Memakan Korban, 6 Fakta Gunung Piramid Ini Bakal Bikin Kamu Kaget

07 July 2019, at 04:00
0
0
Memakan Korban, 6 Fakta Gunung Piramid Ini Bakal Bikin Kamu Kaget

Beberapa hari ini, media sosial digemparkan dengan hilangnya seorang pendaki bernama Thoriq dari rombongannya saat turun dari Gunung Piramid.

Hal tersebut semakin gencar menjadi pembahasan banyak orang setelah muncul video hoax yang merekam teriakan yang terdengar seperti lolongan “tolong” panjang dan disebut-sebut merupakan suara Thoriq namun meskipun demikian tim SAR tetap nggak bisa menemukannya.

Kenyataannya, dalam video tersebut yang berteriak bukanlah Thoriq, melainkan ayahnya yang sedang berusaha memanggil anaknya yang hilang tersebut.

Baca Juga: 5 Gunung Ini Aman Untuk Pemula, Yuk Mendaki!

Sempat dihentikan, tim SAR berhasil menemukan Thoriq dalam keadaan meninggal di dalam jurang pada Sabtu, 6 Juli 2019 tepat pada hari ulang tahunnya. Memakan korban jiwa, berikut ini fakta-fakta tentang Gunung Piramid yang perlu kamu ketahui!

1. Masih Bagian dari Gunung Argopuro

bagian gunung argopuro
instagram.com/tryanha

Menurut penuturan warga, Puncak Piramid sebenarnya masih merupakan bagian dari jajaran Gunung Argopuro.

Bentuknya yang menyerupai Piramid lantas membuat warga sekitar dan orang-orang lainnya menyebutnya demikian agar lebih mudah.

2. Penuh dengan Cerita Mistis

banyak cerita mistis
instagram.com/mahlukhaluss

Seperti halnya tempat wisata alam lainnya, destinasi ini juga memiliki cerita mistis atau mitos yang terus diceritakan.

Salah satu hal yang selalu diingatkan oleh warga kepada pendaki adalah larangan untuk nggak membuang sampah sembarangan, sama seperti di gunung-gunung lainnya.

penuh dengan cerita mistis
instagram.com/mahlukhaluss

Selain itu, sebaiknya pendaki juga nggak mengambil apapun terutama buah dari Gunung Piramid karena hal tersebut akan membuatnya nggak bisa kembali pulang.

Di tempat tersebut kamu juga bisa menemui Batu Langgar yang dianggap keramat oleh warga sekitar.

3. Memiliki Kemiringan yang Ekstrem

memiliki kemiringan ekstrem
instagram.com/tryanha

Meskipun memiliki ketinggian yang nggak terlalu ekstrem apabila dibandingan dengan gunung-gunung yang lain, yaitu 1.521 meter di atas permukaan laut (mdpl). Namun, Gunung Piramid kemiringan yang tajam lho.

Beberapa pihak yang pernah mengunjunginya bahkan mengkalim bahwa Gunung Piramid memiliki kemiringan sekitar 90 derajat.

Baca Juga: 5 Gunung di Jawa dengan Ketinggian Sedang, Cocok untuk Pemula

4. Pendakian Membutuhkan Waktu Lama dan Nggak Mudah

pendakian nggak mudah
instagram.com/tryanha

Selain kemiringan yang ekstrem, pendakian di Gunung Piramid ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama dan nggak mudah.

Pasalnya, jalan yang dilewati berupa jalur setapak dengan kultur trek berbatuan dan berpasir. Batas vegetasi jalur pendakiannya pun sangat sempit.

Dibutuhkan peralatan yang lengkap dan konsentrasi penuh karena kanan dan kirinya berupa jurang. Salah perhitungan sedikit saja, kamu bisa jatuh dan nggak kembali.

5. Memiliki Pemandangan yang Indah

pemandangan indah
instagram.com/adisusanto10

Meskipun demikian, banyak orang yang tetap mendaki Gunung Piramid karena panorama alam indah yang disajikannya.

Bukan hanya lanskap Argopuro dan Bondowoso yang menawan saat sudah sampai di puncak. Namun perjalanan yang nggak mudah juga menyajikan banyak pemandangan asri seperti aliran sungai yang masih murni, hutan pinus, hamparan pohon bambu, bahkan kebun kopi.

6. Puncaknya Hanya Berukuran Sekitar 5 Meter

puncaknya sempit
instagram.com/tryanha

Hal lain yang bisa membuatmu tercengang tentang Gunung Piramid adalah area berkemahnya atau biasa disebut camping ground yang hanya muat untuk satu tenda saja.

Selain itu, ukuran puncaknya juga hanya sekitar 5 meter sehingga mustahil untuk mendirikan tenda di sana karena sangat sempit.

Nah, itu dia Sobat Qupas beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang Gunung Piramid. Meski nggak terlalu tinggi, namun destinasi wisata alam tersebut merupakan salah satu yang memiliki medan sulit sehingga penggunaan guide dan perlatan lengkap sangat disarankan saat mendaki.

0 Comment