Indonesia Menjadi Negara dengan Spam Telepon Tertinggi, Kamu Pernah Mendapatkannya?

20 December 2018, pada 09:13
1
0
Indonesia Menjadi Negara dengan Spam Telepon Tertinggi, Kamu Pernah Mendapatkannya?

Baru-baru ini, Indonesia masuk dalam urutan negara di dunia dengan tingkat spam panggilan tertinggi. Lebih tepatnya, berada di urutan ke dua puluh dunia.

Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi pertama dengan spam tertinggi. Data urutan negara-negara tersebut dirilis oleh Truecaller dalam sebuah laporan tahunan, “Truecaller Insight Special Report”.

menelpon seseorang
irezhealthcare.com

Laporan tersebut dirilis pada Selasa (18/12/18) yang lalu, didapatkan data jika dirata-rata dalam sebulan ada 9,9 panggilan yang diterima oleh pengguna telepon genggam. Kemudian disusul dengan negara tetangga, Malaysia yang punya rata-rata 6 panggilan per bulan.

Pelaku spam yang ada di Indonesia paling banyak dilakukan oleh layanan keuangan dan operator yang memberikan berbagai jenis penawaran.

menerima telepon penipuan
futuresupplier.com

Bahkan pengguna Truecaller menyampaikan keluhannya terhadap banyaknya jenis panggilan spam yang berisikan penipuan. Hal itupun tergambar juga dalam data yang ada, bahwa sekitar 10 persen spam dilakukan karena tindak kejahatan penipuan dan 20 persennya lagi adalah perusahaan asuransi.

Baca juga : Tanpa Disadari Wanita Melakukan Klik di Handphone hingga 2.617 Kali per Hari. Benar Kah?

Selain itu, untuk negara dengan tingkat panggilan spam tertinggi adalah Brasil. Dengan panggilan spam mencapai 37.5 panggilan tiap bulannya.

ilustrasi panggilan telepon
qz.com

Pelaku spam itu masih sama dengan negara-negara lainnya yaitu telemarketer, operator, dan penipu. Apalagi jika berada di tahun-tahun politik, maka masyarakat yang tinggal di Brasil akan lebih sering mendapatkan spam panggilan berisikan kampanye politik.

Truecaller pun telah memblokir 17,7 miliar panggilan spam secara global untuk para penggunanya. Tentu spammer itu adlah penipu, penagih utang, robocall, operator, dan telemarketer.

Di Indonesia, menurut Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) panggilan spam bisa dicegah dengan adanya aturan registrasi sim card. Hanya saja, setelah regulasi ini diterapkan masih tetap saja ada pengguna telepon genggam yang masih mendapatkan panggilan spam.

Kira-kira kamu juga pernah mendapatkannya kah? Pasti pernah ya!

0 Komentar