Kena Tilang Elektronik? Yuk Simak Cara Ngurusnya

07 November 2018, pada 04:39
0
0
Kena Tilang Elektronik? Yuk Simak Cara Ngurusnya

Per tanggal 1 November 2018 kemarin, pihak kepolisian sudah resmi melakukan tilang elektronik kepada pengendara kendaraan bermotor yang melanggar.

Sesuai dengan namanya, tilang elektronik ini bukanlah tilang konvensional seperti biasanya, tapi lebih condong ke tindakan digital.

Di mana, pihak kepolisian akan menggunakan CCTV atau Electric Traffic Law Enforcement (E-TLE) untuk memantau aktivitas pengendara di jalan raya.

Kena Tilang Elektronik? Yuk Simak Cara Ngurusnya
centriko.net

Ketika ada pelanggaran yang terekam oleh kamera CCTV, maka polisi di back office TMC Polda Metro Jaya yang bertugas akan melakukan verifikasi terhadap kendaraan tersebut. Pelanggarannya masih sama, seperti melanggar arus, melewati marka jalan, dan menerobos lampu merah.

Dikutip dari laman Liputan6, petugas kepolisian yang sudah melakukan verifikasi akan mengirim surat konfirmasi kepada pelanggar menggunakan PT Pos Indonesia, surat elektronik atau SMS. Nantinya foto bukti pelanggaran tersebut akan dilampirkan dalam surat konfirmasi yang dikirim. Prosesnya akan berlangsung sekitar tiga hari setelah terjadinya pelanggaran.

Baca juga: Pesawat Bau Duren, Penumpang Komplain Sampai Nyaris Adu Fisik dengan Petugas

Kena Tilang Elektronik? Yuk Simak Cara Ngurusnya
http://etle-pmj.info/

Nah, saat sudah menerima surat konfirmasi, maka pemilik kendaraan harus segera mengonfirmasi penerimaan surat tersebut melalui http://www.etle-pmj.info/ atau aplikasi android ETLE-PMJ. Pemilik kendaraan juga bisa mengirimnya ke Posko E-TLE di Subdit Gakkum, Ditlantas Metro Jaya.

Tapi kalau memang tidak merasa bersalah, pemilik kendaraan juga bisa mengonfirmasi kondisi sebenarnya. Misalnya motor yang digunakan telah dijual ke orang lain, atau sudah melakukan balik nama. Namun ingat, waktu konfirmasi hanya 5 hari.

Kena Tilang Elektronik? Yuk Simak Cara Ngurusnya
radarbanten.co.id

Nah, kalau sudah melakukan konfirmasi dan pemilik kendaraan terbukti bersalah, nantinya petugas akan mengirimkan surat tilang sebagai bukti pelanggaran. Surat tilang itu dikirim bersama dengan kode BRI Virtual (BRIVA) untuk pembayaran tilang lewat Bank BRI.

Untuk jangka waktunya, pelanggar akan diberikan waktu setidaknya 7 hari agar segera membayar denda. Jika tidak dilunasi dalam waktu tersebut, maka STNK kendaraan akan diblokir sampai denda itu dibayar.

Nah, itulah proses mengurus tilang elektrik. Sekarang sudah tahu, kan?

0 Komentar