Jelajah Singolangu, Jalur Baru di Gunung Lawu yang Konon Adalah Petilasan Raja Brawijaya

26 July 2019, at 11:00
0
0
Jelajah Singolangu, Jalur Baru di Gunung Lawu yang Konon Adalah Petilasan Raja Brawijaya

Jalur Singolangu adalah jalur baru di Gunung Lawu. Seperti diketahui, dulu gunung ini cuma punya tiga akses, yaitu Candi Cetho di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Area yang juga dikenal dengan nama jalur klasik ini ternyata punya keistimewaan. Mulai dari cerita legenda sampai bonus-bonus alam yang memikat juga ada. Kamu mau tahu selengkapnya? Yuk lanjut baca!

Baca juga: 5 Fakta Menarik Gunung Lawu yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mendaki

1. Cocok untuk pecinta sejarah

jalur singolangu
instagram.com/pendaki_madiun.id

Jalur yang baru dibuka kembali sejak 2 bulan lalu setelah sekitar 30 tahunan ditutup ini punya keunggulan tersendiri, terutama buat para pecinta sejarah.

Menurut info yang beredar, di sepanjang jalur ini ada prasasti peninggalan Prabu Brawijaya. Jadi, para pendaki Gunung Lawu bisa sekalian napak tilas peninggalan sang raja terakhir Kerajaan Majapahit.

singolangu
instagram.com/tasrif21

Seperti dilansir dari Liputan6, seorang ketua Sanggar Margolawu pengelelola jalur Singolangu bernama Krisna Bayu menyebut kalau di pos 1 ada batu yang menurut sejarah pernah digunakan sembahyang Prabu Brawijaya. Ada pula prasasti batu lapak yang konon bekas tapak kuda sang raja.

Selama perjalanan, pendaki pun bisa menemukan Cemoro Lawang yang dipercaya sebagai tempat berkumpulnya Prabu Brawijaya bersama sang patih.

2. Dikenal mistis

via singolangu
instagram.com/dirga_dwi

Jalur Singolangu konon juga kental dengan hal-hal spiritual. Saat melewatinya, konon pendaki bakal lewat "kobongan menyan". Menurut kepercayaan, siapapun yang lewat tempat ini wajib bakar kemenyan untuk persembahan pada penunggu.

Tapi buat pendaki yang nggak bawa menyan, bisa meninggalkan bekal atau apapun di tempat tersebut. Kalau nggak, konon pendaki bakal kebingungan dan menghilang.

Baca juga: Sudah Telan Korban, 6 Fakta Gunung Piramid Ini Bakal Bikin Kamu Kaget

3. Jalur pendakian yang sajikan banyak bonus

desa wisata singolangu
instagram.com/desawisatasarangan

Jalur yang ada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur ini nggak melulu soal mistis. Justru area ini punya pemandangan hijau yang masih alami. Sumber mata airnya pun melimpah.

Akses pendakian via Singolangu sendiri punya lima pos yang masing-masing punya keistimewaan tersendiri. Pemandangan dari setiap pos tersebut pasti bakal bikin pendaki takjub, misalnya seperti hamparan bunga edelweiss sampai tembus ke Sendang Drajat.

Selain itu, pendaki yang lewat Singolangu juga bisa menyaksikan keindahan Telaga Sarangan dan Kota Magetan dari sisi timur.

4. Cocok untuk pendaki pemula

jalur klasik singolangu
instagram.com/evakurniazakia

Lewat jalur ini, pendaki bakal disuguhkan tanah landai yang artinya cocok untuk para pemula. Tapi ada satu jalan yang cukup menanjak dengan panjang sekitar 500 meter dengan kemiringan 45 derajat.

Baca juga: Barang-barang untuk Pendaki Pemula Ini Harganya Mulai dari 60 Ribuan Aja, Lho!

Untuk bisa sampai ke puncak Gunung Lawu lewat Singolangu, para pendaki harus menempuh jarak sekitar 8,2 kilometer dengan estimasi waktu kurang lebih selama 8 jam. Beda dari jalur lama, yaitu Cemoro Sewu yang jaraknya sekitar 6-7 kilometer, Cemoro Kandang sejauh 14 kilometer, dan Candi Cetho sekitar 15 kilometer.

Gimana, tertarik buat cobain jalur baru di Gunung Lawu ini? Mana saja pilihanmu, semuanya tetap punya daya tarik tersendiri. Cuma kalau kamu pilih Singolangu, ada batasan waktunya, yaitu sampai jam 17.00 WIB.

Alasan utamanya karena jalur pendakian Singolangu dari pintu masuk pendakian sampai pos 3 masih merupakan hutan perawan. Pembatasan ini juga untuk menghindari adanya pendaki yang tersesat. Apalagi di kawasan ini pun adalah habitat sejumlah binatang buas.

0 Comment