Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami

22 October 2018, pada 08:42
0
0
Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami

Gempa dan tsunami yang mengguncang palu pada 28 September lalu membawa trauma dan dilema berkepanjangan. Tak terkecuali pada lembaga permasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Sulawesi Tengah.

Akibat bencana tersebut total ada 1425 narapidana yang kabur. Dan hingga saat ini, masih ada ratusan dari mereka yang belum kembali ke sel.

Di Lapas Kelas II A Palu yang memilki jumlah napi paling banyak di Sulawesi Tengah, tersisa 66 orang yang bertahan. Sementara lainnya melarikan diri.

Dilansir dari beritagar.id berikut ini adalah potret dari mereka yang memilih untuk berdiam diri di lapas meski ada kesempatan untuk melarikan diri.

1. Kondisi Lapas Kelas II A Palu

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Gempa berkekuatan 7,4 SR yang mengguncang Palu mengakibatkan tembok pada Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Palu hancur. Akibatnya, dari 581 penghuni lapas 515 diantaranya kabur.

Baca juga: Alasan Mengejutkan Kenapa Tsunami Palu Tak Terdeteksi Sebelumnya

2. Tidak ada Korban Jiwa

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Meski kondisi bangunan lapas mengalami kerusakan parah di beberapa titik, para napi berhasil menyelamatkan diri. Sehingga tidak ada korban jiwa atas peristiwa memilukan ini.

3. Narapidana yang Tinggal

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Seperti yang diberitakan, sebagian besar napi di Sulawesi Tengah memilih kabur saat menyelamatkan diri, bahkan ada yang sampai pulang ke pulau Jawa. Tak tergiur dengan kesempatan untuk bisa kabur, 66 penghuni lapas kelas II A Palu memilih untuk tinggal dengan kondisi seadanya.

4. Alasan Memilih Tetap Tinggal

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Mereka yang memilih tinggal di sel mengaku bahwa kabur hanya akan menambah masalah juga masa kurungan. Narapidana yang tersisa ini pun diperbolehkan untuk sekedar keluar, melihat keadaan pasca tsunami dan gempa namun harus tetap kembali lagi ke dalam lapas.

5. Kondisi Sel

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Meski sebagian besar kamar sel masih dalam kondisi bagus, para napi memilih untuk tidur di luar ruangan. Ini untuk bersiaga dari gempa yang sewaktu-waktu bisa menggoyang Palu.

6. Stok Makanan

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Pasca gempa, tugas memasak makanan untuk penghuni lapas dipegang oleh salah satu tahanan asal Morowali yang bernama Suwono. Stok makanan yang mereka miliki pun sangat terbatas, terlihat hanya ada beberapa potong tempe yang tersisa. 

7. Dispensasi

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Akibat gempa ini para napi secara resmi diberi kesempatan selama sepekan untuk meninggalkan lapas. Ini dilakukan agar mereka bisa bertemu atau mencari keluarganya yang hilang.

Baca juga: Kisah Mengharukan Bapak Mencari Anaknya yang Hilang Saat Tsunami Palu

8. Napi yang Belum Kembali

Kisah Menyayat Hati Para Napi di Lapas Palu yang Tak Lari Meski Dihantam Tsunami
beritagar.id

Meski tiga minggu telah berlalu, sebagian besar narapidana belum juga kembali. Hanya beberapa yang telah melapor dan kembali ke dalam sel.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menyatakan pihaknya memang belum mengambil tindakan tegas terkait napi yang belum kembali. Sebab daerah terdampak gempa sampai saat ini masih berstatus tanggap darurat.

0 Komentar