Ibu Hamil Sering Menangis, Apa yang Terjadi pada Janin?

26 January 2019, at 00:00
0
0
Ibu Hamil Sering Menangis, Apa yang Terjadi pada Janin?

Ketika ibu hamil sering menangis, apa yang terjadi pada janin? Mungkin pertanyaan ini kerap menghantui sebagian besar calon orang tua.

Asupan makanan, minuman, beragam aktivitas yang dilakukan oleh ibu hamil (bumil), maka bayi juga ikut merasakannya. Begitu pula dengan emosi yang sedang Bunda rasakan.

Berdasarkan penelitian Association for Psychological Science, janin umur 6 bulan sudah bisa merasakan dampak emosi yang dirasakan oleh seorang ibu. Efeknya tentu kurang baik.

Baca juga: Waduh! Ternyata Mitos Ibu Hamil Ini Masih Sering Dipercayai

Apalagi ketika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang panjang, maka efek buruk akan mengintai si kecil. Seperti apa contohnya? Berikut penjelasan Qupas untuk para calon ibu di seluruh Tanah Air!

1. Berat Bayi yang Lahir Rendah

efek ibu hamil sering menangis bayi lahir berbeobot rendah
blog.highmarkhealth.org

Ketika ibu hamil menangis, maka hal ini akan berpengaruh pada plasenta. Terlebih lagi organ yang terhubung pada janin tersebut akan terbentuk secara baik dan bagus pada trimester pertama kehamilan.

Bumil hanya menangis sesekali? Maka hal ini bukan masalah besar. Sebaliknya, ketika para ibu hamil sering menangis, hal ini menyebabkan fungsi plasenta menjadi kurang optimal.

Distribusi nutrisi untuk janin akan berkurang. Akhirnya, hal tersebut memungkinkan berat badan bayi lahir akan lebih kecil.

2. Suplai Oksigen untuk Janin Berkurang

efek ibu hamil sering menangis janin bisa kurang oksigen
verywellhealth.com

Kondisi janin saat ibu menangis selanjutnya adalah suplai oksigen yang berkurang. Hal ini masih berhubungan dengan fungsi plasenta yang kurang optimal.

Selain nutrisi, distribusi oksigen juga ikut berkurang ketika fungsi plasenta menurun. Alhasil, pasokan oksigen lebih sedikit ketika ibu hamil menangis. Tentu hal tersebut kurang baik untuk si kecil yang ada di dalam kandungan.

3. Keguguran

efek ibu hamil sering menangis bisa keguguran
independent.co.uk

Anak merupakan hadiah terindah, terutama untuk pasangan suami istri. Kehadirannya sangat ditunggu-tunggu.

Lantas, apa yang terjadi pada janin saat ibu menangis? Kabar buruknya, hal ini dapat menyebabkan keguguran. Terutama ketika ibu hamil menangis secara terus menerus.

Baca juga: Awas! Sering Nggak Disadari, Ternyata Ini Sebenarnya Penyebab dari Keguguran

4. Bayi Lahir Prematur

efek ibu hamil sering menangis janin bisa lahir prematur
bhekisisa.org

Efek ibu hamil menangis selanjutnya adalah meningkatkan risiko kelahiran prematur. Terlebih lagi ketika Bunda sering mengeluarkan air mata tanpa sebab.

Oleh karena itu, jangan terlalu sering menangis apalagi stres saat hamil untuk mengurangi risiko kelahiran prematur.

5. Perkembangan Otak Bayi Terganggu

efek ibu hamil sering menangis perkembangan otak janin terganggu
parentingforbrain.com

Pengaruh menangis saat hamil ternyata ikut berpengaruh pada otak bayi. Terutama soal perkembangan serta struktur organ utama ini.

Ketika ibu hamil menangis, maka otak bayi kemungkinan besar kurang berkembang. Oleh karena itu, lebih baik hindari hal-hal yang bisa membuat air mata jatuh terlalu mudah ya, Bun!

6. Masalah Psikis pada Anak

efek ibu hamil sering menangis psikis bayi terganggu
netdoctor.co.uk

Ibu hamil menangis apakah berpengaruh pada janin saja? Ternyata hal ini juga terbawa di masa depan. Terutama pada psikis anak.

Kondisi psikis ini terutama akan mengganggu karakter dan perilakunya, sehingga si kecil akan cenderung manja. Selain itu, anak-anak bisa saja menjadi sosok penakut, cengeng dan lainnya.

Baca juga: Hati-Hati! Mental Anak jadi Terganggu Saat Orang Tua Sering Ngomel, Kenapa?

7. IQ Anak Cenderung Rendah

efek ibu hamil sering menangis iq anak rendah
learningdisability.com

Selain psikis, IQ anak para ibu yang sering menangis saat hamil juga ikut terpengaruh. Bahkan bisa jadi malah cenderung rendah.

Anak tersebut juga akan memiliki kognitif yang berbeda dari teman-temannya. Sebab ini terkait dengan terhambatnya proses perkembangan dan struktur otak.

Bunda tentu ingin si kecil akan jadi sosok anak yang unggul kan? Jadi kurang-kurangilah untuk menangis saat mengandung, ya!

8. Tips untuk Ibu Hamil yang Sering Menangis

tips ibu hamil sering menangis
workingmother.com

Untuk meminimalisir dampak negatif dari terlalu sering menangis saat hamil, maka Bunda bisa melakukan beberapa tips yang meliputi:

  • Bicara pada orang terdekat, misalnya saja suami, sahabat atau anggota keluarga lainnnya
  • Konsultasi pada psikiater
  • Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan, tapi tetap hindari aktivitas yang terlalu melelahkan
  • Hindari berpikir terlalu dalam ketika ada masalah
  • Jagalah pola makan yang sehat dan bergizi

Itulah efek saat para ibu sering menangis saat hamil. Ternyata pengaruhnya lebih banyak menuju ke arah negatif kan?

Reaksi janin saat ibu menangis mungkin kurang terlihat secara kasat mata. Kendati demikian, bukan berarti hal ini bisa diabaikan begitu saja. Tetap jaga kesehatan mental demi buah hati tercinta, ya!

Gimana, mau tahu artikel Qupas parenting yang lain? Untuk lebih mempermudahmu, download aplikasinya di Google Play Store dan Apple App Store saja. Mumpung gratis, lho!

0 Comment