Qupas Pop

Kisah Pilu Gadis Cilik yang Berhasil Raih 3 Medali Emas Saat Lomba Lari Meski Harus 'Nyeker'

17 December 2019, at 02:00
Kisah Pilu Gadis Cilik yang Berhasil Raih 3 Medali Emas Saat Lomba Lari Meski Harus 'Nyeker'

Dalam setiap pertandingan, pasti ada yang kalah dan menang. Tentu hal tersebut adalah hal biasa untuk para atlet sekalipun.

Seringkali, kemenangan datang bagi siapa saja yang memiliki persiapan yang matang. Seperti kata pepatah, usaha tak pernah mengkhianati hasil.

Perlu tekad dan niat yang kuat untuk bisa memenangkan sebuah kompetisi. Gadis berusia 11 tahun asal Filipina ini telah membuktikan dan menunjukkan kepada dunia.

pelari asal filipina
facebook.com/predirick.valenzuela

Bahwa dengan semangat juang yang tinggi, ia bisa meraih kemenangan dengan mudahnya. Rhea Bullos, namanya.

Rhea masih duduk di bangku sekolah dasar di Balasan, Filipina. Dirinya menjadi viral dan banyak diperbincangkan oleh warganet setelah fotonya diunggah oleh pengguna Facebook.

Baca juga: 8 Cuitan Tentang Zohri, 'Cheetah' nya Indonesia yang Bikin Terpingkal

Bukan karena prestasinya yang berhasil memperoleh tiga medali emas sekaligus dalam tiga kompetisi lari. Tapi karena kisah pilu yang dimilikinya.

ilustrasi pelari asal filipina
rappler.com

Atlet lari muda berprestasi tersebut menjadi perbincangan lantaran sepatu yang dikenakannya berbeda dari milik kebanyakan atlet lainnya.

Tanpa menggunakan sepatu lari atau alas kaki pada umumnya, Rhea tetap ikut lomba lari. Ia bahkan hanya membalut kakinya dengan perban yang digambar dengan logo dan merek sepatu terkenal Nike.

pelari tanpa sepatu lari
facebook.com/predirick.valenzuela

Terlihat jelas, perban yang membalut kakinya digambar sendiri olehnya dengan menggunakan spidol.

Diketahui dalam unggahan sang pelatih yang bernama Predirick B. Velenzuela, kalau Rhea berhasil menyabet medali emas di tiga kategori.

Yang pertama kategori 400 meter, yang kedua kategori 800 meter, dan yang ketiga 1500 meter. Dengan prestasinya itu, Rhea nggak hanya membuat pelatihnya bangga tapi juga pihak sekolahnya.

sepatu berlari
snapdeal.com

Dilansir dari grid.id, sang pelatih mengatakan bahwa ia sangat bangga kepada anak didiknya ini. Walau berasal dari keluarga yang kurang mampu, tapi ia semangat untuk mengukir prestasi.

Melihat semangat dan prestasi yang dimiliki oleh Rhea, membuat banyak warganet yang terharu. Mereka berbondong-bondong mengumpulkan donasi untuk Rhea membeli perlengkapan lari.

Apa yang dialami oleh Rhea mungkin bisa dijadikan pelajar untuk terus bersyukur. Apalagi apapun rintangan yang dihadapinya, Rhea tetap memberikan yang terbaik. Salut banget deh!