Bagi orang yang sibuk bekerja atau kuliah, siang harinya akan dihabisakan dengan berada di luar rumah. Tidak heran, malam hari menjadi waktu senggang yang tepat untuk memanjakan dan membersihkan diri di kamar mandi.

Mandi malam sebelum tidur merupakan hal yang menyegarkan bagi sebagian orang. Sensasi bersih dan dingin setelahnya akan membuat tidur menjadi nyenyak. Tetapi banyak orang yang mengatakan bahwa kebiasaan tersebut akan membawa dampak buruk bagi kesehatan, yaitu rematik.

Rematik sendiri merupakan penyakit yang menyebabkan nyeri atau pegal-pegal pada anggota gerak.

Jadi, apa benar mandi malam menyebabkan rematik? Ini dia mitos-mitos mengenai penyakit tersebut yang harus kamu tahu.

1. Mandi Malam Menyebabkan Rematik

mandi malam
shutterstock.com

Menurut para ahli, mandi malam menyebabkan rematik hanyalah mitos, guys. Rematik tidak disebabkan oleh mandi malam, baik menggunakan air dingin maupun air hangat.

Penyebab dan gejala rematik berbeda-beda tergantung pada jenis rematik yang diderita.

mandi malam menyebabkan rematik
gregetan.co.id

Akan tetapi, penelitian menunjukkan bahwa mandi malam memiliki dampak bagi penderita rematik. 

Mandi malam akan membuat otot-otot penderita rematik menjadi kaku. Nah, otot kaku ini kemudian akan menekan sendi sehingga menyebabkan rasa sakit.

2. Semua Rematik Disebabkan Oleh Asam Urat

asam urat
hinyong.com

Kebanyakan orang menganggap bahwa rematik disebabkan oleh asam urat. Ada banyak orang yang bertanya-tanya mengapa dokter mendiagnosa dirinya mengidap rematik padahal asam uratnya normal.

asam urat penyebab rematik
golansia.com

Faktanya, rematik tidak hanya disebabkan oleh asam urat. Pada orang di usia produktif, penyakit ini rata-rata disebabkan oleh peradangan.

Sedangkan peradangan tersebut penyebabnya juga macam-macam. Bisa asam urat, gangguan autoimun, peradangan persendian akibat pola-pola genetik, kegemukan dan lain sebagainya.

3. Rematik Hanya Menyerang Orang Usia Lanjut

lansia
news.labsatu.com

Pada kenyataannya, rematik tidak hanya menyerang orang di usia lanjut. Penyakit ini tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Siapa saja dan pada usia berapa saja dapat mengalaminya, bahkan balita sekalipun.

rematik dapat menyerang siapa saja
designmom.com

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan salah satu jenis rematik yang penyebabnya belum diketahui dengan jelas.

Akan tetapi, para ahli mencurigai bahwa rematik jenis ini disebabkan oleh peradangan persendian yang diakibatkan pola-pola genetik, sehingga hal ini dapat menyerang balita.

Baca Juga: Salah Waktu Mandi Berisiko Kematian Loh, Yuk Simak Jam yang Tepat untuk Bersihkan Diri!

4. Obat Bisa Menyembuhkan Rematik

obat-obatan
hellosehat.com

Obat rematik yang sekarang tersedia di pasaran belum ada satu pun yang bisa menyembuhkan rematik. Obat-obat tersebut hanya dapat mengatasi rasa nyeri dan mencegah kerusakan sendi lebih lanjut.

suntik rematik
shutterstock.com

Pengobatan rematik merupakan pengobatan jangka panjang. Semakin parah, maka kian mahal pengobatannya. Jika pasien sudah ada di tahap perubahan bentuk sendi, maka biayanya bisa mencapai jutaan sekali suntik.

5. Makan Bayam Atau Kangkung Bisa Menyebabkan Rematik

bayam
cdn-a.william-reed.com

Banyak yang mengatakan bahwa makan sayur bayam atau kangkung dapat menyebabkan rematik. Padahal dua sayur tersebut merupakan bahan makanan yang sering dijadikan lauk oleh masyarakat Indonesia.

kangkung
youtube.com

Sampai saat ini, tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan atau membuktikan antara bayam atau kangkung yang dapat menyebabkan rematik.

Makanan yang terbukti dapat menyebabkan atau memperburuk rematik adalah jenis dengan kandungan purin seperti seafood, jeroan dan minuman beralkohol.

7. Penyakit Rematik Adalah Penyakit Tulang

tulang
hellosehat.com

Faktanya, yang diserang oleh rematik adalah persendian tulang. Rematik terdiri dari berbagai jenis. Tetapi kondisi yang paling umum ditemui pada masyarakat Indonesia adalah jenis osteoartritis dan reumatoid artritis.

tulang rematik
ahealthynewyou.org

Osteoartritis merupakan rematik yang menyerang sendi-sendi besar penopang berat badan seperti sendi lutut, panggul, tulang leher, tulang belakang dan lain sebagainya. Sedangkan reumatoid artritis dikarenakan sistem imun yang lapisan atau membran sinovial sendi.

Itu dia 6 mitos tentang rematik. Sekarang jangan salah lagi, ya. Jika kamu sudah tahu, jangan sebarkan mitos yang tidak benar di masyarakat. Sebarkanlah kebenaran agar bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

Satu lagi, meskipun mandi malam tidak menyebabkan rematik, ada baiknya kamu menguranginya dan tetap menjaga kesehatan, ya!

0 Komentar