Memutuskan atau Diputuskan Pacar, Kamu Pilih yang Mana?

26 May 2019, at 11:00
1
0
Memutuskan atau Diputuskan Pacar, Kamu Pilih yang Mana?

Saat menjalin hubungan dengan seseorang, tentu saja kamu menginginkan yang terbaik dan berakhir dengan bahagia. Namun, kenyataan sering kali nggak sejalan dengan apa yang diinginkan.

Dengan berbagai alasan, hubunganmu dan pasangan bisa saja kandas meskipun kamu dan ia nggak pernah memprediksi dan membayangkan hal tersebut akan terjadi.

Saat merasa jalinan asmara sudah nggak bisa dipertahankan, kamu lebih memilih untuk memutuskan hubungan atau menunggu diputuskan oleh pacar?

Baca Juga: Di Balik Sakitnya Patah Hati, Ada Hal-Hal yang Harus Kamu Syukuri

Pilihan tersebut dinilai cukup sulit karena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan secara matang.

  • Memilih Menjadi Pihak yang Memutuskan

memutuskan pacar
pexels.com/@vera-arsic-304265

Bagi kamu yang memilih untuk menjadi pihak yang memutuskan, ini merupakan pilihan berani karena sebagian orang cenderung merasa jahat untuk mengakhiri hubungannya.

Hal tersebut menandakan kamu memiliki pendirian yang kuat dan tahu apa yang kamu mau. Kamu bisa memutuskan segala sesuatu atas kehendakmu sendiri tanpa menunggu pasangan atau pihak lain.

memutuskan hubungan
pexels.com/@viniciuscosta

Sebagian orang merasa nggak tega untuk menyakiti perasaan pasangan, namun kamu berbeda. Mungkin bukan karena nggak peduli dengan apa yang ia rasakan, tapi kamu memilih untuk membebaskan dirimu sendiri dari hubungan yang beracun atau bermasalah.

Lagi pula, kamu berpikir bertahan dalam hubungan yang nggak sehat juga nggak akan membuat kamu atau pasangan merasakan kebahagiaan.

memutuskan
pexels.com/@dtanpt

Meskipun demikian, nggak berarti kamu terhindar dari rasa bersalah dan cap jahat dari orang lain.

Pilihan ini juga cenderung akan menghindarkanmu dari keinginan untuk kembali padanya karena nggak ingin terjebak dalam hubungan yang sama dan menyakiti pasangan untuk sekian kalinya.

Baca Juga: Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Seseorang Bertahan dalam Hubungan Meskipun Pacarnya Kasar

  • Memilih Menjadi Pihak yang Diputuskan

putus cinta
pexels.com/@dexon-dave-silva-700797

Sedangkan bagi kamu mempertahankan hubungan atau yang secara nggak langsung memilih untuk menjadi pihak yang diputuskan, tentu saja kamu akan terlihat sedikit menyedihkan.

Orang lain akan melihatmu sebagai korban, terlepas dari apa masalah yang kalian alami dalam hubungan. Hal tersebut akan membuatmu mendapatkan banyak dukungan dan simpati dari mereka.

patah hati
pexels.com/@thnhphng1520

Meksipun demikian, kamu akan merasa lebih tenang karena diputuskan berarti terbebas dari rasa bersalah karena telah menyakiti pasangan.

Akan tetapi, kamu justru akan merasa sakit hati karena menjadi satu-satunya orang yang berusaha mempertahankan hubungan meskipun terasa menyakitkan.

Orang yang diputuskan cenderung memiliki rasa keenggakpercayaan diri dan ingin kembali dengan mantan untuk memperbaiki semuanya.

Baca Juga: Awas Baper, 8 Lagi Ini Bisa Wakili Kamu yang Sedang Patah Hati

Sisi baik yang dapat kamu lihat ketika memutuskan untuk mempertahankan hubungan dan akhirnya diputuskan adalah memiliki dendam untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik.

Apapun pilihanmu, ada baik-buruk yang harus kamu pertimbangkan secara matang terlebih dahulu ya Sobat Qupas. Ingat, yang terpenting adalah kebahagiaanmu sendiri.

0 Comment