Ketulusan Guru Cantik yang Potong Rambut Cepak agar Mirip Muridnya yang Sering Dibully

20 February 2019, at 01:00
0
0
Ketulusan Guru Cantik yang Potong Rambut Cepak agar Mirip Muridnya yang Sering Dibully

Bullying memang bisa dialami oleh siapa saja, bahkan juga bisa terjadi pada anak-anak. Risiko seorang anak yang mengalami bullying dari teman-temannya memang rentan terjadi di bangku sekolah.

Mulai dari penampilan fisik hingga adanya persengkokolan atau geng dalam satu kelas. Hal itu tentu bisa menjadi penyebab utama yang membuat seorang anak akan mengalami bullying.

Melihat fenomena seperti itu, seorang guru bernama Shannon Grimm yang mengajar di Taman Kanak-Kanak Meadow di Texas, Amerika Serikat lakukan hal menyentuh.

seorang guru
today.com

Ia rela memotong rambut indahnya demi salah seorang muridnya yang sering kali mendapat ejekan dari teman-temannya.

Priscillia Perez, nama murid yang diejek teman satu kelas karena rambutnya pendeknya terlihat seperti anak laki-laki.

Sebagai seorang guru dan orang tua yang ada di sekolah, Shannon Grimm merasa perlu untuk menghentikan dan mengurangi adanya bullying yang harus diderita oleh anak didiknya.

ketulusan hati seorang guru
today.com

Bukan hanya dengan cara memberitahu kepada salah satu murid yang melakukan bullying terhadap Priscillia Perez bahwa cercaan itu tidak pantas dilakukan.

Namun, sebagai dukungan secara mental ia rela memotong rambutnya menjadi pendek sama seperti rambut yang dimiliki oleh Priscillia.

Awalnya, murid-murid terheran-heran dan melongo saat melihat Grimm dengan rambut pendeknya. Dan ia pun mengatakan pada murid-murid yang ada dikelasnya, bahwa dirinya pun tetap terlihat cantik dengan rambut pendeknya.

Baca juga : Sering Mengkritik Anak, Dampak Buruknya bisa Rusak Mental Si Kecil

Tambahan darinya juga, kalau bukan hanya anak laki-laki saja yang bisa memiliki rambut pendek tapi anak perempan juga.

Dari apa yang Grimm lakukan, secara tidak langsung ia telah mengajarkan kepada muridnya perihal kesetaraan gender.

Mengubah gaya rambutnya menjadi pendek seperti anak lelaki bukan berarti tidak bisa dilakukannya sebagai seorang perempuan.

guru yang sedang mengajar]
today.com

Kini, priscillia pun menjadi sangat percaya diri dengan rambut pendeknya dan teman-teman kelasnya sudah bisa memberlaku adil kepadanya.

Wah, sungguh menyentuh ya kisah dibalik seorang guru yang rela memotong rambut pendeknya demi anak didiknya ini.

Kalau sobat Qupas juga ada yang memiliki kisah menarik dengan seorang guru waktu di bangku sekolah?

0 Comment