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri.

Tempat tinggal ala Patrcik Star itu sudah dibangun sejak tahun 2002 yang lalu. Hanya saja menjadi viral, lalu heboh setelah diposting dalam sebuah media sosial Facebook akhir bulan November yang lalu.

rumah patrick di wonogiri
tribunsolo.com

Foto-foto rumah batu milik Sutini sudah dibagikan 1.721 kali. Rumah yang sudah dihuni sejak 16 tahun yang lalu ini, memiliki dua lantai dengan luas 9 x 9 meter.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com, Nurwono yang merupakan anak pertama Sutini mengatakan bahwa, “Pembangunan rumah batu itu sekitar tahun 2002 yang dibangun oleh lima orang dan dikerjakan selama enam bulan. Dengan memakan biaya sebesar seratus juta rupiah.”

Baca juga : 5 Episode Spongebob Squarepants yang Mengandung Pesan Rahasia

Walau disebut dengan rumah Patrick, namun Nurwono mengatakan bahwa bapaknya tidak terinspirasi oleh serial televisi apapun termasuk kartun. Hanya saja, sang bapak menginginkan rumah batu karena pekerjaannya yang sering membangun rumah maupun taman.

rumah patrick di wonogiri
tribunnews.com

Tentu rumah keluarga Sutini ini bukan terbuat dari 100% batu. Tapi terbuat dari semen yang dicor. Jadi kalau siang tidak akan terasa pengap maupun panas.

“kalau malam cuaca di luar dingin sehingga saat siang di dalam rumah malah tidak panas,” jelas Nurwono. Desain lantai satu pada rumah batu ini seperti kamar yang disekat-sekat dengan lemari.

Tentu setelah rumah tersebut viral, ada banyak pengunjung yang datang hanya untuk sekedar berfoto. Untuk lantai dua rumah ini, dibiarkan kosong. Sengaja untuk tempat foto para pengunjung yang ingin datang ke sana.

Gimana, kalau sobat Qupas ingin mengunjunginya juga?

0 Comment