Inspiratif! Penjual Jajanan Anak Ini Rela Sisihkan Uang Demi Bangun Musala

21 March 2019, at 03:47
0
0
Inspiratif! Penjual Jajanan Anak Ini Rela Sisihkan Uang Demi Bangun Musala

Untuk bisa berbuat baik dan bermanfaat bagi banyak orang, tentu tidak harus menunggu memiliki banyak uang ataupun harta yang melimpah.

Semua orang dari berbagai latar belakang ekonomi bisa melakukan suatu hal berarti untuk orang-orang disekitarnya. Tak terkecuali juga seorang penjual jajanan anak-anak bernama Sutarjo.

Sutarjo adalah seorang penjual kerak telor di daerah Grobongan, Jawa Tengah. Ia bertekad untuk menyisihkan uang sebesar Rp10.000,00 dari hasil berjualan camilan anak sekolah setiap harinya.

penjual kerak telor
kompas.com

Dengan mengendarai sebuah sepeda motor Honda keluaran tahun 1997, berkelilinglah Sutarjo dengan menjajakan usaha berjualan makanan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Niatnya yang mulia ini sudah ia pendam sejak bertahun-tahun lamanya. Seperti yang dilansir dari Kompas.com, Sutarjo bercerita bahwa ia sempat menimba ilmu di sebuah pesantren yang ada di Jawa Barat selama 10 tahun lamanya.

Ia memulai usaha berjualan kerak telor sejak usianya remaja. Berkeliling dengan menggunakan sepeda motor lamanya.

Baca juga : Potret Kurir Berteduh di Bawah Pohon Bikin Terenyuh, Peluh di Wajah Jadi Saksi Totalitas Kerja

Dalam sehari, Sutarjo bisa mendapatkan untung berjualan sebesar Rp100.000,00. Dari hasil keuntungannya itulah, ia bisa menyisihkan uang untuk membangun sebuah musala anak-anak.

ilustrasi mengajar ngaji
harianrakyataceh.com

Bersama sang istri, Siti Maslahah, ia pun membuka sebuah tempat mengaji di ruang tamu rumahnya. Walau tak dibayar, mereka pun secara tulus ikhlas mau mengajari anak-anak kecil di sekitar rumahnya belajar mengaji dan mengenal huruf Hijaiyah.

Menurutnya, Sutarjo tak tega dan pasrah begitu saja saat melihat para generasi muda buta huruf Hijaiyah. Selama dirinya dan sang istri masih sanggup mengajar, maka secara sukarela pun ia jalani.

pembangunan musala
mnctv.com

Ketulusan dan kebaikan hatinya ini pun tak lepas dari bekal agama yang sudah tertanam dalam dirinya sejak lahir. Walau ia tak bergelimang harga, namun Sutarjo tetap ingin melakukan hal yang bermanfaat untuk lingkungan di sekitarnya.

Wah, mulia sekali hati seorang penjual kerak telor ini ya. Ia tetap berusaha menyisihkan uang dan menabung hanya untuk membangun musala anak-anak.

Baca juga : Jangan Bentak Telemarketer Meski Menyebalkan, Kamu Bisa Menyesal Seumur Hidup

Saat ini, musala Sutarjo sedang dalam pengerjaan dan sempat terhenti karena terhalang biaya. Namun, masih tetap bisa digunakan untuk sholat berjamaah dan mengaji setiap sore hari.

Cukup menginspirasi bukan kisah pak Sutarjo ini, sobat Qupas? yuk lakukan kebaikan dari yang paling kecil dan sederhana untuk orang-orang disekitar kita!

0 Comment