Jangan Keburu Panik, Ini Fakta Mengenai Bayi Terlilit Tali Pusar

25 January 2019, at 05:00
0
0
Jangan Keburu Panik, Ini Fakta Mengenai Bayi Terlilit Tali Pusar

Masalah bayi terlilit tali pusar pasti pernah Bunda dengar. Bahkan seringkali menimbulkan kekhawatiran yang berlebih.

Seperti diketahui, keberadaan tali pusar memang penting. Sebab selama kehamilan, bagian ini berfungsi sebagai penyalur nutrisi dan oksigen dari Bunda pada si kecil.

Namun ketika sindrom leher terlilit tali pusar atau nuchal cord terjadi, maka risiko kesehatan akan menjadi taruhannya.

Baca juga: Waduh! Salah Membedong Bayi bisa Sebabkan Kematian Mendadak pada Bayi?

Ketika hal ini terjadi, maka banyak pertanyaan akan muncul sampai membuat Bunda gelisah. Biar nggak semakin bingung, coba deh cek faktanya seperti yang akan Qupas bahas di bawah ini!

1. Apa itu sindrom leher bayi terlilit tali pusar?

nuchal cord
pinterest.com/mamanatural

Perlu Bunda ketahui, tali pusar yang normal dan sehat sebenarnya dilindungi oleh pelapis khusus, yakni Wharton's Jelly. Zat lunak dan licin ini membuat jaringan penghubung plasenta dan fetus (janin) nggak kusut.

Wharton's Jelly fungsinya melindungi pembuluh darah di dalam tali pusar. Ketika jaringan penghubung plasenta dan janin tersebut membentuk simpul, zat ini biasanya mampu mengurai lilitan.

Satu hal yang mengerikan adalah ketika tali pusar melilit leher selama kehamilan serta proses kelahiran. Simpul ini sendiri dikenal dengan istilah nuchal cord.

Berdasarkan artikel BMC Pregnancy Chilbirth, nuchal cord atau Cord Around the Neck (CAN) terjadi ketika tali pusar melilit leher janin sampai 360 derajat.

2. Apakah leher bayi terlilit tali pusar umum terjadi?

masalah bayi terlilit tali pusar
birthinjuryguide.org

Sebenarnya cukup normal ketika tali pusar akan kusut, memuntir atau bahkan mengikat tubuh bayi di setiap kehamilan. Bahkan untuk kasus nuchal cord sendiri, ahli medis berujar jika hal tersebut terjadi sekitar 1 dari 3 kelahiran.

Bukan hanya pada leher. Tali pusar juga bisa melilit anggota tubuh bayi lainnya. Hal ini bisa terjadi akibat tali pusar mengapung dalam cairan ketuban.

Tapi ketika leher bayi terlilit tali pusar menjelang kelahiran, maka hal ini akan bermasalah. Sebab hal ini bisa saja mengurangi asupan nutrisi dan oksigen yang diterima untuk bayi.

3. Penyebab sindrom leher bayi terlilit tali pusar

penyebab bayi terlilit tali pusar
youaremom.com

Bayi dalam perut memang kerap bergerak aktif di dalam rahim. Nggak heran kalau ia terkadang akan terlilit tali pusarnya sendiri.

Selain hal tersebut, ternyata masih ada alasan lain mengapa leher si kecil bisa terlilit oleh tali pusar, yakni:

  • Bunda mengandung anak kembar
  • Wharton's Jelly terlalu sedikit
  • Tali pusar terlalu panjang (normalnya adalah 50-60 sentimeter)

Setelah Bunda tahu mengenai penyebab fenomena ini, sebaiknya tetap tenang untuk mengatasinya ya!

4. Tanda-tanda leher bayi terlilit tali pusar

gejala bayi terlilit tali pusar
parenting.firstcry.com

Ketika leher bayi terlilit tali pusar, maka hal tersebut akan memunculkan tanda-tanda atau gejala. 

