Qupas Family

Mengejutkan! Penelitian Membuktikan Bahwa Bayi Bisa Pura-pura Menangis Lho

23 August 2019, at 10:00
Mengejutkan! Penelitian Membuktikan Bahwa Bayi Bisa Pura-pura Menangis Lho

Ternyata, nggak hanya orang dewasa saja yang bisa berpura-pura. Bayi pun bisa melakukan tangisan palsu untuk menipu orang tuanya lho.

Hal tersebut telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of the Sacred Heart di Tokyo dan diterbitkan pada jurnal Infant Behabior & Development.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh University of Portsmouth pada tahun 2007 juga berhasil membantah kepercayaan bahwa secara psikologi buah hati baru berbohong pada usia empat tahun.

bayi pura-pura menangis
todaysparent.com

Studi menunjukkan bahwa bayi cenderung melakukan tangisan palsu untuk mencari perhatian orang tua atau orang terdekat. Potensi tersebut diketahui berbanding lurus dengan jumlah saudara yang dimiliki si buah hati.

Hal tersebut ditandai dengan adanya emosi positif atau senyuman pada bayi saat sudah mendapatkan perhatian dari orang tua atau pengasuhnya.

Baca Juga: Nggak Melulu Lapar, Ini 5 Arti Tangisan Bayi yang Perlu Orang Tua Pahami

Meskipun kata “pura-pura” dan “palsu” berkonotasi buruk dan terkesan manipulatif, akan tetapi nggak lantas hal yang dilakukan oleh si kecil tersebut negatif lho.

tangisan palsu bayi
tinystep.in

Tangisan palsu bayi justru dapat berkonstribusi secara positif bagi perkembangan sosial dan emosional buah hati.

Bayi yang mampu melakukan tangisan palsu kemungkinan besar lebih sukses berkomunikasi dengan orang tua atau pengasuhnya. Pasalnya, hal tersebut merupakan salah satu upaya si kecil untuk meminta bantuan atas hal-hal yang belum bisa dilakukannya sendiri.

Selain itu, pura-pura menangis untuk mencari perhatian juga bisa mempererat hubungan antara buah hati dan orang tua atau pengasuhnya lho.

balita menangis
workingmother.com

Meski demikian, orang tua sebaiknya bersikap tegas seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Berikan pengertian pada anak untuk menjadi lebih mandiri dengan nggak selalu merespon tangisan palsunya agar buah hati nggak bersifat mengekang.

Cobalah untuk memberikan dorongan agar buah hati dapat menangani hal tersebut sendiri dan nggak perlu melakukan tangisan palsu.

Nah, itu dia Sobat Qupas beberapa penjelasan tentang tangisan palsu bayi. Semoga hal tersebut dapat membuatmu sebagai orang tua lebih memahami anak dan dapat menanggapinya dengan tepat ya.