Qupas Travel

Menengok Pantai Kartini, Wisata Jepara Favorit Sang Pejuang Emansipasi Wanita Indonesia

02 February 2020, at 04:00
Menengok Pantai Kartini, Wisata Jepara Favorit Sang Pejuang Emansipasi Wanita Indonesia

Pantai Kartini bisa dibilang merupakan salah satu wisata di Jepara favorit para traveler. Bukan hanya karena keindahan pemandangannya.

Fasilitas serta sejarah tentang pantai di Jepara ini sepertinya juga menjadi magnet untuk para wisatawan. Termasuk kisah tentang Raden Ajeng Kartini, sang tokoh emansipasi wanita yang gemar berkunjung ke destinasi ini.

Penasaran seperti apa keindahan Pantai Kartini di Jepara? Simak deh ulasan berikut ini!

1. 'Hubungan spesial' Pantai Kartini dan sang pahlawan nasional

Pantai Kartini Jepara (Foto: instagram.com/retno_wulandari1606)
instagram.com/retno_wulandari1606

Terletak sekitar 2,5 km arah barat dari pendopo Kantor Bupati Jepara, Pantai Kartini disebut-sebut punya 'hubungan khusus' dengan sang pahlawan nasional.

Katanya RA Kartini sering berkunjung ke pantai di Jepara ini bersama saudara-saudaranya saat masih kecil. Mereka juga bermain di tempat yang disebut sebagai pemandian. Letak area yang disebut sebagai 'poncol' ini ada di bagian pantai paling barat.

2. 'Pemandian' yang dipercaya bisa sembuhkan penyakit

Pantai Kartini Bulu (Foto: instagram.com/ipith23)
instagram.com/ipith23

Setelah RA Kartini, kini pemandian di pantai ini juga biasanya digunakan para pengunjung. Biasanya mereka ke tempat ini saat pagi maupun sore sambil menikmati keindahan matahari terbenam.

Menariknya lagi, ternyata air pemandian di Pantai Kartini ini juga dipercaya bisa mengobati beberapa penyakit seperti rematik dan gatal-gatal, lho.

Cerita tentang khasiat air di pemandian ini pun sebenarnya sudah lama. Dan memang banyak pengunjung yang berdatangan. Apalagi masuk ke tempat ini nggak dipungut biaya alias gratis.

3. Kura-kura Ocean Park di Pantai Kartini

Pantai Kartini (Foto: instagram.com/deferino)
instagram.com/deferino

Pantai Kartini bukan cuma sekadar wisata pesisir dengan suasana lautan yang khas. Di sini, ada Kura-kura Ocean Park alias museum atau taman laut yang sangat ikonik.

Diresmikan pada 22 Februari 2011 lalu, bangunan ini punya 2 lantai. Dimana lantai dasar merupakan taman laut. Sedangkan yang kedua adalah lokasi ditemukan berbagai sarana untuk menambah wawasan melalui audio visual seperti Wahana Edukasi dan Teather 3D.

Berada di taman laut, kamu pun bisa melakukan banyak hal seru lainnya, seperti fish spa di kolam yang berisi ribuan ikan Garra Rufa dari Turki dan melihat berbagai biota laut di aquarium besar.

Baca juga: Bukan Cuma Karimunjawa, 5 Wisata Jepara Ini Juga Nggak Kalah Eksotis

4. Panorama pantai di Jepara yang bisa dinikmati dengan cara beda

Pantai di Jepara (Foto: instagram.com/rizgiann)
instagram.com/rizgiann

Mengelilingi Pantai Kartini bukan cuma bisa dilakukan dengan jalan kaki. Kamu pun bisa menggunakan kereta kelinci untuk melihat keindahan tempat wisata di Jepara ini.

Selain itu, ada beberapa hal menarik yang pantang kamu lewatkan saat berada di Pantai Kartini, yaitu seperti:

  • Menyeberang ke Pulau Panjang (biasanya tarif sewa perahu sekitar Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per orang)
  • Santai di dermaga sambil menunggu sunset datang
  • Mencoba naik scooter dan sepeda (kisaran tarif sewa mulai dari Rp5 ribu sampai Rp10 ribu)
  • Berburu suvenir di sekitar Pantai Kartini, misalnya kaus, gelang, hingga aksesoris lainnya 

5. Lokasi dan tiket masuk Pantai Kartini Jepara

Dermaga Pantai Kartini (Foto: instagram.com/budi_way)
instagram.com/budi_way

Secara administratif, Pantai Kartini berada di Desa Bulu, Kecamatan Jepara. Dari pusat kabupaten, waktu tempuhnya hanya sekitar 11 menitan. Nggak jauh kan?

Soal tiket masuk, kamu cuma perlu bayar Rp5 ribu di hari biasa. Khusus weekend, tarifnya bisa mencapai Rp7.500 saja. Fyi, harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan pengelola, ya!

Wah, Pantai Kartini ternyata bukan hanya sekadar menawarkan pemandangan lautan di Jawa seperti pada umumnya. Wisata di Jepara ini pun menyimpan kisah sejarah tentang sang pejuang emansipasi wanita Indonesia .