Mengenal Langgar Merdeka, Tempat Ibadah di Solo yang Simpan Sejarah Kelam Indonesia

11 May 2019, at 11:00
0
0
Mengenal Langgar Merdeka, Tempat Ibadah di Solo yang Simpan Sejarah Kelam Indonesia

Kota Surakarta atau Solo memang punya banyak tempat menarik untuk dikunjungi, terlebih yang berkaitan dengan budaya. Salah satunya seperti Langgar Merdeka. Kata "langgar" dalam Bahasa Jawa menunjuk ke masjid kecil dan biasa disebut dengan surau. Banyak juga yang menyebutnya musala.

Bagi orang yang sering mampir ke Solo, mungkin nggak asing dengan nama Langgar Merdeka. Tapi, untuk kamu yang baru pertama kali liburan ke Kota Surakarta, pasti masih asing dengan tempat ini.

Baca juga: Pertama ke Solo? Yuk Jalan-jalan ke Wisata Ikonik yang Klasik Ini!

Karena itu, yuk kenalan dulu dengan salah satu tempat ibadah sekaligus bangunan yang jadi saksi bisu sejarah Indonesia ini. Biar wawasanmu makin bertambah nih.

1. Cagar Budaya di Solo

langgar merdeka
instagram.com/fransianto

Dilansir dari Detik, bangunan ini dibangun mulai tahun 1937 sampai dengan 1943. Sampai sekarang, keadaan gedung tersebut masih sama seperti aslinya.

Bahkan Langgar Merdeka juga ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

2. Pernah Jadi Kios Candu

langgar merdeka solo
wikimasjid.wordpress.com

Sebelum jadi cagar budaya, ternyata bangunan ikonik di Solo ini sebelummya adalah milik orang Tionghoa dan sempat jadi tempat untuk menjual candu alias ganja.

Karenanya, seorang pengusaha batik asal Laweyan bernama Imam Mashadi merasa prihatin. Ia pun membeli tempat tersebut dan merobohkannya untuk dibangun sebuah langgar atau musala di atas lahan seluas 179 meter persegi.

3. Pernah Ganti Nama

langgar merdeka laweyan
instagram.com/laweyan.solo

Langgar Merdeka bukan cuma pernah jadi kios candu dan dirobohkan. Bangunan ini juga sempat ganti nama, yaitu Langgar Al-Ichlas.

Tepatnya saat Agresi Militer Belanda ke II tahun 1949, karena saat itu kata "merdeka" dilarang digunakan oleh pemerintah Belanda yang menduduki Surakarta.

Pasca Agresi Militer Belanda ke II tersebut berakhir di tahun 1950, nama tempat ibadah di Indonesia kembali diganti menjadi Langgar Merdeka.

Baca juga: Museum Aneh di Indonesia, Tapi Bikin Kagum Saat Melihatnya. Pernah ke Sana?

4.  Simbol Perjuangan

langgar merdeka laweyan solo
instagram.com/autinepriastin

Tempat bersejarah di Solo ini bisa dikatakan sebagai simbol perjuangan masyarakat Indonesia. Soalnya dulu bangunan ini juga jadi tempat berkumpulnya para pejuang di masa penjajahan. Sampai sekarang pun Langgar Merdeka masih digunakan untuk berkumpul oleh organisasi pemuda.

5. Bangunan 2 Lantai dengan fungsi Berbeda

langgar merdeka surakarta
instagram.com/mu_faiz

Bangunan yang terletak di kawasan Kampung Batik Laweyan, Solo ini terdiri dari dua lantai. Lantai pertama difungsikan untuk pengelola sebagai pertokoan guna dipergunakan demi memenuhi kebutuhan langgar dan kehidupan sendiri.

Sedangkan lantai atas bangunan ini merupakan tempat ibadah salat. Di sana ada perabotan, tangga, pintu, dan jendela yang masih menggunakan kayu. Tepat di bagian depan saf, ada mihrab kecil untuk imam sang pemimpin salat.

6. Jadi Petunjuk Arah

langgar ichlas
instagram.com/lakulampah

Lokasi Langgar Merdeka ini ada di Jalan Radjiman nomor 565, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Kamu nggak akan kesulitan untuk menemukan bangunan ini karena letaknya di tepi jalan.

Bahkan ternyata tempat ibadah ini juga menjadi penunjuk arah bagi semua orang yang akan menuju ke Kampoeng Batik Laweyan, lho.

Baca juga: Unik Banget Masjid di Indonesia Ini, Ada yang di Dalam Perut Bumi Lho!

Nah, setelah tahu info soal Langgar Merdeka, yuk sempatkan mampir ke sana. Sambil menuju ke tempat penjualan batik, nggak ada salahnya berkunjung ke musala itu untuk sekedar ibadah atau cari tahu seperti apa sih bangunan ikonik di Solo yang juga jadi saksi bisu kemerdekaan Indonesia ini.

0 Comment