Ada beberapa gejala yang menunjukkan adanya tali nuchal atau tali pusar yang terlilit di sekitar leher bayi, yakni:

  • Gerakan bayi berkurang: Setelah kehamilan berusia 37 minggu dan gerakan bayi berkurang, maka ini bisa jadi gejala tali pusar terlilit di sekitar leher bayi.
  • Denyut jantung abnormal: Menjelang persalinan, denyut jantung si kecil bisa dipantau secara konsisten. Tapi ketika ada hal berbeda, kemungkinan terjadi nuchal cord.

Bunda merasa hal ini terjadi? Coba periksakan dulu pada dokter kandungan, ya!

5. Komplikasi nuchal cord

bayi terlilit tali pusar
medicalnewstoday.com

Nuchal cord alias leher bayi terlilit oleh tali pusar memang nggak akan menimbulkan masalah pada si kecil. Tapi terkadang dapat terjadi komplikasi.

Lebih buruknya adalah ketika tali pusar melilit tubuh bayi dengan sangat erat. Alhasil nuchal cord bisa saja memotong aliran darah di pembuluh darah pusar.

Bahkan menurut Jaringan Riset Kolaborasi Stillbirth, ada sekitar 10 persen terjadi kelahiran mati karena masalah tali pusar ini.

Baca juga: Awas! Memakaikan Perhiasan pada Bayi Ternyata bisa Berbahaya bagi Si Kecil

6. Haruskah melahirkan secara caesar saat leher bayi terlilit tali pusar?

melahirkan secara caesar
businesswire.com

Siapa bilang kalau bayi yang terlilit tali pusar hanya bisa dilahirkan melalui operasi caesar? Ternyata nggak juga kok. Bunda masih bisa melakukan persalinan secara normal.

Tapi hal ini tergantung pada banyaknya jumlah lilitan tali pusar pada bayi. Kalau hanya satu, maka ibu hamil bisa melahirkan secara normal.

Berbeda ketika banyak lilitan di tubuh bayi. Apalagi jika masalah ini sampai menyebabkan detak jantung si kecil melemah dan aliran darah ibu ke bayi terganggu. Maka operasi caesar perlu dilakukan.

7. Bahayakah saat leher bayi terlilit tali pusar?

efek bayi terlilit tali pusar
independent.co.uk

Sebenarnya masalah ini bisa dibilang berbahaya atau justru sebaliknya. Semua tergantung bagaimana kondisi tali pusar yang melilit bayi. Apakah banyak atau tidak?

Pertanyaan lainnya seperti "apakah tali pusar sangat kencang melilit leher bayi sampai mencekik hingga melemah? Atau justru sebaliknya?

Jangan khawatir dan panik dulu ya! Sebab lilitan tali pusar nggak membahayakan nyawa bayi. Apalagi saat ditangani dengan baik, tepat serta cepat.

8. Cara mengatasi nuchal cord

cara mengatasi bayi terlilit tali pusar
twitter.com

Salah satu tanda yang akan muncul ketika terjadi nuchal cord adalah denyut jantung bayi yang abnormal. Saat ini terjadi, dokter mungkin akan menambahkan oksigen untuk Bunda atau menggulingkannya guna mengurangi tekanan dan kompresi.

Ketika lilitan di leher bayi terlalu kuat, dokter mungkin akan menjepit atau memotong tali pusar sebelum si kecil dilahirkan.

Puncaknya, ketika denyut jantung lemah, maka operasi caesar darurat dilakukan. Saat itu, dokter akan menyuntikkan cairan ke dalam rahim (amnioinfusion) untuk meringankan beberapa tekanan.

Itulah fakta tentang bayi terlilit tali pusar. Setelah mengetahuinya, Bunda nggak perlu terlalu khawatir lagi terlalu panik ketika mengalami hal ini, ya! Atau bisa juga melakukan kontrol rutin pada dokter untuk mencegah keadaan kian memburuk.

Nah, kalau ingin tahu fakta-fakta lain seputar kesehatan ibu dan bayi, Bisa juga langsung unduh aplikasi Qupas melalui Google Play Store dan Apple App Store. Gratis, lho!

0 Comment