Jangan Sepelekan, ini Bahaya Diare pada Si Kecil

11 December 2018, pada 00:00
3
0
Jangan Sepelekan, ini Bahaya Diare pada Si Kecil

Diare adalah kondisi di mana feses menjadi cair dan kamu harus berkali-kali ke toilet karena perut yang terasa perih dan sakit. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa jadi makanan yang kamu makan, obat yang salah dan lain sebagainya.

Bagi orang dewasa, diare sangat menyiksa dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Bisa membayangkan, kan, bagaimana sakitnya. Bayangkan juga apabila yang terserang diare adalah anak kecil. Aduh, pasti sakit sekali.

Bunda, diare pada si kecil tidak dapat disepelekan, lho! Apabila tidak segera ditangani, diare akan memunculkan hal-hal berikut!

1. Dehidrasi

bayi dehidrasi
mommiesdaily.com

Dehidrasi dapat ditandai dengan tangan dan kaki yang dingin, kulit pucat, bibir kering, mudah marah, jarang buang air kecil dan mengantuk.

Kondisi ini disebabkan karena tubuh kehilangan banyak cairan atau cairan yang dikeluarkan lebih banyak daripada yang diterima. Akibatnya keseimbangan zat gula dan garam menjadi terganggu.

anak dehidrasi
bundanet.com

Ketika diare, si kecil akan mengeluarkan banyak feses yang cenderung cair atau berlendir, Bunda.

Jadi itulah yang membuat cairan tubuh berkurang drastis dan menyebabkan dehidrasi. Apabila anak mengalami diare, lebih baik diberi banyak minum, ya!

2. Demam Tinggi

demam tinggi
sehatnatural.co.id

Demam tinggi adalah salah satu indikator yang menunjukkan bahwa diare anak sudah pada tahap yang serius, lho! Bahkan kondisi ini pun sudah termasuk hal yang perlu di waspadai, kan?

Jangan dibiarkan saja, cepat bawa ke dokter!

anak demam
tergemes.com

Apabila demam lebih dari 39 derajat, sebaiknya berikan banyak minum pada buah hati. Tetap beri makanan, namun jangan yang berminyak dan keras. Sediakan makanan yang halus, seperti bubur atau biskuit yang di lembutkan.

3. Gangguan Keseimbangan Elektrolit

gangguan keseimbangan elektrolit
hellosehat.com

Sama seperti cairan, elektrolit dalam tubuh juga akan terganggu keseimbangannya ketika orang tersebut mengalami diare. Hal ini juga dipengaruhi oleh keseimbangan cairan tubuh.

dampak anak diare
hellosehat.com

Kondisi di mana kadar elektrolit di dalam tubuh seseorang menjadi tidak seimbang, bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan berbagai gangguan pada fungsi organ di dalam tubuh.

Pada kasus berat, gangguan keseimbangan elektrolit dapat menyebabkan kejang, koma, bahkan gagal jantung. Wah, hati-hati ya, Bunda!

Baca Juga: Jangan Panik, Inilah 8 Tips Mengatasi Anak Demam Saat Liburan

4. Penurunan Berat Badan

bayi turun berat badan
hellosehat.com

Apabila diare berlangsung lama dan parah, hal tersebut dapat dibarengi dengan penurunan berat badan.

Bagaimana tidak, si kecil akan kehilangan banyak cairan tubuh, elektrolit, dan menjadi lemas. Semua makanan dan minuman yang masuk akan keluar lagi dalam bentuk feses dengan waktu yang tidak lama.

penurunan berat badan bayi
ummi-online.com

Akibatnya nutrisi dari makanan bisa jadi belum terserap sempurna oleh tubuh. Hal itu lah yang menyebabkan penurunan berat badan.

Bunda, kalau si kecil berat badannya turun saat diare, periksalah ke dokter. Jangan lupa untuk memberi si anak minum lebih banyak dari biasanya, ya!

5. Kematian

kematian
hellosehat.com

Efek diare yang terakhir yaitu kematian. Diare memang sepertinya sepele ya, Bunda, tetapi apabila didiamkan, wah bisa gawat!

Jika anak sudah mengalami diare akut, maka gejala-gejala di atas akan muncul. Bisa dibayangkan bagaimana tubuh buah hati yang mungil menerima begitu banyak rasa sakit secara bersamaan.

kematian anak
alodokter.com

Empat hal di atas jika terjadi bersamaan bisa menyebabkan kematian. Bahkan salah satu saja, seperti dehidrasi bisa membawa maut.

Dehidrasi akut menyebabkan gangguan fungsi ginjal, kejang, asidosis metabolic hingga syok hipovolemik akibat kehilangan cairan yang terlalu banyak. Syok ini bisa menyebabkan hilang kesadaran (pingsan) atau bahkan kematian.

Jadi Bunda, itu lah bahaya diare bagi si kecil. Sebenarnya bukan hanya untuk anak-anak lho, ini berlaku juga bagi orang dewasa. Hanya saja orang dewasa memiliki daya tahan tubuh yang memang jauh lebih baik dari anak-anak sehingga si buah hati menjadi lebih rentan.

Perhatikan makanan dan minuman yang dimakan anak juga ya, Bunda. Karena bisa saja itu adalah penyebabnya. Selalu pastikan bahwa apapun yang dikonsumsi oleh si kecil bersih dan bergizi. Jika ada tanda-tanda diare, segera lakukan pertolongan seperti perbanyak minum air putih dan segera pergi ke dokter ya, Bunda!

0 Komentar