Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan Semakin Tebal, Waspadai 5 Risiko Penyakit Ini

17 September 2019, at 10:00
0
0
Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan Semakin Tebal, Waspadai 5 Risiko Penyakit Ini

Beberapa hari ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah membuat beberapa kawasan di Kalimantan dan Sumatera terganggu oleh kabut asap tebal.

Kualitas udara yang buruk tersebut tentu saja berdampak pada kegiatan sehari-hari dan meningkatkan risiko beberapa masalah kesehatan terutama yang berhubungan dengan sistem pernapasan.

Dilansir dari depkes.go.id, berikut ini 5 penyakit yang berisiko menyerangmu akibat kabut asap tebal di Kalimantan.

1. Iritasi

iritasi
123rf.com

Risiko masalah kesehatan paling ringan yang bisa terjadi padamu akibat kabut asap adalah iritasi pada mata, tenggorokan, dan hidung. Kondisi tersebut juga bisa berkembang menjadi lebih marah menjadi sakit kepala atau alergi.

Asosiasi Paru-paru Kanada mengatakan bahwa menggunakan masker saja nggak cukup untuk melindungi tubuh dari paparan partikel super kecil yang dibawa oleh asap.

2. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

sesak napas
asthmanc.com

Infeksi saluran pernapasan atas atau sering disebut ISPA memang nggak secara langsung disebabkan oleh kabut asap. Masalah kesehatan ini sebenarnya disebabkan oleh virus.

Akan tetapi, paparan kabut asap dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan kemampuan paru-paru serta saluran pernapasan dalam melawan infeksi sehingga risiko terjadinya ISPA bisa menjadi lebih tinggi.

3. Asma

asma
nscaustin.com

Meskipun lebih umum dikenal sebagai penyakit bawaan, akan tetapi kualitas udara yang buruk bisa menjadi salah satu penyebab asma lho.

Partikel kecil yang dibawa oleh kabut asap akan masuk melalui saluran pernapasan dan menyebabkan gangguan sehingga memicu asma kambuh atau menjadi semakin parah.

Baca Juga: Tips yang Bisa Kamu Lakukan Agar Asma Nggak Gampang Kambuh

4. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

bronkitis
shutterstock.com

Penyakit paru obstruktif kronik atau biasa juga disebut sebagai PPOK merupakan penyakit radang paru, yang salah satu jenisnya adalah bronkitis.

Yayasan Paru-paru Kanada menyebutkan bahwa kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dapat memperburuk kondisi penderita PPOK, bahkan menyebabkan kemtian.

5. Serangan Jantung

serangan jantung
medicalnewstoday.com

Tahukah kamu, terpapar kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke lho.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh partikel bernama PM2.5 pada kabut asap yang masuk ke dalam sistem pernapasan. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelian yang dilakukan oleh California Environmental Protection Agency pada tahun 2014 lalu.

Wah, ternyata kabut asap tebal yang disebabkan oleh kebaran hutan dan lahan di Kalimantan menyebabkan risiko masalah kesehatan yang cukup besar. Selalu pakai masker, hindari keluar rumah, dan semoga tetap aman ya Sobat Qupas yang di sana!

0 Comment