'Imperfect' dan 5 Film Tentang Body Shaming Ini Bikin Kita Lebih Menghargai Orang Lain

14 November 2019, at 20:00
0
0
'Imperfect' dan 5 Film Tentang Body Shaming Ini Bikin Kita Lebih Menghargai Orang Lain

Beberapa waktu belakangan ini, body shaming seolah sudah jadi hal biasa di masyarakat. Body shaming sendiri contohnya seperti komentar soal penampilan maupun fisik. Meski beberapa orang menganggapnya biasa, tapi sebenarnya hal-hal semacam ini bisa berdampak buruk buat yang bersangkutan. Miris banget!

Saking 'bahayanya', isu body shaming mulai menarik perhatian para sineas. "Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan" pun jadi salah satu karya terkait isu tersebut.

Film Indonesia yang bakal tayang pada 19 Desember 2019 mendatang ini mengisahkan tentang Rara (Jessica Mila) yang terlahir dengan gen gemuk dan kulit sawo matang dari sang ayah. Sementara Lulu (Yasmin Napper) mirip ibunya, Debby (Karina Suwandi), mantan model tahun 1990-an.

imperfect
instagram.com/film_imperfect

Rara yang bekerja di perusahaan kosmetik pun mulai mendapat perlakuan kurang menyenangkan di sekitar lingkungan pekerjaannya. Meski begitu, ia tetap mencintai kariernya. Terlebih lagi ada Dika (Reza Rahadian), kekasih Rara yang mencintai apa adanya.

Sementara bos Rara, Kelvin (Dion Wiyoko) mengharuskannya untuk mengubah penampilannya jika ia ingin mengemban tanggung jawab baru.

Nah, selain "Imperfect", sebenarnya masih ada sederet film tentang body shaming yang sudah rilis duluan. Biar kamu lebih bisa menghargai orang lain, terutama soal fisik, coba deh tonton karya-karya visual berikut ini!

1. Regret! (2013)

regret
kinopoisk.ru

Film remaja yang juga dikenal dengan judul "Spijt" ini bakal mengajarkanmu kalau seseorang berbadan gemuk bukan berarti karena ia doyan makan. Bisa jadi hal itu juga dipengaruhi faktor genetik. Sayangnya, banyak orang menabaikannya. Mereka pun malah membully orang berbagan gemuk.

Seperti yang terjadi pada Jochem, seorang remaja yang selalu diintimidasi oleh teman-temannya karena tubuh berisinya. Beruntung, David, teman sekelas Jochem membelanya. Tapi sayang, melawan aksi bullying nggak segampang yang dikira.

2. The Fat Boy Chronicles (2010)

the fat boy chronicles
movieschangepeople.com

Seperti "Imperfect", film tentang bullying ini juga menampilkan seseorang yang semangat menurunkan berat badannya karena tujuan tertentu. Sebut saja jimmy Winterpock, remaja usia 14 tahun yang berat badannya mencapai 188 pound atau sekitar 85 kilogram.

Karena penampilannya ini, Jimmy sering mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari teman sekelasnya. Karena aksi bullying yang dilakukan padanya, Jimmy pun semakin semangat untuk menurunkan berat badan dan memenangkan hati gadis impiannya.

3. The Karate Kid (2010)

the karate kid
britishcinematographer.co.uk

Sesuai dengan judulnya, "The Karate Kid" memang film kung fu yang juga dibumbui dengan isu body shaming. Kisahnya tentang anak laki-laki 12 tahun, Dre Parker yang berasal dari Amerika dan berkulit gelap. Suatu hari, ia pindah ke China setelah ibunya pindah tugas.

Di sekolah baru Parker inilah ia menjadi objek bullying. Merasa sakit hati, Parker pun menemui Mr. Han, petugas apartemen yang sebenarnya seorang master kung fu. Ia meminta bantuan Mr. Han untuk belajar kung fu. Gunanya untuk melindungi diri dari teman-temannya yang iseng.

Baca juga: Bukan Cuma Soal Kung Fu, 6 Film Mandarin Ini Juga Mengusung Genre Fantasi. Keren!

4. 200 Pounds Beauty (2006)

200 pounds beauty
media.weibo.cn

"200 Pounds Beauty" adalah film korea bertema body shaming yang cukup populer. Ceritanya tentang Han Na, wanita dengan badan over berisi. Meski begitu, ia memiliki suara emas.

Sayang, kondisi fisiknya justru membuat Han Na selalu menyanyi di belakang panggung. Sementara yang tampil di depan adalah Amy, artis populer yang sebenarnya nggak bisa nyanyi.

Amy sellau merasa iri dengan Han Na. Nggak jarang, ia pun membully Han Na dengan menyinggung penampilannya. Karena lelah, akhirnya Han Na pun memutuskan untuk operasi plastik. Lalu apa yang terjadi selanjutnya ya?

5. The Princess Diaries (2001)

the princess diaries
twitter.com/smbmovie

Meski termasuk film lawas, "The Princess Diaries" tetap seru untuk ditonton ulang. Dalam film ini, fenomena tentang anggapan orang bahwa cantik itu harus berambut lurus bakal tergambar. Ia yang 'berbeda' pun harus menerima bully-an.

Seperti yang terjadi pada Mia Thermopolis. Cuma karena rambutnya keriting, ia sering dapat nyinyiran hingga perlakuan buruk dari teman sekolahnya.

Baca juga: 6 Film Tentang Bullying yang Membuat Kita Takut Berbuat Jahat ke Orang Lain

Tapi suatu hari keajaiban terjadi. Siapa sangka, ternyata Mia yang dipandang sebelah mata ternyata adalah seorang pewaris tahta kerajaan Genovia. Tahu tentang hal itu, sikap teman-temannya berubah 180 derajat.

Hmm, entah dari "Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan" maupun film-film tentang body shaming di atas, semua bakal mengajarkanmu untuk lebih menghargai orang lain. Stop nyinyirin penampilan orang lain ya, Sobat!

0 Comment